Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Agustus 2011

Sejarah Wedding Cake

http://img405.imageshack.us/img405/9994/wedding5.jpg




Kalau kita menghadiri sebuah resepsi pernikahan, international wedding khususnya, kita pasti akan menemukan kue pengantin (wedding cake). Kalau pernikahannya mewah, pasti wedding cakeknya juga cantik dan tinggi. Nah Foodlovers tau ngga sih kenapa pada international wedding selalu ada wedding cake? Berikut ini akan dibahas mengenai sejarah wedding cake.


Sejarah


Ritual menyajikan kue pengantin pada acara pernikahan dimulai di Inggris pada abad pertengahan atau sekitar abad ke-15. Ketika itu kue pengantin terbuat dari gandum, dan anehnya, kue dilemparkan ke pengantin wanita sebagai simbol kesuburan. Pada jaman itu, kue pengantin juga disajikan sebagai dessert.

Tidak hanya wedding cake tapi juga semua makanan yang dipanggang, yang termasuk scone dan biskuit, ditumpuk tinggi dan pasangan berusaha untuk mencium puncak kue. Semakin tinggi tumpukan maka semakin baik dan bila berhasil mencium puncak kue tanpa menjatuhkannya diyakini sepanjang pernikahan akan mendapat kemakmuran.


Scone

Pada 1600-an, seorang koki Prancis yang datang mengunjungi Inggris cukup terkejut dengan ritual menumpuk kue yang dianggapnya kurang rapi. Dia merekomendasikan menggunakan pegangan sapu sebagai tonggak yang menahan kue. Namun cara ini tidak bertahan lama.

Di abad ke-17, “bride pie” adalah kue pengantin yang popular. Mulai dari pie manis hingga pai berisi daging kambing cincang. Pada jaman itu, cincin imitasi dimasukkan ke dalam pai menjadi hal yang ditunggu-tunggu bagi para undangan yang masih bujang. Jika mereka mendapat cincin di dalam pai, diartikan merekalah calon pengantin selanjutnya.

http://img830.imageshack.us/img830/4682/p82190821b.jpg
Bride Pie


Zaman Modern

Kue pengantin seperti sekarang ini mulai dibuat sejak abad ke-18 di London. Ceritanya dimulai saat William Rich yang sedang magang jatuh cinta pada putri bosnya. William terinspirasi keindahan puncak gereja St. Bride dan berusaha mengesankan pujaannya dengan membuat kue yang besar dan indah. Sang wanita pun terkesan dengan bentuk kue yang disajikan William karena berbeda dengan kue-kue umum yang berbentuk rata pada jaman itu.

Walaupun begitu, kue pernikahan yang bertingkat belum populer disajikan hingga tahun 1840. Kue pernikahan yang megah dan penuh dengan hiasan akhirnya menjadi wajib disajikan setelah disajikan pada pernikahan Ratu Victoria dan Pangeran Albert (London). Kemegahan kue pernikahan disimbolkan dengan banyaknya hiasan dari gula dan fondant, dimana dulu gula menjadi barang mewah karena harganya yang mahal.

Namun sejak Perang Dunia pertama, pembagian bahan pokok sangat ketat dan jumlah gula tidak mencukupi untuk hiasan kue pengantin yang megah. Akhirnya kue pernikahan dimodifikasi dengan buah dan kardus. Kue pengantin mengutari kardus yang menjadi rangka kue dan membuatnya nampak mewah walaupun budget terbatas.


sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9964960

Selasa, 25 Januari 2011

Sejarah Keju

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/38/9-alimenti%2C_formaggi%2CTaccuino_Sanitatis%2C_Casanatense_4182..jpg/220px-9-alimenti%2C_formaggi%2CTaccuino_Sanitatis%2C_Casanatense_4182..jpg
Keju, Tacuinum sanitatis Casanatensis (abad ke-14).


Sejarah


Keju adalah makanan kuno yang sudah diproduksi sejak zaman prasejarah walaupun tidak ada bukti pasti kapan pembuatan keju pertama kali dilakukan.Masyarakat prasejarah mulai meninggalkan gaya hidup nomaden dan beralih menjadi beternak kambing, domba maupun sapi.Dengan beternak, masyarakat mulai mengenal susu dan kegunaannya.Persediaan susu pun jadi meningkat sehingga orang-orang mulai menyimpannya dalam bejana tanah liat ataupun kayu.Karena kebersihan yang kurang, terkena sinar matahari secara langsung atau terkena panas dari api maka susu dalam bejana tersebut menjadi asam dan kental.Setelah dicoba ternyata susu tersebut masih dapat dimakan.Itulah pertama kalinya manusia menemukan keju krim asam (sour cream cheese).

Keju krim manis (sweet cream cheese) juga ditemukan secara kebetulan.Ada dua legenda yang menceritakan bagaimana manusia menemukan tipe keju ini.Yang pertama menceritakan bahwa ada beberapa pemburu yang membunuh seekor anak sapi.Mereka membuka perut sapi tersebut dan menemukan sesuatu berwarna putih yang ternyata memiliki rasa yang enak.Karena adanya suatu enzim yang bernama rennet di dalam perut sapi, maka susunya pun menjadi kental sehingga menjadi apa yang kita sebut keju saat ini.

Cerita lainnya mengatakan bahwa keju ditemukan pertama kali di Timur Tengah oleh seorang pengembara dari Arab. Pengembara tersebut melakukan perjalanan di padang gurun dengan kudanya.Ia membawa susu di pelananya untuk menghilangkan dahaganya. Setelah beberapa lama, ia pun berhenti untuk meminum susu yang dibawanya.Ternyata, susu tersebut telah berubah menjadi air yang pucat dan gumpalan-gumpalan putih. Hal ini disebabkan pelana yang digunakan untuk menyimpan susu terbuat dari perut binatang (sapi, kambing ataupun domba) yang mengandung rennet.Kombinasi dari rennet, cuaca yang panas dan guncangan-guncangan ketika mengendarai kuda telah mengubah susu pengembara tersebut menjadi keju.Setelah itulah, orang-orang mulai menggunakan enzim dari perut binatang untuk membuat keju.

sumber : Wikipedia

Kamis, 30 Desember 2010

Sejarah Minuman COCKTAIL



Koktail (bahasa Inggris: Cocktail) adalah minuman beralkohol yang dicampur dengan minman atau bahan-bahan lain yang beraroma. Sebelum disajikan dalam gelas khusus Koktail, minuman ini diaduk atau diguncang-guncang supaya bahan-bahannya tercampur. Minuman beralkohol yang sering dijadikan Koktail adalah Gin, Whisky, Rum, dan terutama Vodka.

Menurut Jerry Thomas dalam buku Bartender's Guide or Hom to Mix Drinks terbitan tahun 1862, bahan dasar resep Koktail adalah minuman beralkohol yang dicampur dengan gula, air, dan Bitter. Istilah Koktail berangsur-angsur mengacu kepada hampir semua minuman campur yang mengandung alkohol. Di zaman sekarang, Koktail biasanya dibuat dari satu jenis atau lebih minuman beralkohol ditambah perisa berupa Liqueur, sari buah, gula, madu, air, es, minuman karbonasi, susu, krim susu, rempah-rempah, bitter, dan sebagainya. Sekarang Vodka sering digunakan sebagai pengganti Gin dalam Koktail tradisional yang menggunakan Gin (misalnya Gimlet, Martini atau Collins).


Asal-Usul


Sangat banyak penjelasan tentang asal usul isatilah Koktail, namun tidak ada yang betul-betul memuaskan. Istilah Cocktail kemungkinan mengacu kepada rasa terkejut ketika melihat warna-warni yang dihasilkan dari mencampur minuman beralkohol dengan minuman berwarna

Stanley Clisby Arthur dalam buku Famous New Orleans Drinks and how to Mix Em, menceritakan tentang pengungsi Perancis bernama Antoine Amedie Peychaud yang menetap di New Orleans pada tahun 1793. Peychaud adalah seorang apoteker berpraktik yang juga membuat sendiri minuman Bitter. Ia meracik obat sakit perut berupa Bitter dan Brandy yang dicampurnya di cangkir telur (Bahasa Perancis: Coquetier). Bagi telinga orang Amerika, Coquetier terdengar sebagai Cocktail. Kemungkinan lain istilah Cocktail berasal dari cangkir telur (Coquetier) yang dipakai untuk menyajikan minuman oleh orang New Orleans di awal abad ke-19.

Menurut sebuah cerita yang populer, pencipta Cocktail adalah wanita pramutama bar. Namanya Betsy Flanagan. Pada tahun 1779, ia menyajikan minuman berhias bulu ekor ayam jantan (Bahasa Inggris: Cocktail) untuk serdadu Perancis. Bulu ekor ayam tersebut dicabutnya dari ayam jantan milik tetangga. Kisah ini dibantah oleh William Grimes yang menjelaskan dalam buku Straight Up or On the Rocks: A Cultural History of American Drinks, bahwa Betsy Flanagan adalah tokoh fiksi dalam cerit The Spy karya James Fenimore Cooper.

Hampir serupa dengan kisah Betsy Flanagan, kisah lain menceritakan istilah Cocktail tercipta di masa Perang Revolusi Amerika. Kedai minuman di dekat Yorktown, New York, ramai dikunjungi serdadu Amerika dan Perancis yang berada di bawah komando George Washington dan Marquis de Lafayette. Serdadu Amerika senang minum Whisky atau Gin, namun sebaliknya serdadu Perancis senang minum anggur atau Vermouth. Kalau malam sudah larut, para serdadu sering mencampur-campur minuman digelas sebelum bersulang. Seorang prajurit mencuri ayam jantan dari rumah tetangga yang dipercaya sebagai pendukung George dari Inggris. Setelah dimasak, ayam tersebut dimakan beramai-ramai dan bulu ekornya dijadikan penghias minuman. Ketika bersulang, mereka meneriakkan, "Vive le Cocktail" ("hidup ekor yam jantan"), dan minumn itu kemudian disebut Cocktail.


Sejarah

Dokumen tertua memuat istilah Coctail adalah surat kabar The Farmer's Cabinet terbitan Amherst, New Hampshire, 28 April 1803. Dalam editorial harian ini, pembaca yang bertanya cara mengatasi tidak enak badan sehabis minum alkohol diberi nasehat, "...minum saja segelas Cocktail, sangat baik untuk sakit kepala..."

Definisi tertua tentang Koktail dimuat di surat kabar terbitan Hudson, New York, Balance and Columbian Repository, 13 Mei 1806. Dalam artikel yang menjawab pertanyaan pembaca tentang "Apa itu Koktail?". "Koktail adalah minuman beralkohol yang menstimulasi, dibuat dari berbagai jenis minumna beralkohol, ditambah gula, air dan bitter (minuman keras beraroma rempah)-secara asal-asalan sering disebut "Bitter Sling" (campuran minuman beralkohol dengan air, gula, sari buah jeruk atau lemon, ditmbah bitters).
Buku How to Mix Drinks or The Bon Vivant's Companion terbitan tahun 1862 oleh Jerry Thomas adalah buku resep Koktail pertama di dunia. Selain berbagai resep minuman seperti Punch, Sours dan Sling, disertakan pula 10 resep minumna yang disebut Koktail. Dalam resep-resep tersebut, penambahan Bitter membedakan Koktail dengan minuman yang lain.

Pada pertengahan tahun 1800-an, istilah Cocktail sudah dipakai di Amerika Serikat untuk Aperitif sebelum makan malam. Pada akhir abad ke-19, istilah Koktail juga berarti makanan yang dihidangkan sebagai hidangan pembuka. Oleh karena itu, hingga kini dikenal Koktail Buah, Koktail Udang, dan Koktail Tiram. Namun setelah berlakunya Pelarangan Minuman Beralkohol di AS, istilah Koktail secara umum berarti minuman beralkohol.

Pesta yang diadakan Nyonya Julius S. Walsh Jr dari St. Louis, Missouri pada bulan Mei 1917, diperkirakan sebagai pesat Koktail pertama di dunia. Tentang pesta Ny. Walsh, St Paul Pioneer Press menulis, "Tidak salah lagi, cara terbaru menarik perhatian masyarakat adalah mengadakan pesta Koktail." Pada hari Minggu di musim semi, Ny. Walsh mengundang 50 tamu ke rumah kediamannya yang dilengkapi bar pribadi untuk berpesta. Pesta berlangsung selama satu jam. Dimulai sejak tengah hari, makan siaang disajikan pukul 1 siang. Hingga saat ini, rumah yang menjadi lokasi pesta Koktail pertama di dunia masih berdiri. Pada tahun 1924, Keuskupan Agung St. Louis membeli rumah besar milik keluarga Walsh dan menjadikannya rumah tinggal Uskup Agung.

Ketika penjualan minuman beralkohol dilarang oleh Undang-Undang Pelarangan Minuman Beralkohol di Amerika Serikat (1920-1933), Koktail masih bisa diminum secara ilegal di bar-bar yang disebut Speakeasy. Kualitas minuman beralkohol yang dijual jauh lebih rendah dari sebelumnya dan pramutama bar sering asal-asalan sewaktu membuat Koktail.

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6449113

Jumat, 26 November 2010

Sejarah Permen Jahe

http://w13.itrademarket.com/pdimage/34/90834_permenjahe200pixel.jpg

Di antara tumpukan makanan ringan di sebuah rumah makan di Parakan, sebuah kota kecamatan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terdapat permen jahe. Mereka yang sudah berumur pasti akan terkejut ketika melihat permen yang di labelnya tertulis “Gember Bonbons”. Permen bikinan Pasuruan, Jawa Timur, itu ternyata masih ditemukan di pasar sekaligus memiliki sejarah panjang.

Labelnya yang bergambar rimpang jahe dan bagian tepinya ada kotak-kotak kecil biru-putih makin mengingatkan orang pada permen yang masih dikenal luas beberapa tahun yang lalu. Penulisan merek dagang “Paberik Kembang Gula, SINA, Pasuruan” makin memastikan permen ini permen “masa lalu”. SINA adalah produsen permen ini, yaitu PT Sindu Amrita.

Permen jahe memang merupakan permen yang tergolong kuno. Berbicara permen ini bukan hanya berbicara puluhan tahun lalu, tetapi ratusan tahun. Setidaknya permen ini sudah tercatat di dalam buku Island of Java karya John Joseph Stockdale, pelancong berkebangsaan Inggris, yang menyebutkan, pada tahun 1778 Belanda mengirim sebanyak 10.000 pon (atau sekitar 5.000 kilogram) produk yang disebut candied ginger dari Batavia ke Eropa. Makanan ini digemari di Eropa karena menyembuhkan kembung atau dalam istilah ilmiah disebut flatulensi.
Keberadaan permen dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama di Pulau Jawa, sulit untuk ditelusuri asal usulnya. Kita hanya bisa menduga, seperti yang diungkapkan Prof Denys Lombard, yang menyebutkan gaya hidup Belanda mulai diserap oleh penduduk Nusantara sekitar pertengahan abad ke-19 ketika sejumlah priayi diangkat menjadi pejabat dan mulai mengenyam pendidikan Belanda. Permen sangat mungkin bagian dari gaya hidup itu.

Kesulitan untuk melacak juga akibat pengelompokan makanan ini menjadi rancu karena banyak variasi produk jenis ini. Di kalangan orang Jawa dikenal berbagai makanan bersumber dari gula, seperti permen, kembang gula, gulali, bonbon, manisan, harum manis, loli, dan ting-ting.
Pengelompokan makanan ringan yang manis, berdasar dari kamus, mungkin bisa menolong meski tidak tepat benar. Kelompok makanan ini disebut gula- gula. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia karya Badudu-Zain, kata gula-gula berarti macam-macam penganan atau manisan dari gula. Cakupan dalam kelompok ini sangat luas sekali, seluruh makanan yang bersumber dari gula. Dalam bahasa Inggris istilah yang tepat untuk ini adalah confectionary. Sedangkan dalam bahasa Belanda disebut bonbon.

Kembang gula sendiri dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia itu adalah makanan yang terbuat dari gula. Orang Jawa menyebut makanan manis ini lebih singkat mbanggulo. Penjelasan ini pasti tidak memuaskan karena menjadi rancu dengan gula-gula di atas. Meski demikian, pencarian padanan kosakata ini di dalam bahasa Inggris menemukan istilah yang tepat untuk ini adalah candy, sedangkan dalam bahasa Belanda disebut lollie. Jadi berdasarkan pemadanan itu, maka kembang gula merupakan salah satu jenis dari gula-gula.
Bila di Indonesia dikenal ada nama permen, maka sebenarnya permen adalah salah satu jenis kembang gula yang terasa pedas di lidah. Kata permen sendiri kemungkinan terkait dengan dengan peppermint, permen pedas karena ada kandungan minyak peppermint. Peppermint adalah senyawa aromatik yang berasal dari daun tanaman yang menghasilkan mentol, yaitu Menthas arvensis yang biasanya digunakan untuk memberi rasa pada makanan, pasta gigi, dan obat- obatan. Orang Belanda menyebut makanan ini dengan sebutan peppermunt.
Orang Indonesia, terutama orang Jawa, kemungkinan kesulitan untuk mengatakan peppermint hingga muncul kata permen. Dalam perkembangannya, istilah ini menjadi rancu karena semua makanan ringan yang manis dimasukkan dalam permen, seperti permen jahe, permen coklat, dan permen karet.
Dengan memahami berbagai istilah itu, maka dugaan munculnya kembang gula di Nusantara terkait dengan pendirian pabrik gula. Pabrik gula pertama berada di Batavia, yang sekarang bernama Jakarta pada 1700-an. Pada tahun 1710 tercatat 131 penggilingan tebu di Batavia. Di wilayah bagian selatan Batavia didirikan pabrik gula yang masih jauh dari penggunaan mesin dan uap air panas untuk produksi gula.

Saat itu, pabrik gula digerakkan oleh tenaga kerbau atau manusia. Tenaga ini akan memutar dua silinder. Di tengah silinder itu dimasukkan tebu. Dari pemerasan ini dihasilkan cairan. Cairan ini kemudian dikeringkan dengan dimasak hingga menjadi kental.
Ada tiga kategori gula berdasarkan tingkat keputihannya. Gula kualitas pertama yang paling putih diekspor ke Eropa. Kualitas yang kedua dikirim ke India Barat (yang dimaksud adalah bagian barat India), dan kualitas ketiga atau yang paling coklat dikirim ke Jepang. Di antara produk yang diekspor itulah terdapat permen jahe alias candied ginger.
Kembali ke soal asal usul kembang gula alias permen. Buku kecil dengan tebal 34 halaman milik kolektor asal Semarang, Handoko, berjudul Atoerannnja Membikin Permen (Kembang Goela) karya orang yang bernama Radius yang terbit tahun 1936, bisa sedikit membantu pelacakan soal permen alias kembang gula.

Dari klaim buku tersebut dengan menyebutkan “Boekoe-boekoe dalem bahasa Melajoe jang sanggoep menjokoepi itoe keinginan, toroet taoe kita sampe sekarang belon ada,” kita bisa menduga industri kembang gula masih dikuasai kelompok elite yang paham bahasa Belanda. Industri permen belum menjadi industri rumahan. Dengan informasi itu pula, kita menduga teknologi permen dibawa oleh orang Belanda.
Buku kecil ini juga menginformasikan jenis-jenis kembang gula yang ada saat itu, mulai dari bonbon, permen strong pepermunt, grip, permen kenari, permen kopi, permen busa, permen gombal, dan pastiles. Dari buku tersebut juga diketahui, saat itu sudah terjadi kerancuan istilah antara permen dan kembang gula.

Kembali ke permen jahe. Kembang gula ini masih dapat ditemukan di berbagai tempat meski mulai tidak gampang untuk mendapatkannya. Dulu pembungkus kembang gula ini berasal dari kertas minyak. Belakangan kemudian menggunakan plastik tetapi masih sederhana. Sekarang kemasannya berupa kemasan plastik cetakan. Permen jahe juga ditemukan dengan pembungkus bagian dalam seperti agar-agar. Kita bisa memakan pembungkus itu yang terasa lembut.
Kembang gula yang lain yang tergolong tua adalah kembang gula asem. Catatan tentang kembang gula ini masih sangat sedikit. Akan tetapi, keberadaan pohon asem sendiri menarik banyak perhatian para pelancong dari Barat ketika berada di Nusantara. Selain John Joseph Stockdale yang mencatat keberadaan pohon asem itu adalah Albert S Bickmore, pengelana asal Amerika Serikat, dalam buku Travels in The East Indian Archipelago (1868).
Bickmore memang tidak menceritakan soal kembang gula asem itu, tetapi ia bercerita tentang banyaknya pohon asem di pinggir jalan yang digunakan untuk peneduh di sepanjang jalan di Surabaya. Sejumlah jalan di banyak kota, bahkan di Jakarta, masih ditemukan keberadaan pohon asem ini.

Pohon asem yang melimpah itu kemungkinan mengilhami orang untuk membikin kembang gula asem. Hingga sekarang kita masih bisa menemui kembang gula asem ini dari yang tradisional, yaitu gula dicampur asem, kita bisa merasakan kekasaran gulanya, hingga yang sudah berupa kembang gula cetakan.

Permen, benda kecil yang ternyata memiliki catatan sejarah. Pengetahuan mengenai permen bukan hanya mengungkap tentang makanan ringan itu, tetapi juga tentang sebuah gaya hidup.


sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6058511

Sejarah Permen Tongkat

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsHHguEpxgrlspn1O1qPIHF9DxKRXst_-A9qicHqnlvxNxApD59clfSswB-ayyeoNQ8VhkcRH8OLKzrCB387s_shuqogHsCXJV_MZc7dcD_LORiYkgpDzgakqB9bsDxlCy34WaqLJhMY-D/s320/180px-Candy_canes.png

Sejarah


Pembuat permen tongkat yang pertama adalah pendeta Perancis dari awal tahun 1400-an. Pada mulanya, permen ini keras, berbentuk batang permen yang lurus dan hanya berwarna putih. Menurut catatan sejarah gereja, permen ini menjadi bentuk tongkat berkat ide kepala paduan suara Katedral Köln. Ia mendapat kesulitan untuk mendiamkan anak-anak yang sering ribut sewaktu misa berlangsung. Sewaktu berada di toko permen, ia melihat permen keras berbentuk tongkat lurus berwarna putih. Menurut pemikirannya, anak-anak pasti tidak ribut sementara memakan permen yang perlu waktu lama sebelum habis dimakan. Selain itu, ia meminta pembuat permen untuk membengkokkan permen tongkat tersebut agar bentuknya seperti tongkat gembala. Sebelum misa berlangsung, anak-anak dikumpulkan untuk mendengarkan cerita tentang arti simbolis permen tongkat gembala berwarna putih. Setelah mendapat permen tongkat, anak-anak tidak lagi membuat ribut.

Sebagai hiasan Natal

Beberapa ratus tahun kemudian, orang Jerman mulai menghiasi pohon Natal dengan permen tongkat yang dibentuk melengkung agar mudah disangkutkan. Anak-anak menunggu saat permen tongkat yang menjadi hiasan pohon Natal boleh diambil, biasanya pada hari Epifani tanggal 6 Januari.

Permen tongkat dibawa ke Amerika Serikat oleh orang Eropa sebelum revolusi 1776. Walaupun demikian, permen tongkat belum identik dengan perayaan Natal di Amerika hingga dua dekade sebelum Perang Saudara. Ketika itu, orang Amerika mulai merayakan Natal dengan hadiah, pohon Natal, dan acara berkumpul bersama keluarga. Pada tahun 1847, imigran Jerman bernama August Imgard menjadi orang pertama yang menghiasi pohon Natal yang ada di rumahnya di Wooster, Ohio dengan permen tongkat.

Sebelum tahun 1990-an, kartu pos bergambar masih dihiasi gambar permen tongkat berwarna putih. Permen tongkat bergaris-garis merah diperkirakan pertama kali muncul pada tahun 1920-an. Seorang pemilik toko permen di Albany, negara bagian Georgia, Amerika Serikat bernama Bob McCormick menemukan cara memilin permen tongkat berwarna. Teknik tersebut segera ditiru pembuat permen yang lain. Permen tongkat rasa mint juga diperkirakan mulai dibuat pada waktu yang hampir bersamaan.

sumber : KASKUS

Sabtu, 20 November 2010

Sejarah Black Forest

http://opix4shared.files.wordpress.com/2008/07/red_ribbon_black_forest.jpg

Sejarah Black Forest


Kue ini diberi nama bukan dari "Black Forest" (Schwarzwald) nama gunung di Jerman selatan-barat melainkan dari minuman keras khusus dari daerah itu, dikenal sebagai Schwarzwälder Kirsch (Wasser) dan disuling dari ceri tart. Ini adalah bahan, dengan rasa khas cherry pit dan alkohol, yang memberikan kue ini rasa khusus yang menggoda. Ceri, krim, dan Kirschwasser pertama kali dikombinasikan dalam bentuk makanan penutup dimana ceri yg dimasak disajikan dengan krim dan Kirschwasser, sementara kue yg menggabungkan ceri, biskuit dan krim (tapi tanpa Kirschwasser) mungkin berasal dari Jerman.

Penjual manisan Josef Keller (1887-1981) mengaku telah menemukan Schwarzwälder Kirschtorte dalam bentuk yang sekarang pada tahun 1915 di Café Agner kemudian terkenal di Bad Godesberg, sekarang pinggiran kota Bonn sekitar 500 km sebelah utara Black Forest. Tapi sampai sekarang, klaim ini belum dapat dibuktikan.

Dari mana persisnya asal kue ini, tak diketahui secara jelas. Meskipun demikian, para sejarawan percaya, kue ini berasal dari daerah Der Schwarzwald atau Black Forrest, di daerah Baden-Wurttemberg. Black Forest mulai dikenal di Jerman pada akhir abad 16 dengan sebutan Schwarzwälderkirschtorte, yang berarti black forest cherry atau “hutan” ceri nan sepi.

Daerah Schwarzald memang terkenal dengan buah cerinya yang asam dan juga Kirschwasser (brandy ceri tanpa biji yang disuling dua kali, terbuat dari ceri Morello yang asam). Buah-buahan tadi kemudian diolah menjadi lapisan kue tar yang akhirnya dikenal dengan nama cake Black Forest. Cake ini merupakan kue berlapis coklat dengan kirsch, whipped cream, buah ceri yang asam, dan parutan coklat yang melengkung.

Bentuk Black Forest terus berkembang dan mengalami perubahan dan tambahan variasi. setiap orang membuat Black Forest dengan bentuk yang berbeda dan variasi yang berbeda, tetapi tetap tidak melupakan ciri cirinya, yaitu lapisan coklat dan tidak lupa menambahkan ceri.

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5978901

Selasa, 16 November 2010

Sejarah Perusahaan NESTLE

http://admin.csrwire.com/system/profile_logos/10393/original/Nestle.jpg

Mungkin kita semua hanya mengetahui Nestlé adalah sebuah perusahaan makanan-minuman yang bermarkas di kota Vevey, Swiss dan Nestle mendunia melalui melalui beragam produk seperti air mineral, kopi, produk susu dan makanan bayi.

Pendiri

http://img301.imageshack.us/img301/7015/ht3gadyf.jpg

Henri Nestlé, lahir dengan nama Heinrich Nestle (10 Agustus, 1814 – 7 Juli, 1890), adalah pendiri Nestlé S.A., perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia, serta salah satu pencipta utama cokelat susu.

Masa Kecil

Henri Nestlé dilahirkan pada 10 Agustus 1814, di Frankfurt am Main, Jerman. Ia adalah anak ke-11 dari 14 orang anak Johann Ulrich Matthias Nestle dan Anna-Maria Catharina Ehemann. Ayah Henri Nestlé menurut tradisi mewarisi perusahaan dari ayahnya Johann Ulrich Nestle dan menjadi seorang glazier di Töngesgasse.

Pergantian Nama

Sebelum Nestlé mencapai usia 20 tahun pada 1836, ia telah menyelesaikan masa magangnya selama empat tahun dengan J. E. Stein, seorang pemilik perusahaan farmasi. Pada akhir 1839, ia resmi diberikan hak untuk melakukan percobaan-percobaan kimia, membuat obat-obatan berdasarkan resep, dan menjual obat. Pada masa ini, ia mengganti namanya menjadi Henri Nestlé agar lebih cocok dengan kondisi sosialnya yang baru di Vevey, Swiss.

Karir Awal

Pada 1843, Henri Nestlé membeli salah satu industri yang paling progresif dan lincah di region itu pada masa tersebut, yang memproduksi rapeseed. Ia juga terlibat dalam produksi minyak kacang (digunakan sebagai bahan bakar lampu minyak), minuman keras, rum, absinth dan cuka. Ia juga mulai memproduksi dan menjual air mineral bergas dan lemonade, meskipun pada tahun-tahun krisis dari 1845 hingga 1847 Nestlé menghentikan produksi air mineralnya. Pada 1857 ia mulai berkonsentrasi pada penyalaan lampu gas dan pupuk.

Perkawinan

Henri dan Anna Clementine Therese Ehemant menikah pada 23 Mei 1860 di Frankfurt.

Mendirikan Nestlé S.A. Career

Tidak jelas kapan Henri Nestlé mulai mengerjakan proyek susu bayi, namun minatnya didorong oleh sejumlah faktor:

Tingginya tingkat kematian dalam keluarganya. Setengah dari 14 anak meninggal dunia sebelum mencapai usia dewasa.

Latar belakangnya sebagai seorang asisten ahli farmasi.
Istrinya yang tahu benar tentang kematian balita karena ayahnya seorang dokter yang banyak membantu orang miskin.

Henri Nestlé mencampurkan susu sapi dengan tepung gandum dan gula untuk menghasilkan substistusi susu ibu bagi anak-anak yang tidak dapat disusui. Selain itu, Henri Nestlé dan Jean Balthasar Schnetzler, sahabatnya dan seorang ilmuwan dalam nutrisi manusia, menyingkirkan asam dan kanji dari tepung gandum karena bayi sulit mencernanya. Produk ini dapat dipersiapkan hanya dengan menambahkan air dan dianggap sebagai makanan bayi pertama. Orang dengan segera mengakui nilai produk yang baru ini, dan segera, Farine Lactée Henri Nestlé (Tepung Susu Henri Nestlé dalam bahasa Perancis) dijual di berbagai bagian Eropa. Pada 1870-an, Makanan bayi Nestle, yang dibuat dari malt, susu sapi, gula, dan tepung gandum, dijual di AS dengan harga $0,50 per botol.

http://www.nestle.be/GED/00000000/700/703.jpg
Tepung Susu Henri Nestlé

Pensiun

Henri Nestlé menjual perusahaannya pada akhir 1874 dan pindah bersama istrinya ke Villa Nestlé, dan di sana ia menolong orang-orang dengan pinjaman kecil dan menyumbang untuk masyarakat dengan meningkatkan infrastruktur setempat.

Kematian

Henri Nestlé-Ehmant meninggal dunia karena serangan jantung pada 7 Juli 1890.

Berita Lain

Kindermehl mendorong perkembangan perusahaan Nestle dengan sangat cepat hingga menjadi korporat global. “Dalam waktu singkat, ia menunjukkan bakat dalam pemikiran strategi pemasaran”, kata sejarah perusahaan mengenai Heinrich Nestle. “Dalam 7 tahun, ia telah menjual 1,6 juta kaleng Kindermehl di 18 negara di seluruh benua.”

Kritikan atas kesuksesan dan ekspansifnya kebijakan perusahaan pertama kali muncul pada 1975 dalam film pendek ”Bottle Babies” oleh pembuat film dokumenter Peter Krieg. Adegan pertama menunjukkan seorang ibu asal Kenya menggendong bayinya yang sedang menangis ke rumah sakit. Suara dokter menyebutkan gejala-gejalanya: diare, muntah, takikardia (denyut jantung cepat-Red), apnea (nafas berhenti tiba-tiba). Anak tersebut sedang di ambang kematian akibat malnutrisi – setelah sang ibu mengikuti, bukannya menyusui, pesan iklan susu formula yang ada dimana-mana. Film tersebut menunjukkan contoh dari pemasaran secara agresif oleh perusahaan: hadiah sampel didistribusikan di rumah sakit-rumah sakit, hadiah promosional untuk dokter dan bidan, siaran radio dengan slogan: “Susu bubuk milik kaum kulit putih yang membuat bayi Anda tumbuh cerdas dan cemerlang”.

NGO dari Swiss “Aktionsgruppe Dritte Welt” menerbitkan sebuah laporan berjudul: “Nestle membunuh bayi-bayi”. Nestle dengan sukses melakukan perlawanan hukum terhadap publikasi itu, namun dugaan-dugaan terus berlanjut, dan kampanye boikot terhadap Nestle bermunculan di seluruh dunia.
Pada 1981, World Health Assembly mengadopsi Kode Internasional yang dengan tegas mengatur pemasaran dan promosi pengganti Air Susu Ibu: melarang promosi kepada masyarakat umum, melarang promosi melalui fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan, dan melarang pelabelan yang menyesatkan.
Namun, saat ini International Baby Food Action Network (IBFAN) secara periodik masih menerbitkan laporan-laporan pelanggaran terhadap Kode WHO. Kritik-kritik menyebutkan analogi dengan industri rokok: membantah hasil penelitian ilmiah, selalu menemukan celah untuk menghindari pembatasan oleh hukum. Pada 1999, direktur eksekutif UNICEF pada saat itu, menyatakan: “Siapapun yang membuat klaim tentang susu formula untuk bayi yang dengan sengaja merusak keyakinan wanita untuk menyusui tidak pantas dianggap sebagai pengusaha cerdas yang hanya sedang melakukan pekerjaannya, namun sebagai pelanggar hak asasi manusia yang paling buruk.”

Nestle, yang seringkali menjadi sorotan kritik IBFAN, secara rutin menerbitkan laporannya sendiri mengenai berbagai dugaan. Pada banyak kasus, perusahaan menegaskan bahwa tuduhan tersebut “tidak beralasan”, seringkali berurusan dengan produk-produk yang “tidak termasuk dalam Kode, seperti makanan pendamping untuk bayi berusia 6 bulan.” Di situsnya, Nestle menyatakan: “Kami mengikuti langkah-langkah pemerintah nasional menerapkan Kode WHO di semua negara di seluruh dunia.”

Saat ini Nestle sudah menjadi salah satu dari banyak perusahaan yang berjuang untuk mendapatkan bagian pemasaran di pasar yang sedang tumbuh di Afrika dan Asia. Numico, contohnya, adalah pemegang pasar terbesar di Indonesia, negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke-4 di dunia. Menurut dokumen yang berhasil dihimpun, Numico Indonesia berencana untuk “secara agresif meningkatkan cakupan dan distribusi”. Salah satu target yang telah dicanangkan adalah “memperkuat Tim Medis untuk memperluas cakupan petugas kesehatan dan rumah sakit”. Dalam segmen “premium dan standar”, perusahaan ini akan berfokus pada dokter; sedangkan pada segmen “ekonomi”, bidan menjadi fokusnya.

sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5841335

Jumat, 12 November 2010

Sejarah Yoghurt

Berkas:Dadiah2.jpg

Yoghurt
atau yogurt, adalah susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Yoghurt dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk susu kacang kedelai. Tetapi produksi modern saat ini didominasi susu sapi. Fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat, yang berperan dalam protein susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan bau yang unik pada yoghurt. Yoghurt sering dijual apa adanya, bagaimanapun juga rasa buah, vanilla atau coklat juga populer.

Sejarah

Ada bukti bahwa produk susu budidaya telah diproduksi sebagai makanan selama paling sedikit 4500 tahun, sejak milenium ke-3 SM. Yoghurt paling pertama kemungkinan terfermentasi secara spontan oleh bakteri liar yang hidup pada tas kulit kambing yang dibawa oleh bangsa Bulgar, orang nomadik yang mulai bermigrasi ke Eropa pada abad ke-2 M dan akhirnya menetap di Balkan pada akhir abad ke-7. Sekarang, banyak negara memiliki yoghurtnya sendiri, walaupun sampai sekarang belum ada bukti yang jelas mengenai siapa yang menemukan yoghurt.


Teori bahwa yoghurt digunakan oleh orang-orang Turki kuno didasarkan pada buku Diwan Lughat al-Turk oleh Mahmud Kashgari dan Kutadgu Bilig oleh Yusuf Has Hajib yang ditulis pada abad ke-11. Pada kedua buku, kata yoghurt disebutkan dan digambarkan sebagaimana yang digunakan oleh orang Turki nomadik, dengan kata yoghurt digambarkan dalam berbagai bagian. Juga, pertama kali orang Eropa mengenal yoghurt dapat dilihat pada sejarah klinik Perancis ketika Francis I menderita diare yang mematikan dan tidak ada dokter Perancis yang mampu menyembuhkannya. Namun, sekutunya Suleiman si Hebat mengirim seorang dokter, dan dengan bantuan yoghurt ia dapat disembuhkan dan orang Eropa dipercaya mengenal yoghurt untuk pertama kalinya dengan insiden itu.


Yoghurt tetap menjadi makanan di Asia Selatan, Asia Tengah, Asia Barat, Eropa Tenggara dan Eropa Tengah hingga 1900. Teori yang belum dibuktikan oleh biologis Rusia bernama Ilya Ilyich Mechnikov bahwa konsumsi berat yoghurt-lah yang menyebabkan rentang hidup petani Bulgaria yang panjang.


Mechnikov yang mempercayai Lactobacillus penting untuk kesehatan, berusaha mempopulerkan yoghurt sebagai bahan makanan di Eropa. Wiraswastawan yang bernama Isaac Carasso tertarik untuk membuat industri yoghurt. Pada 1919, Carasso memulai yoghurt komersial di Barcelona, menamakan bisnisnya Danone berdasarkan nama anaknya. Di Amerika Serikat, lebih dikenal dengan nama ‘Dannon’.


Yoghurt dengan tambahan selai buah diciptakan untuk melindungi yoghurt dari pembusukan. Ini dipantenkan pada 1933 oleh Radlická Mlékárna di Praha.


Etimologi 'yoghurt'

Kata diambil dari bahasa Turki yoğurt (pengucapan: [jɔˈurt]) diambil dari kata sifat ‘yoğun’, yang berarti “padat” dan “tebal”, atau dari kata kerja yoğurmak, yang berarti “memijat” dan kemungkinan berarti “membuat padat” aslinya – bagaimana yoghurt dibuat.

Isi

Yoghurt dibuat dengan memasukkan bakteri spesifik ke dalam susu di bawah temperatur yang dikontrol dan kondisi lingkungan, terutama dalam produksi industri. Bakteri merombak gula susu alami dan melepaskan asam laktat sebagai produk sisa. Keasaman meningkat menyebabkan protein susu untuk membuatnya padat. Keasaman meningkat (pH=4-5) juga menghindari proliferasi bakteri patogen yang potensial. Di Amerika Serikat, untuk dinamai yoghurt, produk harus berisi bakteri Streptococcus salivarius subsp. thermophilus dan Lactobacillus delbrueckii subsp. bulgaricus.


Pada kebanyakan negara, produk mungkin disebut yoghurt hanya jika bakteri hidup ada di produk akhir. Produk yang telah dipasteurisasi, yang tidak punya bakteri hidup, disebut susu fermentasi (minuman).


Yoghurt yang telah dipasteurisasi memiliki rentang hidup yang panjang dan tidak membutuhkan kulkas.


Yoghurt kaya akan protein, beberapa vitamin B, dan mineral yang penting. Yoghurt memiliki lemak sebanyak susu darimana ia dibuat.


Karena struktur laktosa yoghurt dirusak, maka yoghurt bisa dikonsumsi orang yang alergi terhadap susu. Yoghurt kaya dengan vitamin B.


Jenis Yoghurt




Yoghurt Dahi


Yoghurt Dahi dari subkontinen India dikenal dengan rasanya yang unik. Istilah Inggris untuk yoghurt spesifik di Bangladesh, India, dan Pakistan adalah curd.


Dadiah atau Dadih


Dadiah atau Dadih adalah yoghurt tradisional dari Sumatera Barat yang dibuat dari susu kerbau. Dadiah difermentasi dalam tabung bambu.


Labneh atau Labaneh


Yoghurt Labneh dari Lebanon adalah yoghurt yang telah dipadatkan yang digunakan untuk sandwich. Minyak olive, potongan mentimun, olive, dan berbagai macam herba hijau kadang-kadang ditambahkan. Labneh dapat ditebalkan lagi dan digulung membentuk bola, lalu diawetkan dalam minyak olive, dan difermentasi untuk beberapa minggu. Terkadang digunakan beserta bawang bombay, daging, dan kacang untuk Lebanese pie atau Kebbeh كبة balls.


Bulgarian ("Кисело мляко")


Yoghurt Bulgaria, umumnya dikonsumsi apa adanya, populer karena rasa, aroma dan kualitasnya. Kualitas muncul dari Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus strain yang digunakan di Bulgaria dan Macedonia. Produsen yoghurt Bulgaria mengambil langkah untuk melindungi trademark yoghurt Bulgaria di Eropa dan untuk membedakannya dengan produk lain yang tidak mengandung bakteri hidup.


Yoghurt Bulgaria dan Macedonia seringkali disaring dengan cara menggantungnya pada pakaian untuk beberapa jam untuk mengurangi kadar air. Hasil yoghurtnya lebih creamy, kaya dan lembut pada rasanya karena peningkatan lemak. Menggantungnya semalaman menghasilkan yoghurt yang terkonsentrasi mirip dengan keju krim. Yoghurt juga digunakan untuk menyiapkan salad susu Bulgaria. Versi komerial yoghurt saringan ada.


Sup dingin populer yang dibuat dBulgarian ("Кисело мляко") === Yoghurt Bulgaria, umumnya dikonsumsi apa adanya, populer karena rasa, aroma dan kualitasnya. Kualitas muncul dari Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus strain yang digunari yoghurt populer pada musim panas di Bulgaria, Macedonia, dan Turki. Disebut tarator dan cacık, berturut-turut, dibuat dengan Ayran, mentimun, bawang putih, dan kenari tanah di Bulgaria dan umumnya tidak memakai kenari di Turki.


Minuman yoghurt


Lassi adalah semacam minuman berbasis yoghurt yang asal mulanya dari subkontinen India (seperti India, Pakistan dan Bangladesh), biasanya dibuat asin atau manis. Lassi asin biasanya diberi rasa cumin yang dibakar dalam tanah dan cile pepper; sedangkan rasa manis dengan rosewater, lemon, mangga atau jus buah lainnya. Minuman berbasis yoghurt lainnya, minuman asin yang disebut ayran, populer di Azerbaijan, Turki, Bulgaria, Macedonia, Kazakhstan dan Kyrgystan. Dibuat dengan cara mencampur yoghurt dengan air dan menambah garam. Minuman sama yang dikenal tan di Armenia dan "Laban Ayran" di Syria. Minuman yang mirip, Doogh, populer di Timur Tengah antara Lebanon dan Iran; berbeda dari ayran karena menambah herb, biasanya mint, dan dikarbonisasi, biasanya dengan air seltzer??. Di AS, minuman berbasis yoghurt seringkali dijual dalam nama seperi "yoghurt smoothie" atau "drinkable yoghurt".


Minuman yoghurt yang populer di Kanada, Inggris, dan Irlandia, disebut Yop yang dijual di supermarket dan toko-toko tertentu.


Kefir


Kefir adalah minuman susu fermentasi berasal di Kaukasus. Beberapa peternakan Amerika menawarkan minuman yang disebut "kefir" untuk beberapa tahun dengan rasa buah tapi tanpa karbonisasi atau alkohol. Hingga 2002, bernama seperti "drinkable yoghurt" dan "yoghurt smoothie" telah diperkenalkan.


sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Yoghurt

Selasa, 19 Oktober 2010

Sejarah Mengenai Teh


http://i586.photobucket.com/albums/ss306/saputra_02/pucukTeh.jpg
pucuk daun teh




‘Teh' dengan segala variasinya di dunia dalam pengejaan dan pengucapan berasal dari sumber tunggal. ‘ Te ', berarti ‘teh' dalam dialek Cina Amoy. Bahasa Cina nasional dari kata teh, ‘ cha ', juga menghasilkan beberapa turunan kata lain di dunia.
Teh masuk ke Eropa pada awal abad ketujuhbelas. Dibandingkan kelebihan teh dalam hal pengobatan, bangsa Eropa lebih memilih aroma kopi. Hanya diantara beberapa golongan kecil dari kaum bangsawan, yang mempopulerkan teh.
Masuknya Teh ke Eropa

Pada awal abad ketujuh belas pedagang dari bangsa Belanda dan Portugis pertama kali memperkenalkan teh ke Eropa. Pedagang Portugis mengirimkan dengan kapal dari pelabuhan Cina, Macau, sedangkan pedagang Belanda membawanya dari Indonesia ke Eropa.



Bangsa Cina telah minum teh selama 5.000 tahun. Asal mula teh pada awalnya masih merupakan legenda . Legenda yang paling terkenal adalah cerita tentang Kaisar Shen Nung
http://outeapoci.files.wordpress.com/2008/06/ou-tea-shennung.gif
Kaisar Shen Nung

Sejarah

Penemuan teh olehnya belum ditempatkan secara tepat dalam sejarah, yaitu pada tahun 2737 sebelum masehi.
Selama ribuan tahun, bangsa Cina meminum teh untuk kesehatan dan kenikmatan. Tidak seorangpun tahu apa yang menyebabkan mereka tertarik dengan daun hijau serta mengkilap dari Camellia sinensis , tetapi legenda popular dapat memberi pengetahuan kepada kita.

Pada suatu hari, ketika Kaisar Shen Nung akan minum air mendidih, beberapa daun dari pohon yang menjuntai tertiup angin dan jatuh di panci berisi air mendidih tersebut. Sang Kaisar ingin tahu dan memutuskan untuk mencicipi air rebusan yang tidak menyerupai minuman tersebut. Kaisar menemukan air rebusan itu sedap dan menyegarkan tubuh.

Legenda dari India menghubungkan penemuan teh dengan biarawan Bodhidharma. Sang biarawan sangat kecapekan setelah mengakhiri pertapaannya selama 7 tahun. Dalam keputus-asaan dia mengunyah beberapa daun yang tumbuh didekatnya, yang dengan serta-merta menyegarkannya kembali.
India saat ini merupakan penghasil teh terbesar di dunia, tetapi tidak ada catatan sejarah mengenai minum teh di India sebelum abad kesembilan belas. Eksperimen dari Bodhidharma mengunyah teh tidak pernah disebarkan kepada masyarakat umum pada saat itu.

Metode pembuatan teh dengan panci terbuka yang diperkenalkan oleh Kaisar Shen Nung terbukti setelah sekian lama waktu berjalan. Hal tersebut membutuhkan waktu 4.000 tahun sebelum metode pembuatan teh yang kita kenal sekarang dikembangkan.
Pada masa Dinasti Ming (1368-1644), bangsa Cina mulai membuat teh dengan air mendidih. Dengan sedikit adaptasi, tempat penuang anggur tradisional dari China yang menggunakan penutup menjadi teko teh yang sempurna.


Minuman baru yang datang bersamaan dengan muatan sutera dan rempah-rempah ini tidak mengalami sukses dalam sekejap.

Bangsa Eropa mencicipi teh, tetapi mereka lebih memilih aroma kopi. Sedangkan pedagang Inggris menunggu hingga tahun 1652 sebelum akhirnya mulai memperdagangkan teh.
Bangsa Rusia merupakan penggemar awal teh. Teh yang mereka konsumsi datang melalui jalur darat dari Cina menggunakan kereta yang ditarik oleh unta.
Ketika penggemar teh di Rusia meningkat, barisan unta yang membawa teh semakin memanjang.
Pada akhir abad kedelapan belas, beberapa ribu kereta yang ditarik unta, kira-kira 200-300 kereta pada satu saat menyeberangi perbatasan Cina.
Jalur kereta api lintas Siberia menggantikan kereta yang ditarik unta, tetapi perjalanan romantik tersebut menyisakan ingatan yang popular atas campuran lembut teh hitam Cina yang terkenal sebagai Karavan Rusia.

Kemajuan Melalui Kerajaan

Pada abad ketujuhbelas di Eropa, tak satupun yang menolong penjualan teh selain pelanggan dari keluarga kerajaan.
Acara minum teh menjadi istimewa pada tahun 1662, ketika Raja Charles II dari Inggris menikah dengan Catherine dari Braganza, seorang putri berkebangsaan Portugis dan seorang penggemar teh. Catherine mengawali tradisi minum teh dalam istana, dengan menggunakan mangkuk dan teko teh transparan buatan Cina – dan segera para anggota istana lain mengikuti caranya.

Pada saat itu harga teh dinilai mahal, namun sekarang sudah menjadi umum. Seketika teh menjadi mode dan eksklusif. Menurut sudut pandang kaum bangsawan, hal tersebut merupakan sesuatu yang menarik.

Pada abad ketujuh belas di Eropa, teh merupakan produk praktis yang memiliki kegunaan besar. Kebanyakan air tidak layak diminum. Bagi yang ingin menghindari penyakit, pilihan yang ada tidak membangkitkan semangat: secangkir air mendidih, atau bir yang cukup kuat untuk membunuh bakteri.
Di Inggris dan beberapa negara, dimana bir adalah minuman yang umum untuk sarapan, teh menjadi altenatif lain yang disambut baik. Pada akhirnya teh menjadi pemuas dahaga yang hangat dan menyegarkan, penuh rasa, dan aman untuk diminum.
Pada abad kedelapan belas di keluarga kaya, minum teh merupakan acara dalam perayaan besar.
Daun teh yang bernilai tinggi seringkali disimpan dalam kotak penyimpanan yang berkunci, dimana hanya ada satu kunci.
Sekali atau dua kali dalam seminggu, nyonya rumah akan membuka kuncinya dan menghidangkan teh untuk suguhan dalam keluarga, atau untuk memberi kesan pada tamu istimewa.
Teh disajikan dengan porselin yang memiliki mutu baik, yang menandakan tingkat kekayaan, selain untuk menambah arti dari perayaan. Hal ini juga merupakan kesempatan bagi para wanita untuk memamerkan kulit mereka yang pucat dan struktur tulang yang lembut dibandingkan porselin Cina. Dua atribut ini merupakan tolok ukur kemurnian seorang wanita pada saat itu.

Kehidupan sosial pada awal pertengahan abad kedelapan belas beralih dari kebiasaan seperti kedai kopi digantikan dengan kebun teh. Kebun teh menjadi seperti surga: pohon-pohon di tepian jalan, lentera yang menerangi jalan setapak, musik, tarian, kembang api, dan makanan enak ditemani dengan secangkir teh yang nikmat.

Kebun teh tidak hanya tempat yang menyenangkan, tetapi juga merupakan tempat untuk pertemuan sosial. Di tempat eksotis ini, keluarga kerajaan dan rakyat biasa dapat berjalan bersama.

pengemasan teh

Sampai pada tahun 1826, teh selalu dijual secara lepas. Hal ini mengundang niat jahat pengusaha toko untuk mengganti aroma teh dengan bahan tambahan. Pada tahun 1826, John Horniman mengembangkan kemasan teh dengan penutup dari timah, dimana hal ini tidak segera menyenangkan para penjual. Mereka lebih memilih untuk meningkatkan keuntungan dengan kebiasaan yang sudah ada. Horniman kemudian mencoba cara lain untuk memasarkannya. Dia menambahkan pesan kesehatan pada kemasan teh dan menjualnya ke apoteker dan ahli obat. Orang-orang ini dan pelanggannya jauh lebih bisa menerima pendekatan ini.

Keberadaan teh celup berasal dari kejadian yang tidak disengaja. Seorang pengimpor teh dari New York bernama Thomas Sullivan mengirimkan contoh teh kepada para pelanggannya dalam kantung sutera kecil. Para pelanggan ini menyukai cara yang mudah ini, kemudian selanjutnya menghendaki semua teh untuk mereka dikemas dalam kantung.

Setelah 5.000 tahun, konsumsi dan produksi teh terus meningkat. Di dunia, secara kasar tiga juta ton teh dipanen setiap tahunnya.
Ada dua faktor yang saat ini mengendalikan pasar internasional. Di negara-negara berkembang, minum teh ditiru dari bangsa Eropa seperti yang mereka lakukan tiga abad yang lalu. Cara yang nikmat untuk meminum air dengan aman. Di negara-negara berkembang, keinginan akan variasi dan aroma baru meningatkan konsumsi teh secara khusus.


Tahun 1500-an s/d 1600-an
Teh mulai masuk ke Eropa melalui misionaris Jasper de Cruz pada tahun 1560 melalui Portugal, lalu menyebar ke Prancis, Belanda, hingga Negara-negara Baltik. Pada saat itu pengangkutan masih menggunakan kapal laut yang ongkosnya sangat mahal, sehingga haraga teh pun menjadi mahal. Lalu pada tahun 1600-an mulai masuk ke Inggris dan menggantikan Ale (sejenis Bir) sebagai minuman Nasional. Raja Charles IX dan istrinya Chaterine de Braganza adalah penggemar teh. Chaterine mengawali tradisi minum teh di dalam istana dengan mangkuk dan teko teh transparan buatan Cina. Sedangkan di Indonesia, teh mulai dikenal pada tahun 1686, ketika seorang dari Belanda bernama Dr. Andreas Cleyer membawanya ke Indonesia yang pada saat itu penggunaanya hanya sebagai tanaman hias.

Keberadaan teh celup dimulai pada tahun 1800-an, dan ditemukan secara tidak sengaja. Thomas Sullivan adalah seorang pengimpor teh dari New York mengirimkan contoh teh kepada para pelanggannya dalam kantung kecil terbuat dari sutra. Ternyta para pelanggan menyukai cara tersebut, karena penggunaannya sangat gampang. Sehingga selanjutnya mereka menghendakai semua teh yang dikirim ke mereka dikemas didalam kantung.
1900-an s/d sekarang
Sekarang teh sudah menjadi konsumsi semua orang. Keberadaan teh sudah lebih modern dan maju. Mulai dari teh yang didalam botol dan siap minum, teh yang dicampur bunga melati, hingga bentuk-bentuk inovasi dari rasa teh itu sendiri seperti teh rasa buah, madu, dan lain-lain.


Negara penghasil teh

China, India, Srilangka, Indonesia, Kenya, Malawi, Tanzania dan Zimbabwe adalah negara-negara berkembang di Asia Selatan dan Afrika Timur yang menghasilkan lebih dari 85% produksi dan ekspor teh dunia.

Tanaman teh juga tumbuh di Malaysia, Jepang, Rusia, Iran, Turki, Rwanda, Uganda, Zaire, Argentina, Brazil dan Papua New Guinea.


sumber :
  • http://archive.kaskus.us/thread/4326686
  • http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4018408

Senin, 18 Oktober 2010

Sejarah Pizza (Italia)

Asa Muasal Pizza
Raja Ferdinand I (1751-1825) konon pernah menyamar sebagai rakyat jelata dan secara diam-diam mengunjungi sebuah lingkungan kumuh di Napoli (Kok datengnya diam-diam ya?).Menurut cerita,dia ingin melahap makanan yang dilarang sama ratu di dalam istana kerajaan yaitu, PIZZA.

http://gochicagocard.com/blog/files/2008/01/chicago-pizza.jpg

Seandainya sekarang raja Ferdinand masih hidup,ia tidak usah susah payah untuk dapat menikmati pizza.Sekarang,ada sekitar 30.000 kedai pizza di Italia,dan tiap tahun mereka membuat banyak pizza sampai-sampai satu orang bisa mendapat 45 buah!

Asalnya dari Rakyat Jelata
Pizza bisa jadi berasal dari Napoli sekitar tahun 1720.Pada saat itu,pizza umumnya dianggap sebagai makanan rakyat miskin (Sekarang makanan rakyat menengah ke atas.Mahal harganya!!!!),makanan siap saji yang dijual dan dinikmati di luar rumah.Penjualnya berkeliling di jalan-jalan,sambil berteriak menjajakan dagangan mereka yang lezat.
Supaya tetap hangat,pizza disimpan di dalam wadah scudo,sebuah wadah tembaga yang ditaruh di kepala si penjual.

http://blogs.kansas.com/haveyouheard/files/2009/04/pizza.jpg

Raja Ferdinand I akhirnya memberi tahu orang-orang istana tentang kegemarannya akan pizza.Ngga lama kemudian,karena pizza yang dijual di jalanan jauh lebih lezat,orang-orang kaya dari golongan elite dan kerajaan mulai menyerbu kedai pizza.
Cucu laki-laki Ferdinand,Raja Ferdinand II,sampai-sampai menyuruh orang membangun pemanggang dengan bahan bakar kayu di kebun-kebun Istana Capodimonte tahun 1832.Jadi,ia bisa menyenangkan tamu-tamunya dari kaum bangsawan.

Apakah Pizza Bergizi?
http://www.watchmojo.com/blogs/images/pizza.jpg

Jaman sekarang,pizza adalah makanan favorit anak muda (Termasuk Ane Gan...),tapi perlu diwaspadai juga.Supaya bergizi, pizza harus dibuat dengan bahan-bahan yang sehat yang menghasilkan karbohidrat,protein,juga lemak dalam jumlah yang seimbang dan yang kaya dengan vitamin,mineral,dan juga asam amino (Jangan asal enak doang...).Minyak zaitun,salah satu bahan yang disarankan untuk pembuatan pizza,meningkatkan pembentukan HDL,yaitu jenis kolesterol baik yang membantu membersihkan pembuluh darah.

http://i613.photobucket.com/albums/tt215/hahock/pizza-hut-double-deep-pizza-730704.jpg

Pizza yang dipanggang dengan baik jarang menyebabkan problem pencernaan.Ini desebabkan,antara lain karena karbohidrat di dalam tepung mendapat banyak cairan selama proses pemerasan dan pemberian ragi. Selain itu,adanya karbohidrat kompleks juga menimbulkan rasa kenyang,sehingga orang yang paling tergila-gila pizza-pun tidak akan makan berlebihan.

http://surya554sangtrainer.files.wordpress.com/2008/07/pizza1.jpg

Lain kali,kalau Juragan makan pizza,ingat asalnya yang sederhana.Dan syukurlah,Raja Ferdinand I tidak merahasiakan kecintaannya akan pizza.

sumber : http://terselubung.blogspot.com/2010/02/sejarah-pizza.html

Sabtu, 16 Oktober 2010

Sejarah Sate Di Indonesia

DEFINISI

Sate atau kadangkala ditulis satay atau satai adalah makanan yang terbuat dari potongan daging (ayam, kambing, domba, sapi, babi, ikan, dan lain-lain) yang dipotong kecil-kecil,dan ditusuki dengan tusukan sate yang biasanya dibuat dari bambu, kemudian dibakar menggunakan bara arang kayu. Sate kemudian disajikan dengan berbagai macam bumbu (bergantung pada variasi resep sate).

Sate diketahui berasal dari Jawa, Indonesia, tetapi sate juga populer di negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand. Sate juga populer di Belanda yang dipengaruhi masakan Indonesia yang dulu merupakan koloninya. Versi Jepang disebut yakitori.

Resep dan cara pembuatan sate beraneka ragam bergantung variasi dan resep masing-masing daerah. Hampir segala jenis daging bisa dibuat sate. Sebagai negara asal mula sate, Indonesia memiliki variasi resep sate yang kaya, lihat daftar sate.

Biasanya sate diberi saus. Saus ini bisa berupa sambal kecap, sambal kacang, atau yang lainnya. Untuk sate bebek Tambak menu lengkapnya adalah sate, saus bumbu manis kacang tanah atau bumbu pedas (menurut selera) dan irisan tomat serta mentimun. Lalu sate dimakan dengan nasi hangat atau, kalau di beberapa daerah disajikan dengan lontong. Kadang-kadang sate dimakan dengan ketupat.

ASAL MULA

Diduga sate diciptakan oleh pedagang makanan jalanan di Jawa sekitar awal abad ke-19, berdasarkan fakta bahwa sate mulai populer sekitar awal abad ke-19 bersamaan dengan semakin banyaknya pendatang dari Arab ke Indonesia. Hal ini pula yang menjadi alasan populernya penggunaan daging kambing dan domba sebagai bahan sate yang disukai oleh warga keturunan Arab.


Salah Satu Jenis Sate Di Indonesia

Sate Madura
Sate Madura adalah sate khas Madura. Sate Madura biasanya terbuat dari ayam. Madura selain terkenal sebagai pulau garam, juga terkenal dengan satenya. Sate madura sudah terkenal di seluruh Nusantara, Sate Madura dapat ditemukan hampir di semua daerah khususnya di kota besar seperti Medan, Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Konon di Madura sendiri sate susah dicari. Tetapi selain ayam sebagai bahan utama sate juga ada yang menggunakan kambing yang ditandai dengan digantungnya bagian kaki belakang si kambing di rombong sang penjual sate. Bumbunya adalah campuran kacang yang ditumbuk halus petis dan sedikit bawang merah. Memanggangnya dengan api dari batok kelapa yang dihanguskan lebih dulu yang disebut dengan arang batok kelapa. Rasanya gurih tapi dipantangkan kepada mereka yang berkolesterol tinggi dan yang pengidap asam urat akut.
Spoiler for Sate Madura:




sumber:http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4223572

Sejarah Teh Botol SOSRO (Indonesia)


Sejarah Teh Botol Sosro (Inspirasi dari Kota Slawi-Tegal Jawa Tengah)

1.Merek SOSRO yang sudah dikenal di masyarakat, sebenarnya merupakan singkatan dari nama keluarga yaitu Sosrodjojo yang mulai merintis usaha Teh Wangi Melati pada tahun 1940 di sebuah kota kecil di Jawa Tengah bernama Slawi. Teh Wangi Melati yang diperkenalkan pertama kali itu bermerek Cap Botol

2. Ekspansi Bisnis Pada tahun 1965, Teh Wangi Melati merek Cap Botol yang sudah terkenal di daerah Jawa mulai diperkenalkan di Jakarta. Pada waktu itu, teknik mempromosikan Teh Wangi Melati merek Cap Botol di Jakarta dinamakan strategi Promosi Cicip Rasa dimana secara rutin beberapa staf yang dikoordinir oleh Bapak Soetjipto Sosrodjojo mendatangi tempat-tempat keramaian dengan menggunakan mobil dan alat-alat propaganda seperti memutar lagu-lagu untuk menarik perhatian dan mengumpulkan penonton. Setelah berhasil mengumpulkan penonton cukup banyak, penonton yang ada tersebut dibagikan secara cuma-cuma contoh Teh Wangi Melati merek Cap Botol (Sekarang disebut teknik Sampling).

Setelah itu, staf yang ada juga mendemokan cara menyeduh Teh Wangi Melati merek Cap Botol untuk kemudian dibagikan agar dapat dicicipi langsung oleh penonton sehingga mereka yakin bahwa ramuan Teh Wangi Melati merek Cap botol adalah Teh yang memiliki mutu dan kualitas yang baik.

Teknik merebus Teh langsung di tempat keramaian itu ternyata membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga menimbulkan kendala. Penonton yang sudah berkumpul menjadi tidak sabar dan banyak yang meninggalkan arena demo sebelum sempat mencicipi seduhan teh tersebut. Untuk menanggulangi kendala tersebut maka sebelum dibawa ke tempat keramaian Teh Wangi Melati merek Cap Botol diseduh terlebih dahulu di kantor dan dimasukkan ke dalam panci untuk kemudian dibawa dengan kendaraan menuju tempat-tempat keramaian untuk dipromosikan.

Namun ternyata teknik yang kedua ini juga masih mengalami kendala, yaitu air teh yang dibawa dalam panci banyak yang tertumpah sewaktu dalam perjalanan karena kondisi kendaraan dan jalan-jalan di Jakarta pada saat itu belum sebaik
sekarang.

Akhirnya ditempuh cara lain, yaitu air teh yang telah diseduh dikantor kemudian ditaruh didalam botol-botol bekas limun/kecap yang telah dibersihkan terlebih dahulu untuk selanjutnya dibawa ketempat tempat kegiatan promosi Cicip Rasa berlangsung. Ternyata cara yang ketiga ini berjalan baik dan terus di pakai selama bertahun tahun.

3. Teh Botol SOSRO

Setelah bertahun-tahun dilakukan teknik promosi Cicip Rasa, akhirnya pada tahun 1969 muncul gagasan menjual air teh siap minum dalam kemasan botol dengan merek Teh Botol Sosro. Merek tersebut dipakai untuk mendompleng merek Teh seduh Cap Botol yang sudah lebih dulu populer dan mengambil bagian dari nama belakang keluarga Sosrodjojo. Untuk kemunculan desain botol pertama, adalah pada tahun 1970 dan desain botol tidak berubah, lebih dari 2 tahun.

Untuk desain botol kedua yaitu pada tahun 1972 juga bertahan sampai dengan 2
tahun. Dan pada tahun 1974, dengan didirikan PT. Sinar Sosro di kawasan Ujung
Menteng (waktu itu masuk wilayah Bekasi, tetapi sekarang masuk wilayah Jakarta), maka desain botol Teh Botol Sosro berubah dan bertahan sampai sekarang. Pabrik tersebut, merupakan pabrik teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia dan pertama di Dunia.



sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5447604

Rabu, 13 Oktober 2010

Sejarah Kue Cookie Atau Kue Kering




Sejarah Kue Cookie


Sejarah kecil Cookie: Cookie pertama diciptakan oleh kecelakaan kue. Cooks digunakan sejumlah kecil kue dari adonan ke oven mereka uji suhu sebelum dipanggang besar sebuah. Tes kecil kue ini disebut "koekje", yang berarti "kue kecil" dalam bahasa Belanda.


Awalnya disebut "kue kecil," cookie yang dibuat dengan adonan manis atau adonan, dipanggang di berukuran porsi tunggal dan dimakan out-of-tangan. Sempurna untuk ngemil atau sebagai dessert, cookies dikonsumsi dalam 95,2 persen dari rumah tangga AS. Amerika sendiri mengkonsumsi lebih dari 2 milyar cookie tahun, atau 300 cookie untuk setiap orang setiap tahun.

Cookie yang paling sering diklasifikasikan berdasarkan metode persiapan - drop, dibentuk, ditekan, didinginkan, bar dan berguling. bahan dominan mereka, seperti cookies kacang, kue buah atau kue coklat, juga dapat mengklasifikasikan mereka. Apakah, lunak atau gigitan-ukuran cookie gourmet, kategori baru selalu tanam sebagai nafsu Amerika untuk cookie terus bertambah.

Sejarah

Kata cookie awalnya berasal dari keokje Belanda, yang berarti "kue kecil." Selain itu, orang Belanda pertama kali dipopulerkan cookie di Amerika Serikat. Inggris mengambil suka dengan mereka di abad ke-19, menggabungkan mereka ke dalam pelayanan teh sehari-hari mereka dan memanggil mereka biskuit atau roti manis, seperti yang mereka lakukan di Skotlandia.

Sekitar tahun 1930-an, begitulah ceritanya, seorang pemilik penginapan Massachusetts kehabisan kacang sementara membuat kue. Oleh karena itu, ia diganti baking sebatang coklat, memecahnya menjadi potongan-potongan dan penambahan potongan cokelat dengan mentega dan cokelat adonan gula, tepung. The Tol House Cookie, sehingga dinamai setelah penginapan di mana ia dilayani, adalah hit.

Sejarawan kredit pemilik penginapan, Ruth Wakefield, dengan menemukan apa yang telah sejak menjadi klasik Amerika - chocolate chip cookie.

Gaya kue-kue paling awal diperkirakan tanggal kembali ke abad ketujuh Persia, salah satu negara pertama yang mengolah gula. Ada enam gaya cookie dasar, apapun yang bisa berkisar dari tender-mentah ke lembut. Cookie drop dibuat dengan menjatuhkan sendok adonan ke loyang. cookie bar tercipta ketika atau lembut adalah menyendok adonan adonan ke dalam panci dangkal, kemudian dipanggang, didinginkan dan potong bar.

Tangan terbentuk (atau dibentuk) cookie yang dibuat dengan membentuk adonan dengan tangan menjadi bola kecil, log, crescent dan bentuk lainnya.

cookie pres yang dibentuk oleh adonan menekan melalui COOKIE PRESS (atau PASTRY BAG) untuk membentuk bentuk yang mewah dan desain.

Kulkas (atau lemari es) cookie yang dibuat dengan membentuk adonan menjadi sebuah log, yang didinginkan sampai perusahaan, lalu iris dan dipanggang. cookie Rolled mulai dengan menggunakan rolling pin untuk melempar adonan habis datar; kemudian dipotong menjadi bentuk dekoratif dengan COOKIE pemotong atau pisau runcing.

cookie lainnya, seperti SPRINGERLE Jerman, yang dibentuk oleh pencetakan desain pada adonan, baik dengan rolling pin rolling khusus dekoratif ukiran di atasnya atau dengan menekan adonan menjadi COOKIE MOLD berukir. Di Inggris, cookie disebut biskuit, di Spanyol mereka galletas, Jerman menyebut mereka keks, di Italia mereka biscotti dan sebagainya.

Cookie Amerika pertama awalnya dibawa ke negara ini oleh Inggris, Skotlandia, dan imigran Belanda. sederhana kita "cookies mentega" sangat menyerupai kue teh Inggris dan Scotch shortbread.

Ibu rumah tangga kolonial Selatan sangat bangga dalam cookie nya, hampir selalu disebut hanya "kue teh." Ini sering dibumbui dengan tidak lebih daripada mentega terbaik, kadang-kadang dengan penambahan beberapa tetes air mawar.

Dalam buku masak Amerika sebelumnya, cookie tidak diberi ruang sendiri tetapi telah dicatatkan pada akhir bab kue. Mereka disebut dengan nama seperti "Jumbles," "Plunkets," dan "Cry Bayi." Nama-nama itu sangat membingungkan dan aneh.

Ada ratusan demi ratusan resep cookie di Amerika Serikat. Tidak ada buku yang bisa terus resep untuk semua berbagai jenis cookie.

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5574695

Senin, 11 Oktober 2010

Sejarah AQUA Di Indonesia




Aqua lahir atas ide almarhum Tirto Utomo (1930-1994). Beliau menggagas lahirnya industri air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia melalui PT Golden Mississippi pada tanggal 23 Pebruari 1973. Kegiatan fisik perusahaan dimulai pada bulan Agustus 1973, ditandai dengan pembangunan pabrik di kawasan Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat. Percobaan produksi dilaksanakan pada bulan Agustus1974 dan produk komersil dimulai sejak tanggal 1 Oktober 1974 dengan kapasitas produksi 6 juta liter setahun. Produk pertamanya adalah AQUA botol kaca 950 ml yang kemudian disusul dengan kemasan AQUA 5 galon, pada waktu itu juga masih terbuat dari kaca. Tahun 1974 hingga tahun 1978 merupakan masa-masa sulit karena masih rendahnya tingkat permintaan masyarakat terhadap produk AQUA. Dengan berbagai upaya dan kerja keras, AQUA mulai dikenal masyarakat, sehingga penjualan dapat ditingkatkan dan akhirnya titik impas berhasil dicapai pada tahun 1978. Saat itu merupakan titik awal perkembangan pesat produk AQUA yang selanjutnya terus berkembang hingga sekarang.

Perluasan Produksi
Diterimanya AQUA oleh masyarakat luas dan wilayah penjualan yang telah menjangkau seluruh pelosok Indonesia, maka Aqua harus segera meningkatkan kapasitas produksinya. Untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat itu, lisensi untuk memproduksi AQUA diberikan kepada PT Tirta Jayamas Unggul di Pandaan, Jawa Timur pada tahun 1984 dan Tirta Dewata Semesta di Mambal, Bali pada tahun 1987. Hal yang sama juga diterapkan di berbagai daerah di Indonesia. Pemberian lisensi ini disertai dengan kewajiban penerapan standar produksi dan pengendalian mutu yang prima. Upaya ekspor dirintis sejak medio 1987 dan terus berjalan baik hingga kini mencakup Singapura, Malaysia, Maldives, Fiji, Australia, Timur Tengah
dan Afrika. Total kapasitas produksi dar seluruh pabrik AQUA pada saat ini adalah 1,665 milyar liter per tahun.

Pabrik di luar Negeri
Di luar negeri, tepatnya Filipina, dijalin pula kerja sama untuk memproduksi AQUA, yang telah berproduksi sejak awal 1998. Sedangkan di Brunei Darussalam, pada tahun 1991 dilakukan kerja sama dengan membentuk IBIC Sdn. Bhd untuk memproduksi air minum dalam kemasan (AMDK) dengan merek SEHAT. Nama dipilih karena tidak adanya sumber mata air pegunungan yang memenuhi standar produksi AQUA, sehingga bahan bakunya diambil dari sumur bor. Karena itu nama AQUA tidak digunakan.

Jenis Kemasan
Saat ini produk AQUA terdiri dari beraneka kemasan dan ukuran, baik kemasan sekali pakai (disposable) maupun kemasan ulang-alik (returnable).
• Kemasan sekali pakai terdiri atas:
- Botol PET (Poly Ethelene Terephthalate) : 1500 ml, 625 ml, 600 ml, 330 ml
- Gelas plastik PP (Poly Propelene) : 240 ml
• Kemasan sekali pakai terdiri atas:
- Botol Kaca: 375 ml
- Botol PC (Poly Carbonate): 5 Galon (19 lt)

Go Public
Pada saat perusahaan go-public pada tanggal 1 Maret 1990 makan nama P.T. Golden Mississippi dirubah menjadi P.T. Aqua Golden Mississippi.

Sertifikasi dan Penghargaan
Pada tahun 1994 dan 1995, AQUA adalah AMDK pertama yang berhasil memperoleh Sertifikat ISO 9002 untuk pabrik Bekasi, Citeureup dan Mekarsari. Menyusul kemudian pabrik Pandaan, pabrik Mambal, pabrik Subang, dan pabrik Berastagi. Semua pabrik AQUA sedang di proses untuk mendapatkan sertifikasiISO 9002. Sertifikasi lain ayng telah diperoleh yaitu untuk Good Manufacturing Pratices atau Cara Produksi yang baik dari NSF (National Sanitation Foundation). Pabrik yang telah memperoleh sertifikasi ini adalah pabrik Bekasi, Citeureup, Mekarsari dan Pandaan. Kedua setifikasi ini diberikan kepada perusahaan AMDK di Indonesia. Pada awal 1999, AQUA berhasil memperoleh sertifikat SMK3 (Sertifikat Mutu Kesehatan dan keselamatan kerja) dan pada bulan Oktober 1999, 5 pabrik AQUA di Bekasi, Bogor, Sukabumi, Pandaan dan Bali memperoleh sertifikat HACPP (Hazard Abalysis Critical Control Point) dari SGS, Holland. HACCP adalah suatu metoda untuk mengontrol proses produksi yang bisa mengakibatkan menurunnya kualitas produksi.
Pada tahun 1986, AQUA meraih “Asia Star Award” dari Tokyo, jepang. Dan pada thaun 1991 berhasil meraih “Management Award 1991” kategori manajemen umum dalam program yang diselenggarakan oleh World Executive’s Digest bersama Asian Institute of Management dan Japan Airlines.
Penghargaan lain yang diterima berupa “Piala Nusa Adi Kualita” untuk kualitas manajemen perusahaan terbaik dari Kadin Jaya, dan penghargaan sebagai Peserta Terbaik pada Penilaian Penerapan Cara Produksi yang Baik, untuk kelompok industri air minum dalam kemasan, dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia pada tahun 1997. Pada kwartal akhir tahun 1999, hasil survey independen dari majalah Readers Digest di Singapura menempatkan produk AQUA sebagai “Superbrand 1999” yang paling dikenal dan dipercaya mutunya.

AQUA dan Peristiwa Nasional Kenegaraan
Adalah merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi AQUA dapat menemani setiap peristiwa bersejarah di Indonesia seperti pertemuan Presiden Amerika Ronald Reagen di Bali, APEC(Asia Pacific Economic Conference) dan KTT (Konference Tingkat Tinggi Dunia) di Jakarta, Peringatan Hari Kemerdekaan setiap tahun di Istana Negara dan berbagai peristiwa bersejarah lainnya.

VIT (PT. Varia Industri Tirta)
Pada tanggal 17 Juli 1987, Tirto Utomo mengakuisisi PT. Varia Industri Trita yang memproduksi AMDK merek VIT dan merupakan merek kedua dari grup AQUA. Saat ini total kapasitas produksi VIT 287 juta liter setahun,

IBWA (International Bottled Water Association)
Di Amerika AQUA mendapatkan “AQUA Awards” tahun 1985 – 1989 secara berturut-turut untuk bidang periklanan, promosi dan Public Relations. PT. Aqua Golden Mississippi juga merupaka kantor secretariat Association (IBWA), untuk kawasan Asia, Timur Tengah dan Afrika Utara semenjak bulan September 1992, di samping menjadi anggota Direksi dan Council di Amerika Serikat dan di Eropa.

Hall of Fame
Komitmen dan keterlibatan almarhum Tirto Utomo dalam industri AMDK yang dirintisnya menjadi sorotan dunia dan pada bulan Oktober 1992, di Cincinnati, USA, almarhum Tirto Utomo dinobatkan sebagai tokoh pencetus dan penggerak industri AMDK dikawasan Asia dan Timur Tengah dan masuk dalam “Hall of Fame” industri bottled Water. Beliau adalah orang Asia pertama yang memperoleh penghargaan tersebut, dan dipilih dari nominasi yang berasal dari Asia, Amerika, Australia, Canada, Eropa, Amerika Serikat dan Latin Amerika.

Pemimpin Pasar
Hasil survei dari Zenith International dari Inggris sebuah badan riset internasional yang telah melakukan survei selama hampir sembilan bulan untuk IBWA, mengesahkan bahwa merek AMDK AQUA dari Indonesia adalah merek AMDK terbesar di wilayah Asia – Timur Tengah – Pasifik dengan total penjualan sebesar 1,040 juta liter ditahun 1998 dan sekitar 1,190 juta liter ditahun 1999 dan dengan demikian diakui sebgai AMDK nomor dua di dunia setelah merek EVIAN. Sebuah prestasi besar bagi sebuah perusahaan negara berkembang yang baru berkiprah selama 25 tahun di industri ini dan yang mengalami badai politik dan ekonomi yang berat.

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5543057

Minggu, 10 Oktober 2010

Sejarah tentang MIE dan Penemunya



Barang kali kita pantas berterima kasih kepada Mamofuku Ando, orang Jepang kelahiran Taiwan 1911. berkat kerja keras dan jerih payahnya kita sekarang bisa menikmati kelezatan mie instan. Makanan cepat saji dengan berjibun penggemar, yang masuk ke Indonesia pada pertengahan tahun 1960-an.

Begini ceritanya…

Ditinggal orang tuanya, Ando yang berumur 3 tahun harus membantu neneknya mengurus rumah. Balita ingusan itupun mesti menjaga toko. Belum lagi harus mencuci pakaian dan mamasak. Hasilnya positif, ia jadi pintar masak-memasak, sebaliknya sekolahnya terlantar.

Menjadi pedagang adalah angan2nya. Harta peninggalan ortunya pun digunakan untuk berdagang pakaian rajutan di Taiwan dan Osaka, jepang. Usahanya terbilang maju. Ia pun bisa kembali ke bangku sekolah menyelesaikan pendidikan yang sempat terbengkalai.

Namun kemudian ia dituduh korupsi dalam perdagangan senjata dan onderdil pesawat. Ia lantas dijebloskan ke bui. Setelah 2 tahun hidup di Hotel Prodeo, ia pun dibebaskan. Pada 1956, satu-satunya harta yang tertinggal adalah rumah.

Masa itu Amerika Serikat sedang gencar2nya menyumbangkan gandum ke Jepang yang sedang paceklik pangan. Harga terigu menjadi murah. Pemerintah Jepang pun menganjurkan rakyatnya mengonsumsi roti dan terigu sebagai pengganti nasi.

Melihat banyak orang melahap mie, di dekat toserba hankyu di Osaka, pikiran Ando terbuka. Mengapa tidak membuat mie dari terigu? Bukankah orang Jepang sangat menyukai mie.

Apalagi mie dirasa enak, murah, tahan lama, dan tidak sulit mengolahnya.

Ide liar itu terus bergulir di benaknya. Cuma ia tidak mau membikin mie biasa yang sudah banyak beredar di pasaran. Ia ingin membuat mie bentuk lain yang enak, lebih cepat dan mudah diolah, serta gampang didapat dimana-mana.

Ando mulai mewujudkan impiannya dengan membeli mesin pembuat mie dan bereksperimen membuat mie instant di emper belekang rumahnya. Mula2 mie digoreng agar lebih awet, gurih, dan cepat diolah. Lalu menimbang2 rasa yang pas untuk kuah itu. Dipilihnya kuah ayam karena yang netral. Ando membawa contoh mie instannya ke sebuah toko serba ada. Ternyata semuanya ludes hari itu juga. Waktu itu tahun 1958.

Emper rumahnya tak kuasa menampung pesanan. Ia memindahkan usahanya ke sebuah gudang kosong di Osaka. Di sana Ando membuat mie instant dibantu keluarganya. Sejak itu perusahaan2 besar berebut ingin menjadi penyalur mie instannya. Desember 1958 ando menamai perusahaannya Nissin Foods. Beberapa bulan kemudian ia pindah ke sebuah pabrik seluas 20000m2. tahun 1960 ia membuka pabrik kedua, dan tahun berikutnya lahir pabrik baru lagi.

Meski mie instant laris manis, Ia tak bosan2 bereksperimen untuk terus memperbaiki mutu. Bahkan ada keinginan memperkenalkan dan mejualnya ke luar negeri. Untuk menjajaki kemungkinan itu, ia pergi berkeliling Eropa dan Amerika tahun 1966. di sana ia melihat orang makan mie dengan garpu, tanpa kuah dan memakai piring, meyeruput mie dianggap tidak span.

Ia juga mengamati ada kaldu yang bisa dilarutkan dengan air panas tanpa harus dimasak. Ada gelas kertas sekali pakai dan kertas almunium sebagai wadah kedap udara. Ando pun mendapat ilham membuat mie instant dalam wadah berbagan stereofoam, yang lantas ditutup rapat dengan lembaran aluminium. Mie gelas itu tidak perlu dimasak, cukup diseduh. Supaya tidak hancur terkocok2, mie dibuat lebih tebal. Disediakan pula garpu untuk memakannya.

Di puncak keberhasilannya ando yang pada tahun 1988 genap berumur 77 tahun, membuka Foodeum di Shinjuku, Tokyo. Gedung itu disebut pula ISTANA MIE karena mempunyai beberapa restoran mie, tempat disko, dan museum mie.

sumber : http://jelajahunik.blogspot.com/2010/06/sejarah-tentang-mie-dan-penemunya.html

Jumat, 20 Agustus 2010

Sejarah Bakso



Bak + So

dimana Bak artinya daging babi dan So itu Mie + Sup.
tapi kemudian di indonesia sendiri daging babi itu dirubah menjadi daging sapi tapi tetap menggunakan kata Bak.

bakso atau yang dikenal dengan meatball mempunyai nama dan cara penyajian yang berbeda beda di setiap negara.

~ Di Afghanistan, meatballs digunakan sebagai hidangan tradisional dengan sup buatan rumah.

~ Albania digoreng meatballs (Qofte të fërguara)

~Dalam Belgia, meatballs dipanggil ballekes atau bouletten di Flandersdan Brussels dan boulettes atau boulets di Wallonia. Mereka biasanyadibuat dengan saus tomat atau saus dan disajikan dengan french fries,kentang croquettes atau steamed potatoes. small meatball seringditambahkan sebagai hiasan untuk sup tomat.

~ Dalam Portugal dan Brazil meatballs dipanggil 'almôndegas' dan biasanya digoreng dan disajikan dengan spaghetti.

~ Chinese meatballs (secara khusus, suatu hidangan umum di Shanghaimasakan) yang paling sering dibuat dari daging babi dan biasanyasteamed atau direbus, baik apa adanya, atau dengan penambahan kecap.

~ Denmark meatballs dikenal sebagai frikadeller dan biasanya digoreng,dan mereka biasanya dibuat dari tanah babi, anak sapi, bawang, telur,garam dan merica, ini dibentuk menjadi bola dan flattened sedikit,sehingga mereka pan siap.

~ Di Finlandia meatballs (lihapullat) tanah yang dibuat dengan dagingsapi atau campuran daging sapi dan babi tanah, atau bahkan dengan tanahrusa kutub daging, dicampur dengan breadcrumbs kebasahan dalam susu danbawang dicacah halus. Meatballs biasanya disajikan dengan saus, kentangrebus (atau kentang pure), lingonberry jam, dan kadang-kadang diasamkanketimun.

~ Di Jerman, meatballs dipanggil Frikadellen (di Utara, dari Italiafrittatella) atau Fleischpflanzerl atau Fleischküchle jika Anda telahberada di selatan. In Bavaria , Di Bavaria, Fleischpflanzerl biasanyadibuat dari daging sapi muda, sedangkan sebagian besar wilayah Jermanlainnya menggunakan babi. Di Berlin dan berbagai bagian dari JermanTimur, nama "Bulette" adalah umum. Yang paling terkenal adalahmeatballs Jerman Königsberger Klopse yang berisi anchovy atau ikan asindan dimakan dengan saus caper. Sebuah istilah umum untuk meatballsadalah Hackbällchen.

~ Di Austria, fried meatballs dipanggil Fleischlaibchen atau Fleischlaberl.

~ Dalam Yunani, fried meatballs dipanggil 'keftedes' (κεφτέδες) danbiasanya termasuk dalam campuran bawang dan daun mint. rebusanmeatballs dipanggil 'yuvarlakia' (γιουβαρλάκια).

~ Di Bulgaria, meatballs dipanggil 'kyufte' dan biasanya dibuat daricampuran daging sapi dan babi dengan breadcrumbs dan iris bawang. Adabanyak variasi lainnya termasuk berbagai jenis daging cincang dansayuran.

~ Di Iran, beberapa jenis meatball yang dikonsumsi. Jika mereka sudahmatang dalam keadaan direbus mereka disebut "kufteh" . Jika digoreng(biasanya meatballs kecil), mereka disebut "kal-e gonjeshki"Kedua jenistersebut dikonsumsi dengan roti atau beras. Biasanya ditambahkansayuran dan dalam kasus kufteh, baksoyang biasanya diisi dengan telurrebus atau buah-buahan kering. Ada beberapa (setidaknya 10) jeniskufteh. Yang paling terkenal adalah "kufteh tabrizi", secaratradisional dari Tabriz di barat laut Iran.

~ Di Indonesia, meatballs dipanggil "bakso" yang biasanya disajikandalam mangkuk, seperti sup, dengan mi, (tahu), telur, 'siomay', dan /atau digoreng daging.

~ Di Italia, meatballs dikenal sebagai polpette dan biasanya dimakansebagai hidangan utama atau dalam sup. Bahan utama dari Italia baksoadalah: daging sapi dan babi dan kadang-kadang atau kalkun, garam,merica hitam, bawang putih bubuk, minyak zaitun, Romano keju, telur,bubuk roti dan peterseli, dicampur dan dibentuk menjadi sebesar bolagolf. Dalam Abruzzo Daerah di Italia, khususnya di Provinsi Teramomeatballsyang biasanya ukuran kelereng dan dipanggil polpettine.

~ Di Norwegia, meatballs dipanggil kjøttkaker ( "daging cakes") dan menyerupai frikadeller Denmark.

~ Di Filipina, meatballs dipanggil almondigas atau bola-bola danbiasanya disajikan dalam sup vermicelli disebut dengan padi misua,dicampur bawang putih, labu dan babi cincang.

~ Dalam Polandia mereka dipanggil "pulpety" atau "pulpeciki" danbiasanya disajikan matang dan dicampur dalam berbagai sauces (sepertitomat atau jenis sausyang dikentalkan menggunakan tepung dan jamur.)dengan kentang, beras atau segala jenis "Kasha" (sejenis bubur yangpopuler di negara-negara Slavia)."Pulpety" biasanya dibuatdari tanahberbumbu daging dengan bawang merah dan dicampur dengan telur dantepung terigu atau remah roti yang dicampur air. "pulpety" yangdigoreng lebih besar dari yang biasa dimasak.

~Di Swedia köttbullar (meatballs) yang dibuat dengan daging sapiatau campuran daging sapi dan babi dicampur dengan remah roti yangdicampur susu dan bawang dicacah halus. Merekayang mencampurkan denganlada putih atau rempah2 dan garam. Swedia meatballs biasanya disajikandengan saus, kentang rebus, dan kadang2 dengan acaar

~ Di Belanda, meatball dikenal dengan nama 'gehaktbal' ( "chopped(merujuk kepada daging) bola") dan biasanya disajikan dengan kentangrebus dan sayuran.Kombinasi ini telah hidanganyang paling umum diBelanda rumah tangga sepanjang sejarah.

~ Di Turki masakan ini memiliki lebih dari 80 jenis meatballs (köfte),

~ Di Hungaria, serta dari wilayah negara-negara tetangga Hungariameatball dikenal dengan nama 'Fasirt' atau 'Fasirozott' (atau sheertfuh-fuh-Shee-roh-zoh-t) mungkin berasaldari Austria Jerman 'faschierteLaibchen '.

~ Di Amerika Serikat meatballs biasanya disajikan dengan spaghetti. diAmerika dalam pembuatannya mereka biasanya dibuat lebih besar daripadameatball di Italia. di Italia, meatballs biasanya sajikan bukan sajadengan pasta, dan gagasan mereka makan bersama di piringyang sama.

Meatball juga ditemukan dalam kumpulan resep Apicius yang katanya merupakan kumpulan resep masakan roma dari akhir abad ke 4 atau awalabad ke 5.

sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4565187

Sejarah Pizza




Raja Ferdinand I (1751-1825) konon pernah menyamar sebagai rakyat jelata dan secara diam-diam mengunjungi sebuah lingkungan kumuh di Napoli (Kok datengnya diam-diam ya?).Menurut cerita,dia ingin melahap makanan yang dilarang sama ratu di dalam istana kerajaan yaitu, PIZZA.

Seandainya sekarang raja Ferdinand masih hidup,ia tidak usah susah payah untuk dapat menikmati pizza.Sekarang,ada sekitar 30.000 kedai pizza di Italia,dan tiap tahun mereka membuat banyak pizza sampai-sampai satu orang bisa mendapat 45 buah!

Asalnya dari Rakyat Jelata

Pizza bisa jadi berasal dari Napoli sekitar tahun 1720.Pada saat itu,pizza umumnya dianggap sebagai makanan rakyat miskin ,makanan siap saji yang dijual dan dinikmati di luar rumah.Penjualnya berkeliling di jalan-jalan,sambil berteriak menjajakan dagangan mereka yang lezat.
Supaya tetap hangat,pizza disimpan di dalam wadah scudo,sebuah wadah tembaga yang ditaruh di kepala si penjual.

Raja Ferdinand I akhirnya memberi tahu orang-orang istana tentang kegemarannya akan pizza.Ngga lama kemudian,karena pizza yang dijual di jalanan jauh lebih lezat,orang-orang kaya dari golongan elite dan kerajaan mulai menyerbu kedai pizza.
Cucu laki-laki Ferdinand,Raja Ferdinand II,sampai-sampai menyuruh orang membangun pemanggang dengan bahan bakar kayu di kebun-kebun Istana Capodimonte tahun 1832.Jadi,ia bisa menyenangkan tamu-tamunya dari kaum bangsawan.

Apakah Pizza Bergizi?

Jaman sekarang,pizza adalah makanan favorit anak muda ,tapi perlu diwaspadai juga.Supaya bergizi, pizza harus dibuat dengan bahan-bahan yang sehat yang menghasilkan karbohidrat,protein,juga lemak dalam jumlah yang seimbang dan yang kaya dengan vitamin,mineral,dan juga asam amino .Minyak zaitun,salah satu bahan yang disarankan untuk pembuatan pizza,meningkatkan pembentukan HDL,yaitu jenis kolesterol baik yang membantu membersihkan pembuluh darah.

Pizza yang dipanggang dengan baik jarang menyebabkan problem pencernaan.Ini desebabkan,antara lain karena karbohidrat di dalam tepung mendapat banyak cairan selama proses pemerasan dan pemberian ragi. Selain itu,adanya karbohidrat kompleks juga menimbulkan rasa kenyang,sehingga orang yang paling tergila-gila pizza-pun tidak akan makan berlebihan.

Lain kali,kalau Juragan makan pizza,ingat asalnya yang sederhana.Dan syukurlah,Raja Ferdinand I tidak merahasiakan kecintaannya akan pizza.


sumber : http://7b-skodsa.blogspot.com/2010/08/5-website-untuk-membuat-avatar.html