Selasa, 19 April 2011

Sejarah Penemuan Listrik dan Penemu

Sejarah awal ditemukannya listrik adalah oleh seorang cendikiawan Yunani yang bernama Thales, yang mengemungkakan fenomena batu ambar yang bila digosok - gosokkan akan dapat menarik bulu sebagai fenomena listrik. Kemudian setelah bertahun - tahun semenjak ide Thales dikemukakan, baru kemudian muncul lagi penapat - pendapat serta teori -teori baru mengenai listrik seperti yang diteliti dan dikemukakan oleh William Gilbert, Joseph priestley, Charles De Coulomb, AmpereMichael Farraday, Oersted, dll.

Sejarah Listrik

Dalam hal kelistrikan, memang banyak tokoh yang telah berpartisipasi. Sebut saja de Coulomb, Alesandro Volta, Hans C. Cersted, dan Andre Marie Ampere. Mereka ini dianggap "jago-jago" terbaik di bidang listrik. Namun, dari semua itu, orang tak boleh melupakan satu nama yang sangat berjasa dan dikenal sebagai perintis dalam meneliti tentang listrik dan magnet. Dialah Michael Faraday, seorang ilmuwan asal Inggris.

Michael Faraday lahir pada tanggal 22 September 1791 di Newington Butts, Inggris. Orang tuanya tergolong keluarga miskin. Ayahnya hanya seorang tukang besi yang harus memberi makan sepuluh anaknya. Tak heran jika ayahnya tak mampu membiayai sekolah anak-anaknya tak terkecuali dengan Faraday. Untuk membantu ekonomi keluarga, pada usia 14 tahun Faraday bekerja sebagai penjilid buku sekaligus penjual buku. Di sela-sela pekerjaannya ia manfaatkan untuk membaca berbagai jenis buku, terutama ilmu pengetahuan alam, fisika, dan kimia.

Ketika umurnya menginjak 20 tahun, dia mengikuti ceramah-ceramah yang diberikan oleh ilmuwan Inggris kenamaan. Salah satunya adalah Sir Humphry Davy, seorang ahli kimia yang juga kepala laboratorium Royal Institution. Selama mengikuti ceramah, Faraday membuat catatan dengan teliti dan menyalinnya kembali dengan rapi apa yang didengarnya. Kemudian, berkas catatan itu ia kirimkan kepada Humphry Davy disertai lamaran kerja. Ternyata sang dosen tertarik dan mengangkat Faraday sebagai asistennya di Laboratorium Universitas terkenal di London. Saat itu dia berusia 21 tahun.

Di bawah bimbingan Davy, Faraday menunjukkan kemajuan pesat. Awalnya, ia hanya bekerja sebagai seorang pencuci botol. Tetapi, berkat kegigihannya dalam belajar, hanya dalam waktu relatif singkat, ia dapat membuat penemuan-penemuan baru atas hasil kreasinya sendiri, yaitu menemukan dua senyawa klorokarbon dan berhasil mencairkan gas klorin dan beberapa gas lainnya. Berkat kepandainnya pula, Faraday dapat berhubungan dengan para ahli ternama, seperti Andre Marie Ampere. Di samping itu, ia juga mendapat kesempatan berkeliling Eropa bersama Davy. Pada kesempatan itu, Faraday mulai membangun pengetahuannya yang praktis dan teoretis.

Davy memiliki pengaruh besar dalam pemikiran Faraday dan telah mengantarkan Faraday pada penemuan-penemuannya. Penemuan Faraday pertama yang penting di bidang listrik terjadi tahun 1821. Dua tahun sebelumnya Oersted telah menemukan bahwa jarum magnet kompas biasa dapat beringsut jika arus listrik dialirkan dalam kawat yang tidak berjauhan. Dari temuan ini, Faraday berkesimpulan, jika magnet diketatkan, yang bergerak justru kawatnya. Bekerja atas dasar dugaan ini, dia berhasil membuat suatu skema yang jelas di mana kawat akan terus-menerus berputar berdekatan dengan magnet sepanjang arus listrik dialirkan ke kawat.

Sesungguhnya, dalam hal ini Faraday sudah menemukan motor listrik pertama, suatu skema pertama penggunaan arus listrik untuk membuat sesuatu benda bergerak. Betapa pun primitifnya, penemuan Faraday ini merupakan "nenek moyang" dari semua motor listrik yang digunakan dunia sekarang ini. Sejak penemuannya yang pertama pada tahun 1821, Michael Faraday si ilmuwan autodidak ini namanya mulai terkenal. Hasil penemuannya dianggap sebagai pembuka jalan dalam bidang kelistrikan.
Hukum Faraday

Dalam percobaan-percobaan yang dilakukannya pada tahun 1831, ia menemukan bahwa bila magnet dilalui sepotong kawat, arus akan mengalir di kawat, sedangkan magnet bergerak. Keadaan ini disebut "pengaruh elektromagnetik" dan penemuan ini disebut "Hukum Faraday". Penemuan ini dianggap sebagai penemuan monumental. Mengapa? Pertama, "Hukum Faraday" memiliki arti penting dalam hubungan dengan pengertian teoretis kita tentang elektromagnetik. Kedua, elektromagnetik dapat dipergunakan sebagai penggerak secara terus-menerus arus aliran listrik seperti yang digunakan oleh Faraday dalam pembuatan dinamo listrik pertama.

Dengan berbagai temuannya, tak berlebihan jika Faraday termasuk salah satu tokoh yang telah memberi sumbangan terbesar pada umat manusia. Ia seorang yang sederhana, seorang penemu yang mulai belajar secara autodidak. Kesederhanaannya ia tunjukkan ketika dia menolak diberi gelar kebangsawanan dan juga menolak jadi ketua British Royal Society. Karena masalah kesehatan, Michael Faraday berhenti meneliti. Tetapi, ia meneruskan pekerjaannya sebagai dosen sampai 1861. Ia meninggal dunia pada tanggal 25 Agustus 1867 dan dimakamkan di dekat kota London, Inggris.

Senin, 18 April 2011

Sekolah Jaman Kolonial Belanda

Pada zaman kolonial pemerintah belanda menyediakan sekolah yang beraneka ragam bagi orang Indonesia untuk memnuhi kebutuhan berbagai lapisan masyarakat. Ciri yang khas dari sekolah-sekolah ini ialah tidak adanya hubungan berbagai ragam sekolah itu. Namun lambat laun, dalam berbagai macam sekolah yang terpisah-pisah itu terbentuklah hubungan-hubungan sehingga terdapat suatu sistem yang menunjukkan kebulatan. Pendidikan bagi anak-anak Indonesia semula terbatas pada pendidikan rendah, akan tetapi terus berkembang secara vertikal sehingga anak-anak Indonesia, melalui pendidikan menengah dapat mencapai pendidikan yang tinggi, sekalipun melalui jalan yang sempit.

Lahirnya suatu sistem pendidikan bukanlah hasil suatu perencanaan menyeluruh, melainkan langkah demi langkah melalui eksperimentasi dan didorong kebutuhan praktis di bawah pengaruh kondisi sosial, ekonomi, dan politik di nederland maupun di hindia belanda. Selain itu kejadian-kejadian di dunia luar, khususnya yang terjadi di asia juga mendorong dipercepatnya pengembangan sistem pendidikan yang lengkap.


A. SEKOLAH UNTUK ANAK INDONESIA SEBELUM REORGANISASI 1892
Peraturan pemerintah 1818 mengharuskan diadakannya peraturan yang perlu bagi pribumi tidak menghasilkan sekolah bagi anak Indonesia. Ini disebabkan kekaburan politik pendidikan di tanah jajahan dan kesulitan finansial yang beratyang di hadapi belanda, sehingga menjauhkan diri dari pendidikan pribumi.

Peraturan pertama mengenai pendidikan dikeluarkan pada tahun 1871, yang memberikan uraian panjang lebar tentang kurikulum pendidikan guru, perkembangan pesat sesudah 1863 sewaktu ekonomi, membumbung tinggi di bawah menteri liberal Van De Putte, dan segera terhenti setelah depresi ekonomi 1885. Peraturan 1871 segera di ganti dengan keputusan 1885 yang mengurangi biaya pendidikan dan menyederhanakan kurikulum, yang akhirnya mengahasilkan reorganisasi 1892.
1.Kurikulum
Sekolah rendah sebelum 1892 tidak mempunyai kurikulum yang uniform, walaupun dalam peraturan 1817 ada petunjuk yang menentukan kegiatan sekolah. Ada empat mata pelajaran yang di haruskan, yakni membaca, menulis, bahasa (bahasa daerah atau melayu ), dan berhitung. Bahasa pengantar adalah bahasa daerah. Bila bahasa lokal tidak sesuai maka digunakan bahasa melayu. Di perbatasan sering digunakan dua bahasa dan di samping itu juga digunakan bahsa melayu, sehingga anak di situ mempelajari tiga bahasa. Agama tidak di ajarkan, seperti halnya di negri belanda pada masa liberal. Statuta 1874 menyataknan bahwa semua pengajaran agama di larang di sekolah pemerintah, akan tetapi ruang kelas dapat digunakan untuk kepentingan itu di luar jam pelajaran.


2.Fasilitas
Pada umumnya gedung sekolah di seluruh Indoneia tidak serasi, terlalu kecil, kurang penerangan dan ventilasi, lembab dan sering pula bocor. Ada kalanya pendopo juga digunakan untuk sekolah, yang juga berfungsi sebagai tempat pengadilan, rapat, dan tujuan-tujuan lain.

Perabot sekolah terdiri dari bangku, papan tulis, lemari, meja, dan kursi. Pada tahun 1856 sekolah krawang menggunakan meja rendah, sedangkan anak-anak duduk di lantai. Suatu pengumuman pada tahun 1870 bahkan menyatakan bahwa anak-anak harus duduk di lantai dan bukan di bangku.

Buku-buku disediakan oleh depot ala pengajaran yang didirikan pada tahun1878. Kepala sekolah harus mengajukan permohonan sekali setahun, sebaiknya pada bulan januari. Buku-buku dicetak oleh percetakan pemerintah di jakarta, semua buku di karang oleh orang belanda, termasuk buku dengan bahasa daerah dan melayu tanpa konsultasi dengan orang Indonesia yang ahli dalam bahasa tersebut.

3.Buku Pelajaran
Sutu buku yang ditentukan ialah Kitab Edja dan Batja oleh F.A Luitjes ( terbitan pertama tahun 1891 ), terdiri atas 23 halaman. Buku bacaan bagi mereka yang telah menguasai keterampilan dasar membaca, ditulis oleh L.K. Harmsen. Kitab Akan Dibatjai, buku ini berisi cerita-cerita dari Seribu Satu Malam, Hitopadesa, dan Fabel-Fabel Yunani. Semua bernada moral dimana yang baik akan selau menang dan yang jahat akan selalu mendapat hukuman.

Cerita-cerita serupa ini sangat populer pada masa liberal. Buku yang digunakan Van Duyn digunakan untuk belajar tulisan Arab. Ia menggunakan metode sintetik yang sama, yakni mulai dengan menggunakan huruf, suku kata yang dikombinasikan menjadi kata dan kalimat. Pada saat pemerintah mulai membuka sekolah setelah tahun 1850, hanya buku kristen yang tersedia. Buku ini tidak sesuai dengan anak-anak jawa, karena mayoritas mereka beragama islam dan buku-buku tersebut mayoritas berbahasa melayu yang sulit mereka pahami.

4.Guru-Guru
Pendidikan guru menjadi masalah penting dalam masa perluasan pendidikan. Sekolah guru (Kweekschool) pertama dibuka pada tahun1852 di solo, segera diikuti oleh sekolah guru lainnya di pusat bahasa-bahasa utama di Indonesia. Sekolah-sekolah ini menghasilkan lebih dari 200 guru antara tahun 1887 sampai dengan 1892. Setelah depresi ekonomi jumlahnya mulai dikurangi. Sebelum adanya sekolah guru ini, sebelumnya tidak syarat khusus untuk menjadi seorang guru. Karena gudang dan kantor pemerintah dapat diterima menjadi seorang guru.

Mutu pendidikan pada saat itu juga masih sangat rendah, apalagi di luar jawa. Ada pula kelas-kelasa yang besar sekali. Pada tahun 1859 seorang guru di Kaibodo (Seram) harus menghadapi 285 murid dan di manado 260 murid dalam satu kelas. Karena kebutuhan guru yang mendesak setelah tahun 1863, pemerintah memutuskan untuk mengangkat guru tanpa pendidikan, menjadi sebagai guru pada tahun 1875 diadakan ujian bagi mereka yang ingin mendapat kualifikasi guru tanpa melalui sekolah guru.

5.Rangkuman Dan Tinjauan
Sekolah rendah sebelum 1892 sekolah yang sederhana, dengan gedung dan fasilitasa yang tidak memadai. Murid-murid terutama terdiri atas laki-laki. Setidaknya sampai tahun 1892 sekolah diluar Jawa melebihi jumlah sekolah di Jawa. Namun lambat laun Jawa justru berubah menjadi pusat pendidikan. Sekolah rendah sebelum tahun 1892 diizinkan memperluas programnya sehingga mendekati rencana pelajaran sekolah guru, kecuali ilmu mendidik. Sekolah rendah yang awalnya di buat untuk anak para kaum priyayi justeru malah banyak dimasukki anak golongan rendah. Krisi ekonomi pada akhir abad ke-19 memaksa belanda untuk melakukan diferensiasi dalam pendidikan anak-anak golongan atas dan golongan rendah. Yang pertama dikenal sebagai Sekolah Kelas Satu dan Sekolah Kelas Dua.

sekolah jaman kolonial belanda
Gambar : Sekolah Jaman Kolonial Belanda



B. SEKOLAH KELAS SATU
Didirikannya sekolah kelas satu pada awalnya diperuntukkan untuk anak aristrokrasi dan orang berada, sedangkan sekolah kelas dua untuk rakyat pada umumnya. Sekolah Kelas Satu, sekolah yang terbaik yang tersedia bagi anak-anak Indonesia, hanya terdapat dikota-kota penting di Jawa. Pulau-pulau di luar jawa pada hal ini dianaktirikan. Sekolah Kelas Satu di luar Jawa pertama Kli didirikan pada tahun1909, sewaktu Jawa telah memiliki 60 sekolah serupa itu. Hal ini menimbulkan rasa tidak puas di kalangan penduduk luar Jawa, yang tidak diberi kesempatan untuk memperoleh pendidikan Barat yang sangat di dambakkan itu.

sekolah kelas satu
Gambar : Sekolah Kelas Satu


1.Kurikulum
Kurikulum sekolah ini ditentukan dalam peraturan pada tahun 1893, terdiri atas mata pelajran yang berikut :

• Membaca dan menulis dalam bahasa daerah dalam huruf daerah dan Latin
• Membaca dan menulis dalam bahasa Melayu
• Berhitung
• Ilmu Bumi Indonesia
• Ilmu Alam
• Sejarah pulau tempat tinggal
• Menggambar
• Mengukur tanah

Selain itu semua mata pelajaran yang diajarkan di sekolah Guru, kecuali ilmu mendidik boleh diajarkan setelah mendapat persetujuan dari inspektur. Sekolah Kelas Satu tidak menjadi populer dikalangan priyayi disebabkan karena yidak diajarkannya bahasa belanda seperti halnya pada ELS (europese lagere schhol).

2.Buku Pelajaran
Salah satu buku bahasa melayu yang populer ialah Rempah-rempah karangan Grivel, seorang inspektur di sumatera tengah. Pusat bahasa melayu murniyang menggunakn bahasa melayu yang lebih baik dari pada yang sebelumnya. Akan tetapi latihan-latihannya sangat sukar, juga bagi orang yang menguasai bahasa melayu. Buku hitungan karya Wisselink, satu jilid untuk tiap satu kelas, menggunakan titik-titk, segitiga, segiempat untuk memberi pengertian bilangan.

Diutamakan pemecahan soal yang sederhana. Buku pelajaran Bahasa Belanda yang dipakai ialah karangan R.A.H. Thierbach yang mengajarkan bahasa belanda sebagai bahasa asing. Dasar metodenya adalah melihat, berpikir, dan menyatakannya. Buku pelajaran karya P.J. Ravenstyen berjudul “Weten en Doen” (Tahu dan Berbuat) pada prinsipnya menggunakan metode Pestalozzi yang berusaha mengadakan hubungan antara pengamatan dan perbuatandengan ungkapan yang terkenal sebagai “object lessons”. Buku lain “Uit Eigen Kring” (Dari Lingkungan Sendiri) dikarang oleh Kroes dan Kroes. Kalau buku-buku lain kebanyakan membahasa mengenai belanda, maka buku ini mengambil topik dari Indonesia sendiri

3.Rangkuman Dan Tinjauan
Sekolah Kelas Satu, yang dikhususkan bagi anak-anakkaum bangsawan lamanya 5 tahun, dibandingkan dengan Sekolah Kelas Dua yang lamanya hanya 3 tahun. Kebanyakan Sekolah Kelas Satu terdapat di Jawa. Kurikulumnya mula-mula tak berbeda dengan sekolahsebelum tahun 1892. Pada tahun 1907 setelah di masukkannya bahasa belanda sebagai mata pelajaran, sekolah ini berbeda dengan Sekolah Kelas Dua, sedangkan masa belajarnya diperpanjang menjadi 6 tahun. Namun sekolah ini masih ketinggalan jika dibandingkan dengan ELS ataupun HCS. Karena tidak memberi persiapan untuk menjadi pegawai kelas rendah dan tidak membuka jalan untuk dapat melanjutkan studi.

Mulai tahun 1912 bahasa Belanda di ajarkan sejak kelas 1 dan lama belajar diperpanjang menjadi 7 tahun. Sejak itu Sekolah Kelas Satu dalam kenyataan sama dengan HCS dan namanya diubah menjadi HIS (Hollands Inlandse School), sekolah rendah berbahasa Belanda untuk anak Indonesia.


C. SEKOLAH KELAS DUA
Dibandingkan dengan Sekolah Kelas Satu, yang lamanya 5 tahun dan mempunyai kurikulum lebih luas, Sekolah Kelas Dua hanya mempunyai kurikulum yang sederhana, yakni meliputi pelajaran membaca, menulis, dan berhitung. Sekolah Kelas Dua yang dimaksud sebagai Sekolah Rakyat yang memberi pendidikan sederhana bagi seluruh rakyat.

Akibat dari krisis finansial yang sedang melanda belanda, maka keuangan pemerintah tidak mengizinkan pengeluaran yang demikian banyak, sehinnga perluasan Sekolah Kelas Dua menjadi sangat terhambat,bahkan di hentikan. Keberatan lainnya ialah perluasan Sekolah Kelas Dua yang cepat dapat menimbulakan bahaya terbentuknya sejumlah besar manusia yang menjauhkan diri dari kehidupan desa dan pekerjaan kasar dan menginginkan pekerjaan pada kantor pemerintah.

Dengan alasan itu maka Sekolah Kelas Dua dianggap tidak Serasi bagi pendidikan umum bagi seluruh rakyat. Maka perlu dicari jenis sekolah lain untuk penduduk pada umumnya dan tidak mengharapkan pekerjaan kantor dan tidak mengasingkan seseorang pada lingkungan aslinya. Pada tahun 1907 Gubernur Jenderal Van Heutz menemukan kembalai “Sekolah Desa“. Oleh karena munculnya Sekolah Desa maka terjadi perubahan dalam fungsi Sekolah Kelas Dua. Sekolah ini tidak lagi menjadi sekolah untuk rakyat pada umumnya, melainkan hanya pada sebagian kecil saja. Sekolah ini mempersiapkan untuk menghasilkan para pegawai rendah untuk kantor pemerintah dan perusahaan swasta.Sekolah Kelas Dua pada akhirnya menjadi sekolah untuk minoritas penduduk.

1.Kurikulum
Pelajaran agama dilarang di dalam Sekolah Kelas Dua, walaupun ruang kelas dapat digunakan untuk pendidikan agama di luar jam sekolah. Karena sekolah ini pada awlnya dimaksud untuk seluruh rakyat, maka kurikulumnya sederhana, namun ada kemungkinan untuk memperluas kurikulum setelah mendapat persetujuan inspektur, dengan ketentuan bahasa belanda tidak boleh diajarkan.

Perbedaan lama belajar juga cenderung hilang setelah menambah kelas 4 dan kelas 5pada Sekolah Kelas Dua agar dapat mempersiapkan muridnya untuk memasukkia kweekschool. Menggambar mulai diajarakan pada tahun 1892 bernyanyi diajarakan hanya di kelas 3 sejak 1892 dan kemudian dihapuskan pada tahun 1912. Pekerjaan tangan menjadi masalah yang ramai diperbincangkan. Usaha untuk memasukkan sebagai mata pelajaran banyak menerima tantangan, karena dianggap tidak layak untuk dipelajari disekoalah. Karena dapat di berikan dirumah.

2.Buku Pelajaran
Sebenarnya buku tidak jauh berbeda dengan yang digunakan pada Sekolah Kelas Satu. Buku yang banyak dipakai adalah Emboen, buku bacaan karangan bersama guru Belanda (G.F. Lavell) dan guru bahasa melayu (M. Taib). Kualitas bahasanya cukup baik. Buku ini terdiri atas 50 pelajaran yang diresapi oleh pendididkan moral.

Buku dengan crak yang sama ialah Taman Sari oleh J. Kats, yang berisi cerita-cerita yang disampaikan guru kepada anak-anak kelas rendah. Banyak buku-buku yang dirasa ketinggalan jaman dan buku-buku terjemahan oranga belanda cenderung berisi pandangan dari orang belanda itu sendiri. Buku-buku tersebut tidak dapat menimbulkan rasa nasionalaisme atau kewarganegaraan Indonesia. Akan tetapi, pada umumnya orang juga cenderung tidak suka mempelajari kebudayaan sendiri disekolah. Yang mereka inginkan adalah kebudayaan dan pengetahuan barat. Pendidikan barat memberikan rasa superioritas, membuka pintu pekerjaan yang baik, dan juga bahkan hingga batas tertentu menghilangkan batas-batas sosial.

3.Fasilitas
Sekolah Kelas Dua menggunkan berbagai macam gedung sebagai tempat beljar, yakni:

• Gereja, terutama di daerah yang mayoritas kristen seperti, Ambon, Manado. Gereja biasanya memiliki satu ruangan besar yang digunakan sekaligus untuk beberapa kelas.

• Sekolah yang didirikan oleh penduduk, yang biasanya tidak memenuhi syarat. Di sekolah seperti ini biasanya unaga sekolah dibebaskan.

• Rumah sewaan, tangsi militer, atau benteng tua, yang sebenarnya tidak sesuai untuk sekolah.

• Sekolah yang dibangun pemerintah berdasarkan biaya yang tersedia.

Buku-buku pelajaran biasanya tidak tersedia dalam jumlah yang diperlukan. Kondisi sekolah juga berbeda-beda di tiap daerah, namun biasanya sekolah di Jwa kondisinya jauh lebih baik.

4.Rangkuman Dan Tinjauan
Setelah Sekolah Kelas Satu di ganti menjadi HIS (Hollands Inlandse School) pada tahun 1914, maka tidak ada lagi alasan untuk menggunakan nama Sekolah Kelas Dua. Sering di pakai nama Standard school atau sekolah standar. Perkembangan Sekolah Kelas Dua menunjukkan bahwa belanda tidak mempunyai rencana yang komprehensif mengenai sistem pendidikan di Indonesia. Tampaknya mereka menggunakan metode trial-and error dengan senantiasa meniadakan perubahan menurut perkembangan zaman. Pada umumnya mereka menciptakan tipe sekolah tertentu yang mereka beri kesempatan untuk berkembang menurut keadaan. Dan memberikan pendidikan baik kepada golongan elite yanga keciL.


D. SEKOLAH DESA (VOLKS SCHOOL)
Pada tahun 1907 diciptakanlah sekolahbaru, yakni Sekolah Desa. Di samping pelajaran membaca, menulis, dan berhitung juga di ajarkan pekerjaan tangan membuat keranjang, pot, genteng dan sebagainya. Yang digunakan sebagai tempat beljar sementara ialah pendopo, sambil mendirikan sekolah dengan bantuan murid-murid. Guru-guru diambil dari kalngan penduduk sendiri. Sekolah itu sendiri primitif dimana murid-murid duduk dilantai seperti di rumah sendiri, kaleng kosong yang diperoleh dari toko-toko cina digunakan sebagai alas untuk menulis. Sebidang tanah dipagari sebagai tempat untuk menggembala kerbau-kerbau saat mereka sedang belajar yang diawasi oleh seorang yang dewasa. Sekolah dibuka jam 09.00-12.00 dan 13.00-15.00.

Walaupun demikian sekolah ini tidak pernah mencapai tujuannya untuk menjadi lembaga pendidikanuniversal bagi seluruh masyarakat sebab:
• Biaya finansial yang menurut pemerintah tidak dapat ditanggungnya,

• Mereka yang telah menikmatipendidikan formal menganggap dirinya tak layak bekerja di sawah.

Berbagai kemungkinan dapat di pertimbangkan untuk memperluas pendidikan. Sekolah Kelas Dua dianggap terlampau mahal, sehingga dicari tipe sekolah baru, yakni Sekolah Desa.

sekolah desa atau volks school
Gambar : Volks School


1.Kurikulum
Walaupun kurikulum Sekolah Desa sangat sederhana namun masih di rasa kurang relevan dengankebutuhan rakyat desa. Walaupun ada saran untuk memperluas kurikulum Sekolah Desa Dengan pekerjaan tangan, pengetahuan tentang gejala-gejalayang dihadapi petanidalam kehidupan sehari-hari, dan sebagainyanamun kurikulumnya tetap sangat sederhana, seperti misalnya Sekolah Desa di Aceh:

• Kelas I : membaca dan menulis Bahasa Melayu dengan Huruf Latin, Latihan bercakap-cakap, berhitung 1-20.

• Kelas II :Lanjutan: membaca dan menulis dengan Huruf Arab, Diktedalam kedua macam tulisan itu.

• Kelas III :Ulangan. Berhitung diatas 100. Pecahan sederhana.

Di Jawa sekolah ini disesuaikan dengan kondisi setempat, dengan menggunakan bahasa setempat sebagai pengantar. Bahasa Melayu tidak termasuk mata pelajaran. Kesulitan keuangan pemerintah (1922-1923) mempercepat perpaduan itu dengan menjadikan Volksschool sebagai substructur Sekolah Sambungan (Vervolgschool) dengan mengadakan perbaikan kurikulum Sekolah Desa. Akhirnya Sekolah Desa menjadi bagian dari Sekolah Kelas Dua, sesuatu yang semula ingin di ellakkan oleh pemerintah.

2.Rangkuman Dan Tinjauan
Sekolah Desa merupakan perwujudan pemerintah dalam menyebarkan pendidikan dengan seluas mengkin dan dengan biaya serendah mungkin. Di kalangan penduduk untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Untuk memelihara keberhasilannya pemerintah harus memberikan bantuan keuangan. Sekolah Desa ternyata dapat berkembang hingga sangat pesat yang sebelumnya tidak pernah dicapai oleh sekolah-sekolah sebelumnya.

Sekolah Desa merupakan usaha pendidikan terbesar yang pernah dijalankan oleh pemerintah Belanda untuk memberi kesempatan kepada rakyat Indonesia dalam mengenyam pendidikan. Sekolah Desa sering dikecam karena kurikulumnya yang sederhana dan mutu guru serta pendidikannya yang rendah. Namun sekolah ini juga memberi kontribusi dalam menambah orang yang melek huruf, Sekolah Desa juga membawa pendidikan formal sampai ke pelosok pedesaan dan menjadi penyebar buah pikiran serta pengetahuan barat, menjadikan masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya pendidikan.


E. EUROPESE LAGERE SCHOOL (ELS)
Setelah Hindia Belanda diterima kembali dari tangan inggris pada tahun 1816 oleh para komisaros jenderal, maka pendidikan ditanggapi secara serius dan sungguh-sungguh. Akan tetapi mereka lebih tertuju kepada anak-anak keturunan Belanda saja. Sekolah Belanda atau (ELS) dimaksudkan agar sama dengan yang ada di nederland, walaupun terdapat perbedaan dengan muridnya.sebelum tahun 1870 hanya sedikit sekali dari murid-murid yang sanggup berbahasa belanda.

europese lagere school
Gambar : Europese Lagere School


Guru-guru belanda mengakui kemampuan anak-anak Indonesia dalam segala mata pelajaran, sekalipun semua meta pelajaran tersebut menggunakan bahasa belanda. Anak-anak ini terutama berasal dari golongan elite Indonesia. Prestasi anaka Indonesia tidak kalah dengan anak keturunan belanda, terlihat dari presentase lulusan masuk HBS atau ujian masuk pegawai rendah.

Namun kapasitas intelktual bukan menjadi satu-satunya syarat memasuki ELS akan tetapi kedudukan sosial orang tua. Hal ni dijadikan siasat dalam politik belanda dalam menghadapi orang Indonesia yang 200 kali lipat jumlahnya. Sambil membatasi pendidikan untuk orang Indonesia, mereka memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk anak belanda agar mempertahankan jarak antara penjajah dengan yang dijajah dan mempertahankan pekerjaan yang terbaik bagi orang belanda.

ELS menetukan pola sekolah rendah 7 tahu, yang kemudian diikuti oleh HCS dan HIS. Bagi anak Indonesia sekolah yang bercorak barat justru semakin menjauhkan mereka dari kebudayyan asli mereka sendiri. Lagipula mempelajari bahasa belanda sukar dan menelan waktu banyak. Kurikulum ELS yang sebagian besar ditetapkan di nederland tak mungkin relevan dengan kebutuhan anak Indonesia.


F. HOLLANDS CHINESE SCHOOL (HCS)
Di Indonesia berdiri perkumpulan cina, Tung Hoa Hwee Kuan (THHK) pada tahun 1900 yang mula-mula mendirikan gedung pertemuan untuk menyebarkan kebiasaan dan moral cina menurut ajaran Kong Fu Tse. Perhatian mereka tertuju pada pendidikan dengan mendirikan sekolah.

Pada mulanya Bahasa Belanda termasuk dalam kurikulum, akan tetapi ternyata orang belanda kurang suka menggunakan bahasa kepada bukan, orang belanda. Karena sukar memasuki ELS maka mereka menggaji guru belanda dengan gaji tinggi agar dapat mengajarkan bahasa belanda,namun perintaan mereka ditolak. Karena permintaan mereka di tolak mereka menggunakan orang inggris untuk mengajar bahasa inggris. Karena mereka sadar di luar sana banyak yang menguasai bahasa inggris dan selain itu orang-orang inggris dengan senang hati enyebarkan bahasa inggris.

Keadaan itu menyadarkan pemerintah belanda untuk segera meninggalkan politik non-intervensi dalam pendidikan anak Cina. Lalu mereka mendirikan Hollands Chinese School (HCS) pada tahun 1908. Tujuannya ialah agar dengan bahasa elanda dapat mempelajari bahasa dan kebudayaan cina. Kurikulum HCS SAMA dengan ELSagar dapat memberikan pendidikan yang murni kepada anak-anak cina.

hollands chinese school
Gambar : Hollands Chinese School


1.Kurikulum
HCS mempunyai dasar yang sama dengan ELS bahasa perancis biasanya diajarkan pada sore hari seperti halnya bahasa inggris yang sebenarnya tidak diberikan dalam ELS. Kebanyakan HCS mempunyai kelas persiapan untuk anak usia 5 tahun agar lebih mudah mengikuti pelajaran di kelasa satu. Fasilitas seperti ini tidak pernah di berikan untuk anak Indonesia. Usaha untuk mengajarkan bahasa Melayu juga tidak berhasil, karena bahasa melayu dipandang sebagai bahsa pasar dan digunakan sebagai bahasa pembantu. Lagipula orang-orang cina menginginkan kebudayaan barat dan banyak diantara mereka yang menggunakan bahasa belanda.

2.Rangkuman Dan Tinjauan
Pendirian HCS menunjukkan dengan jelas begaimana pendidikan digunakan sebagai alat politik agar orang Cina menjadi taka loyal kepada pemerintah Belanda. Rasa takut akan kehilangan loyalitas orang-orang Cina ditunjukkan dengan didirikannya HCS yang membuka kesempatan untuk memasukki MULO ataupun HBS. Didirikannya HCS menimbulkan rasa tidak puas dikalangan Indonesia, yang menuntut sekolah yang sama derajatnya. Memang sulit untuk mengelak permintaan tersebut, lebih-lebih setelah berdirinya Budi Utomo yang juga sebagai penyambung lidah rakyat pada saat itu. Didirikannya HCS juga menjadi pemicu yang mempercepat pembukaan HIS yang membuka jalan kepada rakyat Indonesia agar dapat melanjutkan studinya ke bangku perguruana tinggi.


G. HOLLANDS INLANDSE SCHOOL (HIS)
Didirikannya HIS karena keinginan dari rakyat Indonesia sendiri untuk mendapatkan pendidikan ala barat. Hal itu merupakan akibat dari perubahan kondisi social ekonomi di kawasan timur jauh yang telah diperkenalkan pada masa politik etis yang diberlakukan kepada Indonesia. Selain itu juga didorong oleh organisasi-organisasi yang telah berdiri di Indonesia pada waktu itu, sperti Budi Utomo dan Sarekat islam.

HIS pada awalnya adalah sekolah kelas Satu, dan resmi diganti menjadi HiS pada tahun 1914. Tanggapan dari pihak Belanda dengan berdirinya sekolah ini kurang begitu baik. Karena kekhawatiran Belanda akan munculnya orang pandai yang menyaingi orang Belanda.

Kurikulum yang dipakai adalah sesuai denagn yang tercantum dalam Statua 1914 No. 764, yaitu meliputi semua pelajaran ELS. Selain itu peserta didik juga diajarkan membaca dan menulis bahasa daerah dalam aksara latin dan Melayu dalam tulisan Arab dan latin. Namun yang lebih ditekankan adalah pelajaran bahasa Belanda bahkan sejarah negeri Belanda pun dipelajari.

hollands inlandse school
Gambar : Hollands Inlandse School


1.Kurikulum
Kurikulum yang dipakai adalah sesuai denagn yang tercantum dalam Statua 1914 No. 764, yaitu meliputi semua pelajaran ELS. Selain itu peserta didik juga diajarkan membaca dan menulis bahasa daerah dalam aksara latin dan Melayu dalam tulisan Arab dan latin. Namun yang lebih ditekankan adalah pelajaran bahasa Belanda bahkan sejarah negeri Belanda pun dipelajari.

2.Lanjutan Studi Bagi Lulusan HIS
Lulusan HIS banyak lulus dalam ujian pegawai rendah (Klein Ambtenaars Examen) suatu bukti akan keberhasilan sekolah ini. Selanjutnya lulusannya akan diterima di STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) Sekolah “Dokter Djawa”dan MULO. Selain itu mereka dapat memasuki Sekolah Guru, Sekolah Normal, Sekolah Teknik, Sekolah Tukang, Sekolah Pertanian, Sekolah Menteri Ukur, dll. Diantaranya juga ada yang bebas tes masuk.

3.Rangkuman Dan Tinjauan
Didirikannya HIS mungkin menjadi salah satu titik penting dalam sejarah pendidikan orang Indonesia pada masa kolonial. Inilah sekolah pertama orang Indonesia yang mempunyai kedudukan sama dengan ELS. Sekolah ini memenuhi keinginan orang Indonesia untuk dapat melanjutkan studi setinggi-tingginya. Bagi orang Indonesia HIS juga dapat dijadikan sebagai alat mobilitas soial. Walaupun memang pada awlnya didirikan untuk para kaum bangsawan.

Walaupun ada sekolah-sekolah yang bersifat rasial seperti ELS, HCS, dan HIS, namun pada kenyataan pemerintah belanda tidak melakukan diskriminasi sosial yang ketat. Namun juga tidak disangkal adanya pertimbangan-pertimbangan rasial dalam sistem pendidikan kolonial.

HIS juga dikritik karena kurikulumnya terlampau berpusat pada belanda. Sebagai lembaga pendidikan barat ada bahayanya bahwa anak-anak akan merasa asing terhadapa kebudayaanya sendiri, benci akan pekerjaan tangan, dan tidak sudi untuk kembali ke desa dan membangun daerahnya.

Kelemahan HIS ialah tidak ada lanjutannya ke HBS, satu-satunya tangga ke Universitas. Akan tetap sejak didirikan AMS, pada tahun 1918 maka HIS-MULO-AMS menjadi tangga-tangga menuju perguruan tinggi.


H. MEER UITGEBREID LAGER ONDERWIJS (MULO)
Adalah bagian dari sistim pendidikan zaman kolonial Belanda di Indonesia. Sekolah lanjutan tingkat pertama singkatan dari Meer Uitgebreid Lager Onderwijs dengan tingkatan yang sama dengan smp / sltp pada masa kini. MULO menggunakan Bahasa Belanda sebagai bahasa pengantar. Pada akhir tahun 30-an, MULO sudah ada hampir di setiap kota kawedanaan ( Kabupaten ).

meer uitgebreid lager onderwijs
Gambar : Meer Uitgebreid Lager Onderwijs


Berbagai faktor mempengaruhi didirikannya MULO :
•Murid-murid Indonesia yang puluhan ribu jumlahnya pada Sekolah Kelas Satu tak mungkin dibiarkan begitu saja tanpa memberi kesempatan untuk melanjutkan pelajarnnya, padahal anak Cina yang sebenarnya asing, telah diberikan kesempatan yang serupa itu.

•Berbagai kursus persiapan bagi calon-calon pendidikan pegawai, ahli hukum, dokter, dan sebagainya, ternyata tidak serasi dan harus diganti dengan MULO. Sebelumnya hanya lilusan ELS yang diterima untuk berbagi sekolah latihan ituyang menyebabkan membanjirnya anak-anak Indonesia ke ELS. Jadi MULO juga dimaksud untuk membendung “invasi” anak-anak Indonesia ke ELS.

•MULO didirikan sebagai lembaga pendidikan nonrasial.
Dari segi organisasi MULO mempunyai kedudukan yang sangat penting. Dengan adanya MULO dan diubahnya Sekolah Kelas Satu menjadi HIS, maka anak-anak Indonesia mempunai kesempatan untuk dapat memperoleh kesempatan pendidikan setinggi-tingginya.

MULO akhirnya meniadakan ujian untuk pegawai rendah (Klein Ambtenaars Examen). MULO membuka jalan untuk dapat melampui batas-batas sosial dan merupakan badan yang ampuh untuk menghilangkan dominasi aristokrasi.

Program kurikulum terdiri atas 4 bahasa: Belanda, Perancis, Inggris, dan Jerman. Setengah dari waktu digunakan untuk pelajaran bahasa, sepertiga untuk matematika dan ilmu pengetahuan alam, dan seperenam untuk ilmu pengetahuan sosial.

1.Lulusan Mulo
Mereka yang berhasil menamatkan mulo kebanyakan melanjutkan studi, ada juga yang ke sekolah kejuruan, sebagian ke HBS ataupun AMS. Maka MULO mempunyai tiga fungsi yakni:

• Sebagai substruktur AMS,
• Sekolah persiapan untuk melanjutkan ke sekolah kejuruan,
• Sekolah terminal bagi mereka yang tidak melanjutkan studi


I. ALGEMENE MIDDELBARE SCHOOL (AMS)
AMS yang merupakan bagian dari sistem pendidikan zaman kolonial Belanda di Indonesia. AMS setara dengan SMA (Sekolah Menengah Atas) pada saat ini yakni pada jenjang sekolah lanjutan tingkat atas. AMS menggunakan pengantar bahasa Belanda dan pada tahun 1930-an, sekolah-sekolah AMS hanya ada di beberapa ibu kota provinsi Hindia Belanda yaitu Medan (Sumatera), Bandung (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), Makassar (Indonesia Timur). Selain itu AMS ada di Yogyakarta (Kasultanan Yogyakarta), Surakarta (Kasunanan Surakarta) dan beberapa kota Karesidenan seperti di Malang. Selain itu ada beberapa AMS Swasta yang dipersamakan dengan Negeri Di provinsi Borneo (Kalimantan) belum ada AMS.

algemene middelbare school
Gambar : Algemene Middelbare School


Banyak orang tua murid menyekolahkan anaknya ke AMS, karena dengan harapan dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu misalnya ke THS di Bandung (Technische Hooge School - didirikan tahun 1920 - sekarang - Institut Teknologi Bandung - ITB), RHS di Jakarta (Rechts Hooge School - didirikan tahun 1924 - sekarang Fakultas Hukum UI Jakarta), atau GHS di Jakarta (Geneeskudige Hooge School - didirikan tahun 1927 - sekarang Fakultas Kedokteran UI Jakarta), ke Bogor di Landbouw Hooge School - didirikan tahun 1940 - sekarang Institut Pertanian Bogor - IPB. Melalui AMS berarti harus menyelesaikan MULO lebih dahulu yang tersebar di hampir semua provinsi yang hanya berjumlah delapan, sedangkan kalau melalui HBS hanya ada di Surabaya, Semarang, Bandung, Jakarta, atau Medan.


J. HOGERE BURGER SCHOOL
HBS (Hogere Burger School) yang merupakan sekolah lanjutan tinggi pertama untuk warga negara pribumi dengan lama belajar 5 tahun, dan menggunakan bahasa Belanda sebagai bahasa pengantarnya. Pendidikan HBS selama 5 tahun setelah HIS atau ELS adalah lebih pendek dari pada melalui jalur MULO (3 tahun) + AMS (3 tahun). Di sini dibutuhkan murid yang pandai, terutama bahasa Belanda. Bung Karno merupakan salah satu murid HBS di Surabaya sebelum beliau masuk THS ( sekarang ITB ) di Bandung. Pada waktu itu HBS hanya ada di kota Surabaya, Semarang, Bandung, Jakarta dan Medan, sedangkan AMS ada di kota Jakarta, Bandung, Medan, Yoyakarta dan Surabaya.

hogere burger school
Gambar : Hogere Burger School

Konflik Kubu Konservatif dan Reformis Iran

Dalam masa pasca revolusi yang terjadi pada 1979 banyak terjadi perubahan yang siknifikan. Perubahan itu sering disebut oleh para pengamat dan pengaji iran sebagai reformasi dan bahkan demokratisasi. Dalam perubahan itu muncul dua kubu besar, kelompok reformis pada satu pihak dan kubu konservatif di kubulainya. Pada dasarnya kubu reformis adalah kubu Presiden Muhammad Khatami dan parlemen( majelis) pada satu pihak yang berhadapan dengan otoritas kaum ayatullah dan mullah dalam lembaga Wilayat Al fakih(cf. Sachedina 1988:173-231) yang menganggap mereka sebagai pewaris Ayatullah Khomeini,Founding father revolisi islam iran(cf dabashi 19930.

Tarik tambang dan pergumulan diantara kedua kubu terkait dengan beberapa hal. Kubureformis misalnya menekankan “kedaulatan rakyat”, sementara kubu konservatif menekankan otoritas Wilayat Al Fakih. Meski Khatami memenangkan pemelihan persiden dua kali berturut-turut, yang baik secara eksplisit maupun implinsit menentang absolutisme ulama, jalan panjang harus masih di tempuh kaum reformis. Kaum mullah masih memegang kendali, berkat keistimewaan posisi mereka dalam konstitusi dan p[erangkat hukum lainya, dan juha peran historis mereka dal revolusi 1979. tapi kaum reformis masih memiliki peluang dalam pertarungan idiologisdan kekuasaan yang masih terus berlangsung, kenyataan itu terletak pada kenyataan, setelah hampir seperampat abadrevolusi, idiologi yang diwariskan oleh ayatullah Khomaini tetap masih belum selese dan baku, yang memihak pada kelompok tertentu. Nah disinalh kaum reformis bisa mengambil kesempatan, para aktifis reformis dapat merumuskan konsep-konsep dan praksis yang merupakan reinterprestasi dan konstektualisasi warisan pemeikiran Imam Khomaini untuk kepentingan negara-negara iran.


A. PERSAINGAN KUBU KONSERVATIF DAN REFORMIS
Awal pesaingan kubu konservatif dan reformasi adalah saat awal pemilihan presiden 1997, sebenarnya awal pertarungan awal adalah antara kelompok konservatif kanan yang di pimpin oleh kandidat Nateq-Nouri(penguasa parlemen) dan konservatif kiri/koalisi moderat yang dipimpin presiden Rafsanjani serta kandidiat Muhammad Khatami. Tapi kemudian kedepannya persaingan muncul di antara Kubu Konservatif dan kubu Reformis. Munculnya ke permukaan kutub reformis dan konservatif di Iran dalm empat tahun terakhir(1997-2001) mengundang intensif, dari pengamat dalam negeri maupun luar negeri.

muhammad khatami
Gambar : Muhammad Khatami


Kubu reformis berintikan dari aliran kiri islam, aliran pembangunan pendukung mantan presiden Hasemi Rafsanjani dan para mahasiswa bisa di sebut juga kubu Muhammad Khatami.Dan banyak pengamat yang mengatakan dengan munculnya Kubu Reformis ini merupakan revolusi baru Iran, atau setidaknya sebagai koreksi atas revolusi Iran 1979. Kubu Koservati adalahpara golongan yang mengangga dirinya sebagai pewaris Ayatullah Khomaini, tokohnya semisal Ali Akbar Nateq-Neuri, dan pemimpin Sepiritual Ayatullah Ali Khamenei. Pertikaian kedua kubu semakin meruncing setelah Muhammad Khatami dari kubu reformis keluar sebagai pemenang dengan kemenangan besar( hampir 70%) tapi untuk saat itu(sampe bulan maret tahun1999) untu beberapa lembaga tinggi masih di pegang oleh orang-orang Konservati, yang merupakan saingan dari kubu Reformis.

Tapi kemenangan kubu Reformis pada pemilihan presiden merupakan titik awal yang luar biasa untuk aliran yang masih sanagt baru, dan kubu reformis berpeluang untuk memenangkan pemilu parlemen. Apabila kubu reformis bisa memenagkan pemilu maka ini bisa memudah jalan khatami memperpanjang jabatanya segabagai Presiden Iran untuk preiode kedua pada 2001.

Setelah kemenangan pihak reformis pada pemilu 1997, pertarungan terbuka antra kaum Reformis dan kaum konservatif, walaupum dari pihak reformis yaitu memenangkan pamilu presiden, yaitu Muhammad Khatami, tapi untuk parlemen dan lembaga yudikatif masih di pegang oleh pihak Konservatif. Kementrian dalam negeri merupakan pihak yang paling getol untuk menggalang gerakan reformis tapi Mentri dalam Negeri Abdullah Nouri yang Pro-Presiden Khatami harus membayar mahal dengan menanggung resiko dengan proses mosi tidak percaya oleh parlemen pada akhir tahun 1998. Namun setelah pemecatan Abdullah Nouri di angkat sebagai wakil presiden oleh Muhammad Khatami.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan persaingan yang hampir menggoyahkan pilar-pilar negara.
Yang pertama adalah adana kesenjanagan antara generasi setelah peristiwa revolusi yang hampir berusia dua dekade. Dari cara hidup, berinteraksi dengan mlingkungan regional maupun internasional, bahkan menginterprestasi revolusi itu sendiri dengan segala pilar pilarnya. Dalam hal ini golongan bisa di bagi menjadi tiga generasi.

Generasi pertama dalah mereka yang memegang teguh doktrin Islam sebelum revolusi, mereka dalah orang-orang yang di penjara pada rezim Shah Iran Reza Palevi. Dan sebagian lainya hidup dalam pengasingan. Dan setelah revolusi merekaklah yang mengendalikan pemerintah.

Generasi kedua adalah mereka yang masih tergolong pemuda pada saat itu yang berusia 25-30 tahunan pada saat revolusi terjadi. Mereka inilah yang menjalankan kebijakan yang digariskan oleh generasi pertama. Mereka juga yang menjadi unung tombak saat perang irak. Kemudian saat Hasemi Rafsanjani menjadi Presiden golongan ini yang memegang posisi kunci pemerintahan.

Generasi ketiga, mereka yang masih kanak-kanah berkisar berusia dua sampai lima tahun pada saat revolusi, mereka bekembang pada masa-masa revolusi dan langsung mendapat doktrin revolusi. Mereka hidup dalam lingkungan yang berbeda denga dua generasi sebelumnya, merekatidah merasakan saat kekuasaan Reza Palevi dan tidak berinteraksi langsung dengan Ayatullah Imam Khomeini, maka dari itu daya rekat doktrin revolusi tidak sekuat generasi pertama dan kedua. Disinilah terjdi kesenjangan dan membuat generasi ini menjadi lebih kritis dan tidak terlalu terikat dengan doktrin revolusi. Dan kuam reformis adalah efek dari kekritisan dari generasi ketiga, setelah kemenangan pemilu 1997, aspirasi dari phak ketiga bisa di aspirasikan.

nateq nouri
Gambar : Ali Akbar Nateq Nouri



B.KEMENANGAN REFORMIS TERHADAP PIHAK KONSERVATIF
Pemilihan presiden di Iran 23 Mei 1997, merupakan titik balik sejarah negara tersebut sejak revolusi1979. Tanpa diduga dalam pemilu itu menampilkan tokoh reformis Muhammad Khatami sebagai pemenang pemilu. Kemenangan secara telak di dapat atas saingannya dari pihak Koservatif Ali Akbar Nateq-Neuri. Padahal saat itu Khatami merupakan tokoh yang diluar elit. Sedangkan Nateq neuri waktu itu menjabat sebagai ketua Parlemen. Dan sangat dekat dengan pemimpin sepiritual Ali Khamenie.

Namun hasil pemilu memang diluar dugaansemua pihak, baik pengamat luar negerimaupun dalam negeri. Khatamitidak sekedar menang tapi dia menang telak dengan kemenangan sekitar 70% suara. Dengan kemenangan ini memunculkan kekuatan plitik baru yaitu pihak reformis ( di iran di kenal dengan nama Al Tahni Al Khordad) kubu ini berintikan dari pihak kiriislam, aliran pembangunan pendukung mantan Presiden Rafsanjani dan para mahasiswa. Dengan kemenangan ini bbanyak yang mengatakan bahwa ini merupakan revolusi baru bagi iran. Setelah itu atmosfir politik lokal di ieran tidak henti-hentinya diwarnai antara persaingan kaum reformis dan kaum konservatif. Kaum konservatif tidak rela kalau dominasi politik mereka sejak masa revolusi di geser oleh pihak reformis.

Namun kaum reformis kembali mencetak sejarah dengan kembali mengukir kemenangan dari pihak konservatif dalam pemilu parlemen pada februari 1999. Dan setelah itu banyak dari pihak reformis yang memenang pemilihan di pihak daerah-daerah di Iran. Dan juga kemenangan kembali presiden Muhammad Khatami pada pemilu 2001. Namun pihak Konservatifpun masih mendaptkan kemenangan pada pemilu walikota di kota-kota besar seperti di Teharen, kota suci Qom,Mashan dan Asfahan.


C. IRAN KEDEPAN
Dengan munculnya kaum reformis dalam peta perpolitikan di Iran semakin membuat persaingan di Iran semakin berfariasi.. dan dari sini sangat menarik untuk melihat perkembangan politik di Iran. Banyak pengamat politik baik dalam maupun luar negeri yang menyatakan kemenanagan pihak reformis dari pihak konservatis merupakan revolusi baru di Iran,atau minimal sebagai evaluasi atau koreksi atas revolusi 1979.

Dalam perkembanagn politik di Iran terdapat tiga tokoh yang paling menonjol, tiga tkoh itu mencerminkan peta politik hakiki di Iran. Tapi di sini yang paling menyolok adalah semakin kuatnya pengaruh peran Rafsanjani dalam jajaran pemerintahan khususnya dalam hubungan Presiden Khatami dan pemimpin sepiritual Ali khamenei. Pengaruh rafsanjani semakinterasa saat menengahi persaingan antara kubureformis dan konservatifsoal kandidat anggota Dewn Garda awal agustus 2001. Memprediksi masa depan iran, akan tergantung pola hubungan ketiga elit politik iran itu.

Pola hubungan yang baik dan positif dari ketiga elit tersebut, akan membantu meredam atau sekurang-kurangnya mereduksi ketegangan tatkala kembali muncul konflik. Sejumlah pengamat politik iran malah menyerukan ada ada kerjasama di antara tiga tokoh tersebut yang mengarah pada terbentuknya pimpinan kolektif. Pimpinan kolektif dianggap bentuk ideal sebagai upaya mencari kompromi yang menjamin terjadinya peralaihan damai dari era revolusi ke era negara yang menjunjung tinggi legitimasi hukum. Dan dalam hal ini juga akan menanti bagaimana peran presiden Khatami dalam menjalin hubungn luar negari, karena dalam rencananya mereka akan membuka hubungan de nag pihak barat. Walaupun demikan bisa kita tunggu baga mana perkembanagn politik di Iran, dengan mulai mendominasinya pihak reformis dalam perpolitikan di iran.

Kehadiran kaum reformis menguntungkan karena akan menjadi kekuatan pengimbang bagi kaum konservatif. Suara-suara kaum reformis diperlukan sebagai alternatif atas pemikiran kaum reformis yang mendominasi wacana masyarakat Iran selama 23 tahun terakhir.

Lebih dari itu, kaum reformis mewakili semangat zaman yang menuntut perubahan, pembaruan, dan perbaikan. Sebagai bagian dunia yang semakin sempit, Iran harus mengikuti arus perubahan yang sedang menerjang dunia. Tantangannya, bagaimana perubahan itu diberi arah yang jelas agar tidak sampai membingungkan. Kemudian perkembangan yang patut ditunggu adalah hubungan dengan negar-negra barat, di prediksi selama kepemimpinan Khatami Iran akan lebih membuka hubungn dengen Negara barat, terbukti dengan Khatami mulai melakukan kunjungan ke negara, misal ke Prancis dan Negara-negara lain.

Tapi yang menarik menunggu pekembangan hubungan Amerika dan Iran, dari kami meprediksi bahwa hubungan mereka akan lama untuk membaik, karena Amerika tetap mengangap Iran sebagai Musuh besar mereka. Dan Amerika juga sering menuduh bahwa Iran sebagai biang kerok terorisme. Jadi patut kita tunggu perkembangan selanjutnya tidak hanya masa presiden Khatami namun Presiden-=Presiden selanjutnya dari Kaum Reformis.


Sejarah Kota Bandung- Jawa Barat

“Paris Van Java” adalah sebutan bagi Bandung yang diibaratkan sebagai Paris-nya Indonesia. Tak berlebihan rasanya jika Bandung menyandang sebutan ini, bagaimana tidak? Beragam keelokan ditawarkan bagi para pengunjung Bandung. Mulai dari wisata alamnya, wisata buatan, wisata belanja, bahkan mulai dikenal wisata rohani yaitu di daerah Da’arut Tauhid. Dengan wisata alam anda dapat menikmati berbagai keramahan alam yang diperkenalkan dan diperuntukkan untuk anda. Misalnya Taman Hutan Raya Juanda, Curug Dago, Curug Cimahi, dll. Jika wisata belanja yang jadi pilihan anda, mampirlah ke Factory Outlet yang sudah marak dan berada hampir di setiap pojok Bandung. Bahkan kini Factory Outlet ini mulai banyak berkembang menjadi lebih terfokus pada jenis barang tertentu. Selain “Paris Van Java”, Bandung juga mempunyai sebutan-sebutan lain diantaranya: ”Kota Konferensi Asia Afrika” dan “Kota Kembang”.

Penduduk Bandung diberkahi dengan lingkungan alam yang begitu indah, dengan berbagai keragaman kreatifitas masyarakatnya. Kota Bandung terletak bagaikan berada di dasar lengkungan yang dikelilingi oleh barisan pegunungan yang kokoh dengan jumlah pedesaan yang amat banyak. Ini pula yang menjadi kelebihan Bandung, kekayaan budaya yang dari berbagai desa. Dua diantaranya adalah Dago (yang kini sudah menjadi lebur dengan Bandung) dan Lembang ( Desa kecil yang terletak di tengah-tengah perjalanan Bandung-Tangkuban Perahu).

Lembang terkenal dengan kesejukan udaranya dan hasil buminya yang berkualitas baik. Sedangkan Dago, kini mulai marak dengan banyaknya FO dan pusat perbelanjaan. Tempat untuk melihat pertunjukan-pertunjukan seni dan kebudayaan di Dago Tea House. Jika Anda menginginkan suansa wisata berbeda, pilhan dapat jatuh pada wisata rohani dan wisata buku. Wisata rohani dapat anda dapatkan di Da’arut Tauhid, Gegerkalong yang mana memberikan santapan rohani bagi anda yang mencari makna hidup. Jejeran took-toko buku dapat menjadi tempa wisata yang unik. Selain karna potongan harga yang cukup besar, suasana yang hangat, personal, ditawarkan oleh buku independent yang mulai marak berdiri di Bandung misalnya: Ultimus di Jl. Lengkong (depan kampus UNPAS), Rumah Buku di Jl. Kapten Tandean, QB di Jl. Setiabudhi, Das Mutterland di Cihampelas (samping kelom keng), Toko Buku Kecil di Jl. Kyai Gede Utama, Lapak-lapak di sepanjang Ganesha, Malka di Jl. PHH Mustofa, Pasar di Jl. Palasari, dll. Nah, tidak sedikit pilhan wisata yang ditawarkan Bandung kini pilihannya di tangan anda.

Bandung Surga Belanja

“Surga Belanja” itulah julukan yang pas untuk Kota Bandung saat ini. Hamparan tanah parahyangan yang begitu sejuk dan nyaman ditambah kekayaan seni budaya dan kreatifitas masyarakat Bandung dalam bidang mode membuat kota ini semakin cantik jika mendapatkan julukan Surganya Belanja.
Bandung yang terkenal dengan pelopor Factory Outlet, membuat kota ini sangat kaya dengan berbagai nama Factory yang sangat khas. Jika ingin berbelanja di kota ini untuk mencari barang-barang yang mempunyai Brand terkenal cukup datang ke distro-distro yang akhir-akhir ini sudah mulia menjamur.

Belum cukup ke FO dan Distro para wisatawan juga ditawarkan ke berbagai Mall, gerai barang bekas dan pasar yang menjual barang-barang dengan harga grosir. Di Pasar Baru, misalnya pasar yang terletak kurang lebih 200m dari Stasiun Kereta Api Bandung menawarkan berbagai kemudahan, selain transportasi yang mudah, harganya juga cukup terjangkau. Jl. Cihampelas yang sangat terkenal dengan pusat Jeans, saat ini juga biasa dtemui aneka macam barang-barang belanjaan, apalagi saat ini sudah dibangun Ciwalk yang terletak di Jl. Cihampelas, para wisatawan akan semakin mudah untuk beristirahat di tempat ini. Area parkirnya pun juga cukup luas, sehingga membuat kenyamanan dan keamanan acara belanja.

Jika sudah lelah berbelanja kita dapat meniknmati sajian masakan khas Bandung yang bertebaran di sepanjang jalan. Selain di Restoran/Café terkenal, para pedagang yang dipinggiran jalan juga banyak menawarkan makanan yang mempunyai cita rasa tinggi. Para wisatawan juga tidak perlu khawatir dimana harus mendapatakn buah tangan. Di sepanjang Jl. Cihampelas banyak ditemui aneka macam oleh-oleh khas Bandung, bahkan Kartika Sari yang terkenal pisang molennya sudah banyak dijual di kios-kios sepanjang Jl. Cihampelas.

Hal yang sama bisa ditemui pula di sepanjang Jl. Ir.H.Djuanda dan Jl. LL. RE. Martadinata.

Taman Kota dan Lingkungan

Ditengah kesejukan Kota Bandung ternyata juga menyimpan kepedulian dan keramahan. Bagi anda yang ingin beristirahat setelah melakukan perjalanan belanja atau sekedar menenangkan diri sambil menikmati pepohonan di Pusat Kota, taman ini siap melayani anda. Ada beberapa yang biasa dikenal. Taman Cilaki terletak di JL. Cilaki sebelah Gedung Sate memberikan kenyamanan ditengah bisingnya lalu lalang mobil di sepanjang Jl. Dipenogoro. Sambil meniknati pepohonan anda juga bisa mencicipi makanan di sekitar taman yang di jajakan oleh para pedagang kaki lima atau kalau ingin lebih nyaman, anda bisa menikmati makanan ringan di Café Cisangkui sebelah taman.

Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani terletak di Jl. Sumatra juga memberikan kenyamanan untuk anda dan keluarga. Di tengah taman yang dipenuhi oleh rerimbunan pohon tersedia juga beberapa mainan anak yang bisa melatih motorik kasar anak.

Taman Balaikota terletak disebelah Balaikota, tepatnya di Jl. Merdeka yang menyimpan beberapa cerita. Ditaman ini ada sebuah patung yang sengaja dibangun untuk mengenang kepahlawanan Dewi Sartika. Ada juga patung Badak yang menurut legenda di Bandung banyak ditemui binatang khas yaitu Badak Putih.

Taman Ganesha terletak di Jl. Ganesha sebalah Mesjid Salman ITB. Taman yang mungil dan kelihatan asri ini sering digunakan oleh mahasiswa ITB karena memang letaknya masih dalam lingkungan kampus ITB. Tata letak taman yang indah, dilengkapi kolam kecil ditengah taman menambah keelokan taman yang mungil ini.

Taman Tegalega terletak di Jl. Tegalega depan Museum Sri Baduga Maharaja. Ditaman ini terdapat monument Bandung Lautan Api yang dikelilingi oleh taman bunga, dan berbagai pepohonan yang ditanam oleh para Kepala Negara dan Kepala pemerintahan juga peserta Konferensi Asia Afrika.

Profil Wisata Bandung

Gedung antik
- Gedung Sate, Jl. Diponegoro
- Gedung Bank Indonesia, Jl. Braga
- Bumi Siliwangi (ISOLA), Jl. Setiabudhi
- Balai Kota, Jl. Merdeka
- Balai Pakuan, Jl. Kebon Kawung
- Pendopo, Jl. Dewi Sartika

Taman
- Taman Hutan Djuanda, Jl. Dago Pakar
- Taman Lalu Lintas Ade Irma S, Jl. Sumatera
- Kebun Binatang, Jl. Tamansari
- Taman Cibeunying, Jl. Cibeunying
- Taman Maluku, Jl. Maluku
- Taman Dewi Sartika, Jl. Merdeka
- Taman Gedung Sate, Jl. Cimandiri
-Taman Ganesha, Jl. Ganesha
- Taman Cilaki, JL. Cilaki
- Taman Alun-alun Bandung, Jl. Asia-Afrika
- Gedung Sate, Jl. Diponegoro

Museum, Monumen dan Jalan-jalan Kota
- Museum Sri Baduga, Jl. BKR No.185
- Museum Konferensi Asia-Afrika, Jl. Asia Afrika
- Museum Geologi, Jl. Diponegoro
- Museum Mandala Wangsit Siliwangi, Jl. Lembong
- Museum POS, Jl. Cilaki
- Monumen Perjuangan Jawa Barat, Jl. Dipati Ukur
- Monumen Bandung Lautan Api, Jl. Tegalega
- Monumen Kereta Api, Jl. Stasiun Timur
- Jalan Cihampelas
- Jalan Dago
- Jalan Braga
- Jalan LL.RE.Martadinata

Profil Wisata Sekitar Bandung

Situ Cimanggu
Tempat ini pilihan yang tepat. Merupakan kolam pemandian didaerah perkebunan teh Ciwidey dan merupakan kolam air panas yang dilengkapi dengan kedai minum, pentas kesenian dan fasilitas kesenian. Situ Cimanggu berada 45km arah selatan kota Bandung.

Waduk Saguling
Tak hanya waduk namun juga terdapat Pemandian air panas Cisameng curug jawa sanghiang tiroko. Waduk ini memanfaatkan salah satu sungai terbesar di Jawa Barat, yaitu sungai Citarum. Waduk Sagulung berada diruas jalan Bandung-Cianjur.

Situ Patenggang
Berada di Ranca Bali 47km dari kota Bandung, kawasan ini merupakan tempat wisata yang sejuk dan dikelilingi perkebunan the.

Situ Cileunca
Situ yang luasnya sekitar 1400 Hektar ini dikelilingi oleh bukit-bukit yang berpanorama menarik terletak 40km arah selatan kota Bandung temperatur daerah ini berkisar 16-23 derajat celcius.

Situ Ciburuy
Terletak 33km dari arah kota Bandung terkenal dengan alamnya yang khas yaitu bukit-bukit kapur yang menjulang.

Ciater
Tempat pemandian air panas yang bersebelahan dengan gunung Tangkuban Parahu dan dikelilingi oleh perkebunan Teh.

Curug Cisarua
Curug dengan ketinggian 15m berdekatan dengan pasar bunga Cihideung Lembang.

Tangkuban Parahu
Pegunungan dengan pesona kawahnya yang indah dapat dicapai dengan sekitar 1 jam dari pusat kota 25 km arah utara kota Bandung. Begitu sampai bau sulfur yang konon dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit akan menyergap penciuman. Selain kawah utama juga terdapat beberapa kawah kecil lainnya seperti kawah Domas.

Bumi Perkemahan CIKOLE
Bumi Perkemahan Cikole seluas 488 Hektar ini terletak pada ketinggian 1300m diatas permukaan laut. Memiliki fasilitas taman bunga, lapangan, taman area parker dll. Bumi Perkemahan Cikole berada disekitar ruas jalan Bandung-Subang

Bumi Perkemahan Ranca Upas
Komplek Bumi Perkemahan yang berada disekitar tanaman Acalipticus. Berjarak 42 km dari kota Bandung kearah selatan dengan suhu berkisar antara 18-23 derajat celcius. Keberadaan objek wisata ini masih belum banyak dikenal orang,objek wisata punceling,dikunjungi oleh mereka yang senag dengan olahraga jalan kaki,maka tak heran apabila pengunjung yang mendatangi objek ini cenderung berkelompok dan untuk berdarmawisata menikmati keindahan alamnya.

Objek Wisata Kawah Putih
Objek wisata ini belum lama diresmikan untuk dapat dinikmati oleh umum. Sebelumnya Kawah Putih dikenal sebagai daerah tambang belerang, hal ini dapat dilihat dari peninggalan di areal wisata kawah putih, yaitu berupa gua penambangan belerang.

Fasilitas yang tersedia di objek wisata ini masih terbatas, yaitu: Parkir,WC umum,Mushola,dan warung-warung penjual makana ringan dan minuman.Letaknya berada di 44 km arah selatan kota Bandung.

Penangkaran Rusa Ranca Upas
Ranca Upas adalah areal yang disediakan bagi perkemahan. Disamping disiapkan untuk perkemahan, Ranca Upas memiliki areal yang dipergunakan untuk penangkaran rusa.

Pemandian Air Panas Cimanggu
Daerah Ciwidey kaya dengan sumber air panas alam, salah satunya dimanfaatkan oleh PERUM Perhutani sebagai sumber air kolam renang Cimanggu. Objek wisata Cimanggu memiliki fasilitas : Tempat parker luas, Arena bermain anak-anak, Kolam renag air panas alam, MCK dan WC umum, Mushola, dan warung penjual makanan ringan dengan minuman. Letaknya berada di 45 km arah selatan kota Bandung.

Pemandian Air Panas Alam Walini
Seperti halnya Cimanggu,Walini yang pula memanfaatkan melimpahnya sumber air panas alam, menyediakan kolam renang panas. Objek wisata ini berada di lingkungan perkebunan the yang berhawa sejuk na segar tepatnya 46 km arah selatan kota Bandung. Walini memiliki fasilitas : Bungalow, Restoran, Tempat Parkir, WC umum.

Situ Patenggang
Situ Patenggang yang memiliki luas areal 140 ha adalah tempat tujuan utama para pengunjung objek wisata daerah Ciwidey. Terletak diantara perkebunan the Rancabali an kawasan hutan Rancabali tepatnya 47 km arah selatan kota Bandung. Situ Patenggang benar-benar memanfaatkan keindahan alam sebagai daya tariknya. Fasilitas yang tersedia adalah: Bungalow, Sepeda Air, Sampan, Kios-Kios penjual cendramata, makanan, minuman, WC, dan Areal parkir.

Sejarah Kota Bandung
Kata “Bandung” berasal dari kata bendung atau bendungan karena terbendungnya sungai Citarum oleh lava Gunung Tangkuban Perahu yang lalu membentuk telaga. Legenda yang diceritakan oleh orang-orang tua di Bandung mengatakan bahwa nama “Bandung” diambil dari sebuah kendaraan air yang terdiri dari dua perahu yang diikat berdampingan yang disebut perahu bandung yang digunakan oleh Bupati Bandung, R.A. Wiranatakusumah II, untuk melayari Ci Tarum dalam mencari tempat kedudukan kabupaten yang baru untuk menggantikan ibukota yang lama di Dayeuhkolot.

Kota Bandung mulai dijadikan sebagai kawasan pemukiman sejak pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, melalui Gubernur Jenderalnya waktu itu Herman Willem Daendels, mengeluarkan surat keputusan tanggal 25 September 1810 tentang pembangunan sarana dan prasarana untuk kawasan ini. Dikemudian hari peristiwa ini diabadikan sebagai hari jadi kota Bandung.

Kota Bandung secara resmi mendapat status gemeente (kota) dari Gubernur Jenderal J.B. van Heutsz pada tanggal 1 April 1906 dengan luas wilayah waktu itu sekitar 900 ha, dan bertambah menjadi 8.000 ha di tahun 1949, sampai terakhir bertambah menjadi luas wilayah saat ini.

Pada masa perang kemerdekaan, pada 24 Maret 1946, sebagian kota ini di bakar oleh para pejuang kemerdekaan sebagai bagian dalam strategi perang waktu itu. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan Bandung Lautan Api dan diabadikan dalam lagu Halo-Halo Bandung. Selain itu kota ini kemudian ditinggalkan oleh sebagian penduduknya yang mengungsi ke daerah lain.

Pada tanggal 18 April 1955 di Gedung Merdeka yang dahulu bernama “Concordia” (Jl. Asia Afrika, sekarang), berseberangan dengan Hotel Savoy Homann, diadakan untuk pertama kalinya Konferensi Asia-Afrika yang kemudian kembali KTT Asia-Afrika 2005 diadakan di kota ini pada 19 April-24 April 2005.

Kependudukan Kota Bandung
Kota Bandung merupakan kota terpadat di Jawa Barat, di mana penduduknya didominasi oleh etnis Sunda, sedangkan etnis Jawa merupakan penduduk minoritas terbesar di kota ini dibandingkan etnis lainnya.

Pertambahan penduduk kota Bandung awalnya berkaitan erat dengan ada sarana transportasi Kereta api yang dibangun sekitar tahun 1880 yang menghubungkan kota ini dengan Jakarta (sebelumnya bernama Batavia). Pada tahun 1941 tercatat sebanyak 226.877 jiwa jumlah penduduk kota ini kemudian setelah peristiwa yang dikenal dengan Long March Siliwangi, penduduk kota ini kembali bertambah dimana pada tahun 1950 tercatat jumlah penduduknya sebanyak 644.475 jiwa.

Pemerintahan Kota Bandung
Dalam administrasi pemerintah daerah, kota Bandung dipimpin oleh walikota. Sejak 2008, penduduk kota ini langsung memilih walikota beserta wakilnya dalam pilkada, sedangkan sebelumnya dipilih oleh anggota DPRD kotanya.

Perwakilan Pemerintahan Kota Bandung
Sesuai konstitusi yang berlaku DPRD kota Bandung merupakan representasi dari perwakilan rakyat, pada Pemilu Legislatif 2004 sebelumnya anggota DPRD kota Bandung berjumlah 45 orang. Sesuai dengan perkembangan dan pertambahan penduduk maka pada Pemilu Legislatif 2009 anggota DPRD kota Bandung bertambah menjadi 50 orang, yang kemudian tersusun atas perwakilan delapan partai, dan terdiri atas 41 lelaki dan 9 perempuan.

Pariwisata dan Budaya Kota Bandung
Sejak dibukanya Jalan Tol Padaleunyi, kota Bandung telah menjadi tujuan utama dalam menikmati liburan akhir pekan terutama dari masyarakat yang berasal dari Jakarta sekitarnya. Selain menjadi kota wisata belanja, kota Bandung juga dikenal dengan sejumlah besar bangunan lama berarsitektur peninggalan Belanda, diantaranya Gedung Sate sekarang berfungsi sebagai kantor pemerintah provinsi Jawa Barat, Gedung Pakuan yang sekarang menjadi tempat tinggal resmi gubernur provinsi Jawa Barat, Gedung Dwi Warna atau Indische Pensioenfonds sekarang digunakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk Kantor Wilayah XII Ditjen Pembendaharaan Bandung, Villa Isola sekarang digunakan Universitas Pendidikan Indonesia, Stasiun Hall atau Stasiun Bandung dan Gedung Kantor Pos Besar Kota Bandung.

Kota Bandung juga memiliki beberapa ruang publik seni seperti museum, gedung pertunjukan dan galeri diantaranya Gedung Merdeka, tempat berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika pada tahun 1955, Museum Sri Baduga, yang didirikan pada tahun 1974 dengan menggunakan bangunan lama bekas Kawedanan Tegallega, Museum Geologi Bandung, Museum Wangsit Mandala Siliwangi, Museum Barli, Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan, Gedung Indonesia Menggugat dahulunya menjadi tempat Ir. Soekarno menyampaikan pledoinya yang fenomenal (Indonesia Menggugat) pada masa penjajahan Belanda, Taman Budaya Jawa Barat (TBJB) dan Rumentang Siang.

Kota ini memiliki beberapa kawasan yang menjadi taman kota, selain berfungsi sebagai paru-paru kota juga menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat di kota ini. Kebun Binatang Bandung merupakan salah satu kawasan wisata yang sangat minati oleh masyarakat terutama pada saat hari minggu maupun libur sekolah, kebun binatang ini diresmikan pada tahun 1933 oleh pemerintah kolonial Hindia-Belanda dan sekarang dikelola oleh Yayasan Margasatwa Tamansari. Selain itu beberapa kawasan wisata lain termasuk pusat perbelanjaan maupun factory outlet juga tersebar di kota ini diantaranya, di kawasan Jalan Braga, kawasan Cihampelas, Cibaduyut dengan pengrajin sepatunya dan Cigondewah dengan pedagang tekstilnya. Puluhan pusat perbelanjaan sudah tersebar di kota Bandung, beberapa di antaranya Istana Plaza Bandung, Bandung Supermal, Cihampelas Walk, Paris Van Java Mall, dan Bandung Indah Plaza.

Sementara beberapa kawasan pasar tradisional yang cukup terkenal di kota ini diantaranya Pasar Baru, Pasar Gedebage dan Pasar Andir. Potensi kuliner khususnya tutug oncom, serabi, pepes, dan colenak juga terus berkembang di kota ini. Selain itu Cireng juga telah menjadi sajian makanan khas Bandung, sementara Peuyeum sejenis tapai yang dibuat dari singkong yang difermentasi, secara luas juga dikenal oleh masyarakat di pulau Jawa.

Kota Bandung dikenal juga dengan kota yang penuh dengan kenangan sejarah perjuangan rakyat Indonesia pada umumnya, beberapa monumen telah didirikan dalam memperingati beberapa peristiwa sejarah tersebut, diantaranya Monumen Perjuangan Jawa Barat, Monumen Bandung Lautan Api, Monumen Penjara Banceuy, Monumen Kereta Api dan Taman Makam Pahlawan Cikutra.

Kamis, 14 April 2011

CHARLES DARWIN 1809-1882

The same is true with the birth of Abraham Lincoln, February 12, 1809 in Shrewsbury, England. Charles Darwin was the inventor of the theory of organic evolution in the sense that natural selection is at the age of sixteen entered the University of Edinburgh to study medicine, but both the medical and anatomical science that makes it deems bored. Soon he moved to Cambridge to study elements of office administration. Even so, hunt and ride horses in Cambridge digemarinya far more than the learning of science. And even so, she's still able to attract the attention of one of the Grand Masters are encouraged to participate in a voyage on board HMS investigation Beagle as a naturalist. At first her father objected to this appointment. She thought the trip like that is just an excuse just reluctant to make Darwin a serious job. Fortunately, later the father could be persuaded, and bless the journey which ultimately proved to be a journey of the most valuable in the history of European science.
Darwin began to go sailing on board the Beagle in 1831. At that time he was only twenty-two years. Within five years of shipping, ship Beagle sailed the world, scour the coast of South America in an exciting pace, explore the Galapagos Islands a quiet secluded, mengambah islands in the Pacific, the Ocean Indonesia and the southern Atlantic Ocean. In perkelanaan it, Darwin witnessed many miracles of nature, visiting primitive tribes, found a large number of fossils, examine the various kinds of plants and animal species. Furthermore, he made many notes about anything that passes in front of her eyes. These records are the basic ingredient for almost all of his work in the future. From these records are just ideas, and events and experiences to be supporting his theories.
Darwin returned to his country in 1836 and twenty years afterwards he published a line of books, which made him a famous biologist in the UK. Commencing from the year 1837 Darwin convinced that animals and plants are not fixed, but changes in the course of geological history. At that time he was not aware of what causes the occurrence of evolution. In 1838 he read an essay "Concerning the principles of population" Thomas Malthus. Malthus's book is menyuguhkannya the facts that led more convinced of natural selection through competition to sustain life. Even after Darwin succeeded in formulating the principles of natural selection, he was in no hurry to print and publish it. He was conscious, his theory would invite challenges. Therefore, he takes a long time carefully preparing the evidence and put the horses to maintain the hypothesis if there are attacks.
The outline of the theory written in 1842 and in 1844 he began compiling his book at length. In June 1858, when Darwin was still being added to increase and improve the book by size, he received a manuscript from Alfred Russel Wallace (a British naturalist who was located in the East) outlined his own theory of evolution. In each of the basic problems, along with Wallace's theory Darwin's theory! Wallace was developing his theory is really standing on his own mind and send the manuscript to Darwin's writings to ask for opinions and commentary from prominent scientists signed it before printing. The situation was bad because it is easy to grow so the fight is not desired to scramble priorities. Way out, both Wallace's script and the outlines of Darwin's theory simultaneously addressed by a scientific body in the next month.
Simply amazing, preposing this problem is not so neglected people. Darwin's book The Origin of Species published in the following year, causing much controversy. It is in fact probably never have published a book of science that is so widespread and so so so warm conversation material, both within the scientists or laymen, such as occurs in the book On the Origin of Species by Means of Natural Selection, or The Preservation of Favoured Races in the Strugle for Life. They put forward an argument remain exciting in 1871 when Darwin published The Descent of Man, and Selection in Relation to Sex. This book, put forward the idea that human beings originated from a type of monkey, adding the thrill of debate opinions.
Darwin himself did not take part in debates in public about the theories say. It could be because health is so because after perkelanaannya parrjang with the ship Beagle (most likely due to fever, due to insect bites Chaga disease in Latin America). And it could be because she felt quite have such a staunch supporter of Thomas H. Huxley a debate champion and defender of Darwin's theory, most scientists agree the basics of Darwin's theory of truth when the relevant niati 1882.
Actually - if you want to talk to a real or not real - not the first inventor of Darwin's theory of evolution. Some people have menyuarakannya before him, including the French naturalist Jean Lamarek and Darwin's own grandfather, Erasmus Darwin.
However, their hypothesis is never accepted by the scientific world because it was unable to give assurance of how and in what way evolution occurs. Darwin's greatest contribution is its ability not only present the mechanism of natural selection that resulted in the occurrence of natural evolution, but he is also capable of presenting a lot of evidence to support the hypothesis.
Worthy of note, Darwin's theory was formulated without any backrest genetic theory or in fact he did not know anything about that knowledge. In Darwin's time, no one would understand how a particular matter of the next generation. Although Gregor Mendel's laws were completed descendants in those years coincided with the time Darwin wrote and published his book which makes history, Mendel's work that support Darwin's theory is so perfect, almost entirely ignored Mendel people until 1900, when Darwin's theory is so well-established and steady. So, our modern understanding about evolution - which is a combination of genetic science to the law of natural selection descent - more complete than Darwin's theories proffered.
Darwin's influence on human thought in sekah. In terms of pure science, of course, he was committing a revolutionary all aspects of biology. Natural selection really have a very broad principles and fundamental, and various attempts had been made its application in various areas such as anthropology, sociology, political science and economics.
Perhaps even more important influence on Darwin's thinking in terms of religion rather than on science or sociology. In Darwin's time and for years afterward, many loyal followers of Christianity believe that accepting Darwin's theory mean lower degree of confidence in religion. Their concern is probably unfounded because although clearly many other factors that be because the dilution of religious belief. (Darwin himself became a secular).
Even on the basis of secular, Darwinian theory lead to major changes in the way people think about happenings in their world they (the human race it seems) as a whole no longer occupy a central position in the natural scheme of things, as was their nature akukan. Now we should see ourselves as one part only of the many creatures and we acknowledge the possibility that once a date will be shifted. As a result of the investigation results of Darwin, the view of Heraclitus who said, "Nothing is permanent except change" becomes more widely accepted. Successful theory of evolution as a general explanation of the origin of humans have more solidified confidence in the ability of science to answer any questions the physical world (although not all human problems and human). Glossary Darwin, "The strong defeating the weak" and "Struggle for life" had become a part of our dictionary.
Indeed, Darwin's theory will be explained as well though such as Darwin had never lived in the world. Moreover, the measure of what has been produced by Wallace, it is quite contain the truth, more than any particulars contained in this book list. However, it is Darwin's writings that has revolutionized biology and antropolgi and it was he who changed our view on the position of humans in the world.

Constantine the Great 250-337

This figure first Roman emperor who embraced Christian Religion. Through convert it and various ways by which this development, he held prominent role in this change of religion Christian Religion which are pursued and threatened with punishment became the dominant religion in Europe.
Constantine was born about the year 280 in the city Naissus (now named Nis) in the country which is now Yugoslavia. His father was a high-ranking officers, and Constantine spent his youth in Nicomedia, where the court of Emperor Diocletian located.
Diocletian ascended the throne in 305 and father of Constantine - Constantius - became ruler in the western part of the Roman Empire. When Constantius died in the following year, Constantine declared emperor by his soldiers. However, other generals at odds with each other about this coronation and civil war was inevitable. This new war ended in 312 when Constantine defeated by opponents who still survive - Maxentius - in a battle at Milvian bridge near the city of Rome.
Not certain when Constantine entered Christian Religion. The stories commonly heard saying, at times before the battle at the bridge Milvian, Constantine saw a cross burning in the sky and says "By this sign you will be able to conquer." No matter when he entered the Christians, Constantine did much for the progress of Christian Religion. Pemulanya One step is to make the Act Milan. With this law is The Christian religion is legal and tolerated religion. The law also allows the return of Church property that was seized during the chase and ransacked in the past. Also declared Sunday as a day of worship.
Milan Law is not based solely by the attitude of religious tolerance. Instead, the government Constantine can be considered as a sign bermulanya oppression against the Jews who continued to take place in Christian Europe in the coming centuries.
Constantine was never made Christianity as the official state religion. However, through legislation and political steps he is clearly driving the development of this religion. In his reign it was obvious, anyone who entered the open door of Christianity means to him in terms of ease up a career ladder in administration. And decisions issued by Constantine also provides immunity and privileges of the church. Similarly, he built the famous churches in the world - such as the birth of Jesus Church in Bethlehem and the Tomb of Jesus church in Darussalam. All of this church was built at the time of Constantine.
The role of the Roman Emperor Constantine as a Christian religion by itself make him eligible list in the order listed in this book. However, some actions contain the effects of distant futures. For example, he is renovating and expanding the city of Byzantium, and replaced with the name of Constantinople (now Istanbul) is one of the largest cities in the world and still be the capital of the Byzantine Empire until 1453 and several centuries later became the capital of the Ottoman Empire.
Constantine also played an important role in the internal history of the church. Involve themselves in disputes between the followers of Arius and Athonius (two Christian theologians who propose different doctrine), Constantine called the Council meeting Nicola (at 325), the first church council proceedings. Council where Constantine took part actively, to resolve disputes with the accepted doctrine of the Nicene, which later became the orthodox doctrine of the church.
Another important thing is its role in relation to the preparation of civil regulations. Constantine make the legislation governing companies down through the generations (like Joqal, baker). The issuance of the decree which it also set the "colony" (peasant class) are forbidden to leave the ground garapannya. In the modern sense of this decree means to change the "colony" (sharecroppers), a slave, bound with the soil. This decree and other rules are the foundation stone of the whole social structure in medieval Europe.
Constatine not baptized until he lay in bed in a state of dying, though obviously he had entered The Christian long before that. However, concurrent with it is also true that the soul kenasraniannya faded completely. Although the size of the time, he was so violent and cruel. This attitude is not directed to his opponents only. The causes are not clear, he punishes his wife and son in 326.
Can be questioned, the acceptance of The Christian Constantine previously not alter the course of history, but only endorse things that can not be inevitable. In addition, although Biocletian Emperor (reigned from 284-305) has done a great gencetan of Christian Religion, his efforts to make religion that does not work because it was Christian Religion is much more powerful than the power that will be hit even by acts of cruel however. Tarolah people regard the failure of an experiment gone Biocletian quell Religion Christianity and religion could win even without interfering Constantine altogether. Supposition and speculation like that is interesting, but not convincing and uncertain. It's hard to imagine what would happen without Constantine. It is very clear, with encouragement, Religion Christianity is widespread both in number and size following regional influence. From a small group that does not mean only in a period of one century become an established religion and have a great influence in the world.
Evidently so, Constantine is a pivot figures in European history. Place in the order list is higher than the figures of Alexander the Great, Napoleon and Hitler because the effect of a long range.

NICCOLO MACHIAVELLI 1469-1527

Italian political philosopher, Niccolo Machiavelli, famous for the frank advice that a ruler who wanted to remain in power and strengthen his power must use guile, cunning and deceit, coupled with the use of cruel use of force.

Condemned many people as the bastard did not bennoral, revered by others as genuine realist who dared to expose to the world as it is, Machiavelli was one of the few authors whose work is so close to the study of both philosophers and politicians.

Machiavelli was born in 1469 in Florence, Italy. His father, a lawyer, considered a leading member of the family, but not so located.

During Machiavelli's lifetime - at the peak-peak Renaissance Italy - Italy is divided in small countries, in contrast to a united country such as France, Spain or England. Because it is not surprising that in his time Italy was militarily weak but brilliant in terms of culture.

At the time the young Machiavelli, Florence was ruled by the famous Medici ruler, Lorenzo is commendable. But Lorenzo died in 1492, and several years later expelled the Medici rulers of Florence, Florence became a republic (Florentine Republic) and in 1498, Machiavelli who was twenty-nine years obtained a higher rank in the civil administration Florence. Over the past fourteen years after that he served the Florentine Republic and engage in various diplomatic missions on his behalf, to travel to France, Germany, and Italy in the country.

In 1512, the Florentine Republic was overthrown and the Medici rulers re-hold the reins of power, Machiavelli was dismissed from his position, and the following year he was arrested for alleged involvement in a plot against the Medici rulers. He was tortured but survived declared not guilty and was released in that year. After that he retired and lived on a small farm in San Casciano not far from Florence.

Over the past fourteen years after that, he wrote several books, two of the most famous is The Prince, (The Prince) was written in 1513, and The Discourses upon the First Ten Books of Titus Livius (Discussion of the first ten books of Titus Livius). Among other works are The art of war (the art of war), A History of Florence (Florentine history) and La Mandragola (a good drama, sometimes people are still staged.) But essentially the work of the famous is The Prince (The Prince), perhaps the most brilliant ever written and is most easily read of all philosophical writings. Machiavelli married and had six children. He died in 1527 at the age of fifty-eight.

The Prince may be considered the most important practical advice for one to the state. The basic mind this book is, for a success, a prince should ignore moral considerations entirely and rely on all, things on the strength and cunning. Machiavelli emphasized above all else the most important is a country must be well armed. He argues the only armies that are required from citizens themselves who can be trusted; countries that rely on mercenaries or soldiers of other countries is weak and dangerous.

Machiavelli advises the Prince for to support the population, because if not, he does not have a source of trouble. Of course, Machiavelli understood that sometimes a new ruler, to strengthen his power, must do something to secure his power, was forced to do unpleasant citizens. He suggested, though so to win something the state, the conqueror must arrange cruelty step at a time so no need they experience every day leeway should be given little by little so that they can feel happy. "

To achieve success, a prince must be surrounded by ministers who are able and faithful: Machiavelli's Prince warned to stay away from sycophants and asked what opinion is worth doing.

In chapter 17 of The Prince, Machiavelli discuss whether a prince that's better be hated or loved.

Machiavelli writes: "... The answer is that people should be feared and loved at the same time. ... But safer feared than loved, if we must choose one. The reason, love is bound by obligations that makes a person selfish, and bond It will end when dealing with their interests. ... But the fear is driven by fear punishment, never missed ... "

Chapter 18, entitled "The way how a prince holding the belief." Here Machiavelli said: "... a ruler who must be careful not to hold beliefs if the work was contrary to its interests ..." He added, "Since there is no official basis blaming a prince who apologized because he did not fulfill his promise," because "... man it was so simple and easy to comply with the requirements needed at the time, and that one who cheats will always find people who allow themselves deceived. " As a natural result of that view, Machiavelli advises the Prince to be constantly vigilant against the promises of others.

The Prince (The Prince) is often dubbed the "user's guide to the dictator." Machiavelli's career and various writings indicate that in general he tends to the republican form of government than dictatorship. But he was anxious and worried about the political and military weakness of Italy, and longs for a Prince of a powerful country that can manage and drive foreign troops destructive and despised his country. Interesting to note, though a Prince Machiavelli advocated for such actions cruel and cynical, he is himself an idealist and a patriot, and not so able to practice it himself what he is proposing.

Few political philosophers such diganyang acutely experienced by Machiavelli. For years, he cursed like a derivative of the devil, and his name is used as a synonym for duplicity and cunning. (Not infrequently, the bitterest curse to come from those who actually practice the teachings of Machiavelli, a hypocrisy which may principally be approved also by Machiavelli)!

These criticisms are thrown into the face of Machiavelli than moral grounds is not, of course, shows that he has no effect at all. A more direct criticism is alleged objection that his idea was not specifically out of his own head. Not original! It's a bit much have a point. Machiavelli repeatedly asked that he did not propose anything new, but merely shows the techniques that have been implemented by the Princes earlier with great success. Reality show Machiavelli unrelenting while describing his proposal to sample the greatness-greatness that never happened in the days past, or from events in Italy are somewhat renewal. Cesare Borgia (which is being touted by Machiavelli in The Prince) is not to learn the tactics of Machiavelli, on the contrary, Machiavelli who learned from him.

Although Benito Mussolini was one of the few political leaders who had publicly praised Machiavelli, because it is no doubt a large number of prominent political figures have never read The Prince carefully. It is said that Napoleon always sleep on the pillow tucked beneath her book The Prince, as well as they say carried out by Hitler and Stalin. However, it is not apparent that Machiavelli is more commonly used tactic in modern politics than in the period before The Prince was published. This is the main reason why Machiavelli is not placed higher than the place now in this book.

However, if effect, Machiavelli's thought in political practice is not so clear, its influence in political theory does not need to be debated. Previous writers such as Plato and St. Augustine, has linked politics with ethics and theology. Machiavelli discussed the history and politics entirely in terms of human and ignore moral considerations. The central problem, he says, is not how people should behave, rather than who should be in power, but how real people can gain power. Political theory is discussed today in a way more realistic than ever before without minimize the significance of the influence of Machiavelli. This person can properly be considered one of the important founders of modern political thinkers.