Kamis, 14 Juni 2012

Teori Konspirasi Mencengangkan Tentang Bulan

Satelit Bumi yang satu ini memang terkenal memiliki banyak misteri. Selain misteri, banyak konspirasi muncul terkait bulan. Apa saja?
Tak pernah mendarat di Bulan
Sejak Apollo 11 mendarat di Bulan pada 20 Juli 1969, ahli teori konspirasi dengan lantang menyatakan manusia tak pernah benar-benar sampai ke bulan. Mitos seputar pendaratan itu menyebar luas dan jauh namun cerita itu bukanlah satu-satunya cerita mengenai permukaan bulan.
Hoax Bulan Besar New York Sun
Dimulai pada Agustus 1835, serangkaian artikel di New York Sun merinci kehidupan di bulan seperti ditemukan teleskop astronom Sir John Herschel. Artikel-artikel tersebut menggambarkan makhluk fantastis seperti unicorn dan manusia seperti kelelawar berada di planet tetangga itu.
Teori Konspirasi Mencengangkan Tentang Bulan
Meski kemudian terbukti hoax, Herschel mengaku tak pernah mengklaim melihat apa pun di bulan dan mengutuk artikel tersebut. Surat kabar itu sendiri tak pernah mengeluarkan isu pencabutan yang membuat beberapa pihak mempercayai kata-katanya.
Benarkah Nostradamus Memprediksi pendaratan di Bulan?
Nostradamus meramalkan banyak hal namun apakah peramal Prancis ini meramal pendaratan di bulan? Syair ini diyakini menceritakan pendaratan di bulan atau pendaratan di bulan hanyalah hoax.
“Ia akan datang masuk ke sudut Luna tempat ia akan ditangkap dan dimasukkan di negeri asing. Buah mentah akan menjadi subyek skandal besar atau kesalahan besar atas satu pujian besar”.
Adakah Reruntuhan Kaca di Bulan?
Dalam buku ‘Dark Mission: The Secret History of NASA,’ penulis Richard Hogland dan Mike mengklaim reruntuhan kaca atau kristal bisa dilihat di permukaan bulan. Struktur menjulang itu panjangnya dikatakan lebih dari satu kilometer. Foto reruntuhan itu difoto astronot Apollo dan disembunyikan dari publik oleh karyawan NASA selama lebih dari 30 tahun.
Apakah Bulan adalah pesawat berongga?
Alex Collier yang mengaku berhubungan dengan ras alien, mengatakan, Bulan bukanlah badan angkasa melainkan pesawat ruang angkasa berongga yang digunakan ribuan tahun lalu untuk mengangkut ras makhluk reptil ke Bumi. Bulan hanya sebuah van bergerak berteknologi tinggi yang diparkir di orbit kita.
Adakah Markas Nazi di Bulan?
Di akhir perang, Nazi mengembangkan persenjataan teknologi tinggi dan beberapa orang yakin, salah satunya teknologi pesawat ulang alik. Teori mengatakan, Nazi bisa menjadi pemenang sebenarnya dalam perlombaan ruang angkasa pada 1942.
Sementara di bulan, Nazi mendirikan markas yang kemudian sering dikunjungi astronot negara lain. Rumor lain menyatakan, Hitler selamat dari Perang Dunia II dan mengungsi ke planet ini menggunakan teknologi roket dan menjalani hidup panjang di markas bulan Nazi.
Benarkah Ada Makhluk Lewati di Video Apollo 14?
Mungkin, salah satu alasan kita tak pernah kembali ke bulan adalah satwa liar yang ditemukan di sana. Seorang pembicara di Conspiracy Con 2011 menunjukkan video Apollo 14 berisi makhluk seperti monyet atau anjing bergerak cepat di permukaan bulan sementara astronot sudah kembali ke dalam pesawat ruang angkasa.
Apakah ada WMD di Bulan?
Data diambil dari pesawat ruang angkasa Jepang menunjukkan adanya uranium di bulan. Para peneliti mengatakan, ini menjadi bukti pertama unsur radioaktif di tanah bulan, sementara lainnya kini yakin, ada senjata pemusnah massal terkunci dan siap dilepas landaskan dari bulan. Namun, apakah mereka menarget Bumi atau ruang angkasa?
Apollo 18: Fakta atau Fiksi?
Film 2011, ‘Apollo 18’ merupakan mockumentary bergaya film horor dengan konsep dasar kita tak kembali ke bulan karena kehadiran alien yang ditemukan astronot. Atau ini hanya sekadar film dokumenter?
Dalam wawancara dengan Entertainment Weekly, kepala Dimenstion Films Bob Weinstein membantah film itu fiksi. “Kami tak melakukan syuting. Kami menemukannya,” tegasnya.
Markas Bulan Alien
Menurut situs UFO Casebook, NASA berhasl memfoto apa yang diyakini sebagai markas alien di sisi jauh bulan. Pada 1994, Angkatan Laut AS mengirim satelit yang disebut Clementine untuk mengambil gambar bulan namun tak menemukan apa pun.
Meski 1,8 juta gambar telah diambil, hanya 170 ribu gambar dipublikasikan. Sisanya diklasifikasikan. Hal ini membuat banyak orang yakin, bukti kehidupan alien disembunyikan dari publik.
Pernahkan Astronot Melihat Aliens?
Selama wawancara Nick Margerrison dari Kerrang Radio pada 2008, Pilot Lunar Module Apollo 14 Dr Edgar Mitchell mengklaim, alien berkali-kali mengontak manusia namun pemerintah menyembunyikan kebenaran itu.
Ia menggambarkan alien seperti ‘orang kecil yang terlihat aneh’ dan memperingatkan, teknologi kita tak semaju milik mereka. “Apakah mereka telah pergi sekarang”. Rumor lainnya, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin melihat dan memfilmkan markas bulan alien selama perjalanan bulan mereka. James Lovell dari misi Apollo 8 kabarnya juga melihat bukti kehidupan alien itu.

Tembok Besar China Ternyata Dua Kali Lipat Lebih Panjang

Tembok Besar China ternyata jauh lebih panjang dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal ini terungkap dari hasil survei Badan Urusan Kepurbakalaan China (SACH) sejak tahun 2007 di 15 provinsi di China.
Panjang Tembok Besar China sebelumnya pada tahun 2009 diperkirakan 8.850 km. Dalam penelitian terbaru, panjang bangunan bersejarah ini ternyata 21.196,18 km. Dengan demikian, panjang Tembok Besar China ternyata lebih dari dua kali lipat dibanding perkiraan sebelumnya.
Tongko Mingkan, Kepala Deputi SACH, mengatakan, untuk mengukur panjang Tembok Besar, sejumlah 43.721 situs purbakala diidentifikasi. Sejumlah tembok, reruntuhan, bagian pertahanan, celah sempit, dan bagian Tembok Besar lain diteliti.
Tembok Cina
Bangunan yang ditetapkan sebagai World Heritage sejak 1987 ini dikenal dengan "Tembok Panjang 10.000 Li". Tembok Besar adalah bangunan besar pertama yang dibangun manusia, terbuat dari batu, batu bata, dan bahan lain. Konstruksi Tembok Besar dimulai pada abad ke-7 SM.
Bangunan yang juga berfungsi untuk pertahanan tersebut kali pertama digunakan oleh Kaisar Qin Shi Huang pada tahun 220 SM untuk melindungi China dari serangan kalangan perampok dari wilayah utara.
Setelah masa tersebut, beberapa dinasti terus mempertahankan dan merenovasi Tembok Besar. Mayoritas dari struktur yang masih kokoh saat ini adalah yang dibangun kembali pada masa Dinasti Ming pada tahun 1364-1644.
Saat ini, dari seluruh bangunan hasil rekonstruksi Dinasti Ming, hanya 8,2 persen yang masih utuh. Sisanya dalam kondisi memprihatinkan. Banyak bagian telah runtuh, rusak, oleh aktivitas manusia dan pariwisata.
Seperti diberitakan Discovery, Kamis (7/6/2012), SACH akan merumuskan panduan untuk perlindungan Tembok Besar serta menyusun sistem pengawasan sehingga upaya pelestarian bangunan bersejarah ini akan berjalan.

Selasa, 12 Juni 2012

Vivere Pericoloso, Ever Onward, Never Retreat


“No Sir!, kami tidak akan ambruk! Bersama-sama Rakyat Indonesia, kita akan pecahkan segala kesulitan-kesulitan itu, bersama-sama kita akan ganyang segala kesulitan-kesulitan itu”.
Bung Karno, 17 Agustus 1964. Ditengah pergolakan paska-kemerdekaan, para lawan politiknya meramalkan, bahwa Indonesia akan ambruk secara ekonomi pada awal 1964. Ternyata tidak.
Lalu mereka katakan, bahwa pada Oktorber 1964 Indonesia akan “collapse”. Sebagai jawaban, di Hari Kemerdekaan, sang Pemimpin Besar Revolusi berkata: “No Sir!, kami tidak akan ambruk!” Dan terbukti, Indonesia memang tidak ambruk … sampai sekarang! Ditengah keadaan porak-poranda saat ini, akibat ulah setan korupsi, kolusi dan nepotisme! Kita harus bangkit dan berusaha lebih sungguh, bekerja lebih keras, membanting tulang, dan berkurban untuk membangun INDONESIA. Ini waktunya untuk lebih tekun berdoa, menangis dan menjerit kepada Tuhan bagi bangsa ini. Bahkan, meneruskan pekik sang proklamator:“Sungguh: Kamu bukan bangsa cacing, kamu adalah Bangsa berkepribadian Banteng! Ayo, maju terus! Jebol terus! Tanam terus! Vivere pericoloso! Ever onward, never retreat!
INDONESIA pasti menang!”

Sabtu, 09 Juni 2012

Indonesia Raya juga milik Negara Federal

Setelah tahun 1947 bermunculah sejumlah negara federal di Indonesia. Negara dan daerah otonom kemudian membentuk Republik Indonesia Serikat. Republik Indonesia Serikat, disingkat RIS, adalah suatu negara federasi yang berdiri pada tanggal 27 Desember 1949 sebagai hasil kesepakatan tiga pihak dalam Konferensi Meja Bundar: Republik Indonesia, Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO), dan Belanda. Kesepakatan ini disaksikan juga oleh United Nations Commission for Indonesia (UNCI) sebagai perwakilan PBB.
Republik Indonesia Serikat terdiri beberapa negara bagian, yaitu:
Negara Republik Indonesia (Ibukotanya Yogyakarta)
Negara Indonesia Timur
Negara Pasundan, termasuk Distrik Federal Jakarta
Negara Jawa Timur
Negara Madura
Negara Sumatera Timur
Negara Sumatera Selatan
Di samping itu, ada juga wilayah yang berdiri sendiri (otonom) dan tak tergabung dalam federasi, yaitu:
Jawa Tengah
Kalimantan Barat (Daerah Istimewa)
Dayak Besar
Daerah Banjar
Kalimantan Tenggara
Kalimantan Timur (tidak temasuk bekas wilayah Kesultanan Pasir)
Bangka
Belitung
Riau
Republik Indonesia Serikat bubar pada tanggal 17 Agustus 1950, dilanjutkan dengan Republik Indonesia Negara Kesatuan (NKRI). Republik Indonesia Serikat memiliki konstitusi yaitu Konstitusi RIS. Piagam Konstitusi RIS ditandatangani oleh para Pimpinan Negara/Daerah dari 16 Negara/Daerah Bagian RIS. Lalu apakah lambang negara, lagu kebangsaan berbeda ? Ternyata tidak. Pancasila dengan kata yang sedikit berbeda dengan Pancasila 1945, tapi hampir sama. Yang berbeda dengan Republik Indonesia yang diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945 hanya Undang Undang Dasar yang tentu saja membedakan dengan konstitusinya juga termasuk sistim pemerintahannya. Karena federalis, maka RIS bukanlah pemerintahan yang sentralistik tapi desentralistik. Sumber tulisan: Wikipedia. Video diatas menggambarkan kalau daerah otonom Kalimantan Barat saat dikunjungi oleh R. Abdulkadir Widjojoatmodjo, maka anak-anak sekolah diwilayah itupun menyanyikan Indonesia Raya. Jangan lupa pula kalau gambar Garuda Pancasila yang membuatnya khabarnya adalah Sultan Hamid ke II , Sultan dari Kalimantan Barat. 

Kamis, 07 Juni 2012

Sejarah berdirinya RSJ Lawang.


Rumah Sakit Jiwa Lawang dibuka secara resmi pada tanggal 23 Juni 1902. Pengerjaan mendirikan rumah sakit ini dimulai tahun 1884 berdasarkan Surat Keputusan pemerintah Belanda tertanggal 20 Desember 1865 No.100. Sebelum Rumah Sakit Jiwa Lawang dibuka, perawatan pasien jiwa diserahkan kepada Dinas kesehatan Tentara (Militaire Gezondheids Dienst) di Jawa Timur. Dalam rangka memperlancar penyaluran pasien ke masyarakat Hulshoff Pol mengajukan rencana perluasan Rumah Sakit Jiwa kepada Departemen Van Onderwijs en Eeredienst. Dimana pada tahun 1909 jumlah pasien mencapai 1.171 dan usaha-usaha perluasan rumah sakit untuk dapat menampung pasien amat mendesak. Pada waktu itu beratus-ratus pasien jiwa masih dititipkan di beberapa penjara sebelum dikirim ke rumah sakit jiwa. Dalam kurun waktu 1905 - 1906 tercatat salah seorang dokter Indonesia pertama yang bekerja di Rumah Sakit Jiwa Lawang adalah Dr. KRT. Radjiman Wediodiningrat , yang bersama-sama Dr. Soetomo melancarkan pergerakan bangsa pertama yaitu Boedi Oetomo. Pada saat itu Dr. KRT. Radjiman Wedio diningrat telah mengembangkan pendekatan terapi alternatif dengan pendekatan “ Rassen Psychologie “ Usaha perluasan mendapat ijin, dengan pembangunan anex (tambahan gedung) Rumah Sakit Jiwa Lawang di desa Suko, terletak lebih kurang 1 km ke arah timur di lereng kaki pegunungan Bromo ( Tengger ). Antara tahun 1929 – 1935 kedua RSJ tersebut, Rumah Sakit Jiwa Lawang dan RSJ - anex Suko ditangani oleh 7 orang dokter dan seorang profesor wanita, dengan kapasitas tempat tidur masing-masing 1.200 tempat tidur. Pada waktu itu RSJ Lawang dikembangkan menjadi pusat penelitian otak. Tahun 1940 jumlah pasien mencapai 3.400 dan pada tahun 1941 meningkat menjadi 4.200 oleh karena harus menampung pasien jiwa lain dari Jawa Timur. Usaha pengadaan fasilitas rumah sakit dan rumah perawatan (Doorganghuizen) merupakan suatu perkembangan yang penting dalam dunia psikiatri. Untuk meningkatkan pelayanan perawatan pasien di Rumah Sakit Jiwa Lawang, pada waktu itu mulai diadakan kegiatan terapi kerja dan bermacam-macam persiapan untuk usaha hiburan. Dalam upaya memperlancar penyaluran pasien mental ke masyarakat, sejak tahun 1926 Rumah Sakit Jiwa Lawang mengantarkan kembali pasien yang sudah tenang ke desanya. Disusul dengan konsep Doorganghuizen yang diajukan oleh Travaglino. Bagi pasien yang mengalami defek/kronis dan sudah tenang, ditampung pada koloni pertanian ( Werkenrichtingen ). Dalam kurun waktu 1942 - 1945, Rumah Sakit Jiwa Lawang mengalami penurunan pelayanan, karena kurangnya sarana perawatan dan adanya penyakit menular, jumlah pasien menurun sampai 800 orang. Tahun 1947 jumlah pasien : 1.200 orang, gabungan antara anex Suko dan Rumah Sakit Jiwa Lawang. Pada tahun 1950-1966 Rumah Sakit Jiwa Lawang menerima pasien dari RSJ Pulau Laut (Kalimantan Selatan) sebanyak 120 pasien dan 40 orang pegawai. Sumber: http://www.rsjlawang.com/profil.html
Foto Dr D.J. Hulshoff Pol direktur RS Jiwa Lawang sekitar tahun 1912-1914

Rabu, 06 Juni 2012

Sejarah Ponsel Blackberry

Sejarah Singkat Ponsel Blackberry Blackberry dikembangkan oleh sebuah perusahaan canada yang hingga saat inipun, tidak banyak orang yang mengetahui namanya. Sangat berbeda denga Nokia dan Motorola ataupun microsoft yang namanya dikenal luas, pembuat blackberry adalah perusahaan yang bernama Research in Motion.
Didirikan oleh seorang imigran yunani di kota waterloo, kanada. Pendiri Research in Motion, Mike Lazaridis dilahirkan di Turki, membangun sebuah pemutar rekaman dsi Lego pada umur 4 (empat) tahun, sebuah radio pada umur 5 (lima) tahun, dan berkuliah di Universitas Waterloo.
Dia memilihg drop out setelah memenangkan kontrak senilai 560 ribu US Dollar. Para pesimis mengasumsukan bahwa pesaing besar akan menenggelamkan produk blckberry dengan membanjiri pasar dengan produk yang serupa. Namun hingga saat ini, tidak ada satupun perusahaan seperti nokia, motorola atau bahkan microsoft yang sanggup membuat pesaing blackberry.
Sejarah Ponsel Blackberry
Keunggulan blackbery adalah mempunyai penampilan yang sangat bersabahat dan bisa selalu terhubung, jadi dimanapun anda, anda bisa selalu mengakses email. Sejak peluncurannya pada tahun 1999, blackberry telah meraup lebih dari 8 juta pelanggan di seluruh dunia.
Sejalan dengan peningkatan kemampuan layanan komunikasi seluler, blackberry pun ikut terangkat. Dan dengan makin turunnya biaya komunikasi, pada akhirnya BlackBery menjadi sebuah fenomena.
Awalnya, sejarah BlackBerry ingin dinamakan Pocket Link sebuah nama yang fungsional tapi membosankan, kemudian juga hampir dinamakan Strawberry, karena mirip dengan buah strawberry, tapi terkesan terlalu jinak. Sehingga dinamakan Blackberry, nama yang akrab tapi cerdas.
BlackBerry masuk ke pasar pertama kali dengan memfokuskan diri pada layanan e-mail gegas. Pada awalnya, perangkat BlackBerry hanya memiliki layar monokrom, tetapi sekarang semua modelnya sudah memiliki tampilan layar berwarna.
Saat ini, RIM juga menawarkan layanan email BlackBerry untuk perangkat-perangkat non-BlackBerry seperti Palm Treo dan Nokia E61, melalui peranti lunak BlackBerry Connect.
Mengapa banyak orang yang kepincut BlackBerry? Salah satunya adalah keunggulannya mengirim dan menerima surat elektronik: secepat mengirim dan menerima SMS.
BB pun menjadi gadget yang wajib dimilki oleh remaja-remaja yang inign diakui ke-eksist-annya. Setelah serial Gossip Girl secara fenomenal mempromosikan BB. Serial tentang kehiduppan anak-anak muda upper Class Manhattan, Ney York-USA itu melabeli Blackberry sebagai lambang status kelas atas.

Misteri Tongkat Komando Bung Karno

Berkali-kali Bung Karno berkata bahwa Tongkat Komando-nya tidak memiliki daya sakti, daya linuwih.."itu hanya kayu biasa yang aku gunakan sebagai bagian dari penampilanku sebagai Pemimpin dari sebuah negara besar" kata Bung Karno pada penulis Biografi-nya, Cindy Adams pada suatu saat di Istana Bogor.
Tongkat Komando Bung Karno diatas Meja Ike Eisenhower
Bung Karno sendiri memiliki tiga tongkat komando yang bentuknya sama, satu tongkat yang ia bawa ke luar negeri, satu tongkat untuk berhadapan dengan para Jenderalnya dan satu tongkat waktu ia berpidato. Namun kalau keadaan buru-buru dan harus pergi, yang kerap ia bawa adalah tongkat sewaktu ia berpidato.
Pernah suatu saat Presiden Kuba, Fidel Castro memegang tongkat Bung Karno dan bercanda "Apakah tongkat ini sakti seperti tongkat kepala suku Indian?" Bung Karno tertawa saja, saat itu Castro meminta peci hitam Bung Karno dan Bung Karno pake pet hijau punya-nya Castro. "Pet ini saya pakai waktu saya serang Havana dan saya jatuhkan Batista" kata Castro mengenai Pet hijaunya itu.
Misteri Tongkat Komando Bung Karno
Apakah tongkat Bung Karno itu memiliki kesaktian? seperti Keris Diponegoro 'Kyai Salak' atau keris Aryo Penangsang 'Kyai Setan Kober' wallahu'alam . Tapi Bung Karno sakti, itu sudah jelas. Peristiwa paling menggemparkan bagi publik Indonesia adalah saat Bung Karno ditembak dari jarak dekat pada sholat Idul Adha. Tembakan itu meleset dan ini yang jadi heboh, bagaimana bisa penembaknya adalah seorang jago perang terlatih, kenapa menembak dari hanya jarak 5 meter tidak kena. Di Radio-radio saat itu saat sidang pengadilan penembak Bung Karno, terungkap saat Bung Karno membelah dirinya menjadi lima. Penembak bingung 'mana Bung Karno' ?
Kesaktian Bung Karno sebenarnya adalah 'kesaktian' tiban, 'tiban' adalah suatu istilah Jawa bahwa kesaktian itu tidak dipelajari. Waktu lahir Sukarno bernama Kusno, ia sakit keras kemudian diganti nama Sukarno. Setelah sehat, datanglah kakek Sukarno, Hardjodikromo datang dari Tulungagung untuk berjumpa dengan Sukarno kecil saat itu, sang Kakek melihat ada sesuatu yang lain di anak ini. Kakek Sukarno sendiri adalah seorang sakti, ia bisa menjilati bara api pada sebuah besi yang menyala. - Rupanya di lidah Sukarno ada kemampuan lebih yaitu mengobati orang, Sukarno dicoba untuk mengobati bagian yang sakit dengan menjilat-.
Kakek Sukarno, tau bahwa ini kesaktian, tapi harus diubah asal cucunya jangan hanya jadi dukun, tapi jadi seorang yang amat berguna untuk bangsanya. Hardjodikromo adalah seorang pelarian dari Jawa Tengah yang menolak sistem tanam paksa Cultuurstelsel Van Den Bosch, ia ke Tulungagung dan memulai usaha sebagai saudagar batik. Leluhur Bung Karno dari pihak Bapaknya adalah Perwira Perang Diponegoro untuk wilayah Solo. Nama leluhur Bung Karno itu Raden Mangundiwiryo yang berperang melawan Belanda, Mangundiwiryo ini adalah orang kepercayaan Raden Mas Prawirodigdoyo salah seorang Panglima Diponegoro yang membangun benteng-benteng perlawanan antara Boyolali sampai Merbabu. Setelah selesainya Perang Diponegoro, Raden Mangundiwiryo diburu oleh intel Belanda dan ia menyamar jadi rakyat biasa di sekitar Purwodadi, mungkin akar inilah yang membuat ikatan batin antara Jawa Tengah dan Bung Karno. - Seperti diketahui Jawa Tengah adalah basis utama Sukarnois terbesar di Indonesia-.
Mangundiwiryo memiliki kesaktian yaitu 'Ucapannya bisa jadi kenyataan' istilahnya 'idu geni'. Rupanya ini menurun pada Bung Karno. Melihat kemampuan 'idu geni' Bung Karno itu, Kakeknya Hardjodikromo berpuasa siang malam agar cucunya bisa memiliki kekuatan batin, pada suatu saat Hardjodikromo bermimpi rumahnya kedatangan seorang yang amat misterius, berpakaian bangsawan Keraton Mataram dan mengatakan dengan amat pelan 'bahwa cucumu adalah seorang Raja bukan saja di Tanah Jawa, tapi di seluruh Nusantara'. Kelak Hardjodikromo mengira bahwa itu adalah perwujudan dari Ki Juru Martani, seorang bangsawan Mataram paling cerdas.
Sejak mimpi itu, kemampuan Bung Karno menjilat dan menyembuhkan langsung hilang berganti dengan 'kemampuan berbicara yang luar biasa hebat'.
Bung Karno sendiri -menurut buku Giebbels, salah seorang Sejarawan Belanda- sudah diramalkan akan terbunuh dengan benda-benda tajam. Untuk itulah ia amat takut dengan jarum suntik, Bung Karno sendiri agak paranoid terhadap benda-benda tajam, ketika penyakit ginjalnya amat parah, ia menolak untuk berobat ke Swiss karena disana ia pasti akan dibedah dengan pisau tajam. Ia memilih obat-obatan herbal dari Cina.
Kembali ke tongkat tadi, tongkat Bung Karno itu dibuat dari bahan kayu Pucang Kalak, Pohon Pucang itu banyak, tapi Pucang Kalak itu hanya ada di Ponorogo, pohon Pucang. Tongkat Komando Bung Karno sendiri dipakai sejak 1952, setelah peristiwa 17 Oktober 1952. -Suatu malam Bung Karno didatangi orang dengan membawa sebalok kayu Pohon Pucang Kalak yang ia potong dengan tangannya, balok itu diserahkan pada Bung Karno. "Untuk menghadapi Para Jenderal" kata orang itu. Lalu Bung Karno menyuruh salah seorang seniman Yogyakarta untuk membuat kayu itu menjadi tongkat komando.
Sebagai tambahan dalam khasanah politik Indonesia, 'ageman' atau pegangan itu soal biasa. Misalnya Jenderal Sumitro, tokoh utama dalam rivaalitas dengan Ali Moertopo pada peristiwa Malari 1974, sebelum meletusnya Malari kedatangan seorang anak muda dengan pakaian dekil dan menyerahkan sebilah keris "Untuk menang Pak" kata anak muda itu.
Pak Harto sendiri punya ageman banyak yang bilang pusat kekuatan Pak Harto itu ada di Bu Tien Suharto, banyak yang bilang juga di 'konde' bu Tien. Tapi yang jelas Pak Harto adalah seorang pertapa, seorang ahli kebatinan tinggi, ia senang tapa kungkum di tempuran (tempuran = pertemuan dua arus kali) di Jakarta ia sering sekali bertapa di dekat Ancol tengah malam, saat tarik ulur dengan Bung Karno antara tahun 1965-1967

Sejarah Alasan Memilih Bendera warna merah Putih

Pembahasan kali ini akan membahas sedikit mengenai asal usul pemilihan warna bendera kita, kenapa harus bendera dengan perpaduan warna merah dan putih. Tentu ada maksud dibalik pemilihan warna bendera merah putih tersebut. Tentunya anda pernah bertanya tentang hal ini, nah simak baik - baik bahasan berikut.
Mari kita kilas balik pada sejarah ketika kerajaan – kerajaan masih eksis di bumi Nusantara, kita mulai dari era kerajaan Majapahit. Dahulu bendera Merah Putih digunakan oleh kerajaan terbesar yang pernah menguasai wilayah Asia tenggara sebagai bendera Kerajaan yang sangat sakral, dan kerajaan tersebut adalah kerajaan Majapahit.
Bendera Merah Putih merupakan suar dan pemersatu Nusantara pada masa itu. Konon para prajurit kerajaan Majapahit diharuskan bersumpah setia sampai mati untuk melindungi dimana dan kapan pun bendera merah putih ini berada.
Bendera Merah Putih
Dan menurut kepercayaan orang Jawa , sumpah para Prajurit kekaisaran Majapahit ini terus berlangsung hingga saat ini. Bisa dikatakan walaupun para prajurit kerajaan Majapahit telah lama tiada tapi arwahnya (di dunia lain sana) tetap melindungi Sang Saka Merah Putih kita.
Kenapa arwah prajurit tersebut masih melindungi bendera merah putih, hal ini disebabkan pada kepercayaan orang Jawa kuno. Bahwa sumpah itu paling diharamkan untuk dilakukan, karena sumpah tersebut mengikat orang yang mengucapkan sumpah dan tidak akan hilang meskipun kita telah meninggal.
Jadi apabila kita mengibarkan atau pun mengenakan simbol bendera merah putih, kita akan selalu diikuti dan dijaga oleh para prajurit kerajaan majapahit tersebut ( hal ini menurut kepercayaan orang Jawa).
Dan jika anda tidak percaya….cobalah perhatikan sekeliling anda….Jika anda melihat ada pembangunan konstruksi baik rumah, gedung2 bertingkat maupun jembatan anda pasti melihat para pekerja konstruksinya alias kuli, selalu memasang bendera merah putih di tiang bambu (klo komplet biasanya disertai dengan buah kelapa dan gabah diikatkan dibawah bendera). Ini dimaksudkan agar tidak terjadi malapetaka pada saat proses pembangun konstruksi tersebut (karena dilindungi oleh para prajurit majapahit). Makanya jangan heran kalau kecelakaan kerja sangat minim, padahal safety prosedur para kuli biasanya memprihatinkan.
Sebagai contoh nyata di sekitar anda, cobalah lihat kebiasaan (habit) masyarakat Jawa, saat mereka merayakan ulang tahun (biasanya pada bayi). Yang ulang Tahun biasanya selalu dibuatkan bubur merah putih dan biasanya disuruh makan bubur tersebut (dengan harapan agar selama tahun itu dilindungi oleh para prajurit tersebut).
Contoh lainnya lagi anda bisa melihat para nelayan-nelayan Jawa di pesisir pantai utara maupun di pesisir pantai selatan. Mereka tidak akan berani melaut jika bendera merah putihnya nggak terpasang, karena mereka mempercayai perlindungan yang diberikan oleh para arwah prajurit majapahit tersebut.
Satu informasi lagi yang dapat anda temukan jika anda membaca buku “Bagaimana melihat aura”, dalam buku tersebut menyebutkan bahwa warna merah putih merupakan warna aura yang terbaik, dimana perbandingan warna merah dan putihnya seimbang. Jika kedua warna tersebut seimbang, maka orang tersebut dapat menghasilkan energi yang besar. Hal ini sama juga dengan filosofi Cina yakni Yin dan Yang, dimana hitam dan putih dapat saling bersinergi, apabila kedua warna tersebut seimbang.
Dari sejarah dan pertimbangan diatas mungkin yang mendasari kerajaan Majapahit maupun pendiri bangsa kita untuk memilih bendera merah putih sebagai bendera yang mereka percayai mempunyai makna dan filosofi mendalam.
Dapatkan juga informasi mengenai Bendera Merah Putih melalui Sejarah Bendera Indonesia Merah Putih, pada tulisan tersebut dipaparkan sejarah digunakannya bendera merah putih dari pandangan sejarah hingga penggunaannya dalam berbagai peristiwa sejarah di Indonesia.
Selain itu ada juga, Sejarah Bendera Merah Putih dalam tulisan tersebut dijelaskan alasan pemilihan bendera merah putih dari runut sejarah dimulai dari pendapat Prapanca, Bendera Merah Putih di Abad XX, hingga bendera merah putih di bumi Indonesia Merdeka.

Sejarah Tentang Kalender Masehi

Perhitungan kalender Masehi berdasarkan pada rotasi bumi (perputaran bumi pada porosnya) dan revolusi bumi (peredaran bumi mengelilingi matahari). Menurut sistem Yustisian 1 tahun = 365,25 hari dan hitungan kesatu (tahun pertama masehi) dimulai pada kelahiran Yesus menurut keyakinan kaum Nasrani. Dasar perhitungan menurut sistem Yustisian tersebut adalah : pertama, rotasi bumi disebut satu hari = 24 jam dan kedua revolusi bumi disebut satu tahun = 365,25 hari.
Berdasarkan perhitungan tersebut, Kaisar Romawi pada tahun 47 SM menetapkan kalender dengan ketentuan :
Sejarah Tentang Kalender Masehi
Satu tahun berumur 365 hari dengan kelebihan 6 jam setiap tahun
Setiap tahun yang keempat atau angkanya habis dibagi 4 maka umurnya menjadi 366 hari disebut tahun kabisat (tahun panjang), sedangkan tahun biasa (non kabisat atau tahun pendek) berumur 365 hari. Cara menetapkannya ialah apabila tahun tersebut habis dibagi 4 berarti tahun kabisat. Misalnya tahun 1995 : 4 = 498,7 bukan tahun kabisat sedangkan tahun 1996 : 4 = 499 adalah tahun kabisat.
Perkembangan selanjutnya pada abad ke-16 terjadi pergeseran dari biasanya yaitu musim semi yang biasanya jatuh pada tanggal 21 Maret telah maju jauh, maka dilakukan suatu koreksi. Apabila sebelum perhitungan satu tahun adalah 365,25 hari maka sejak saat itu satu tahun menjadi 365,2425 hari. Itu berdasar pada perhitungan bahwa revolusi bumi bukan 365 hari lebih 6 jam tetapi tepatnya 365 hari 5 jam 56 menit atau 365 hari lebih 6 jam kurang 4 menit.
Oleh sebab itu pada tanggal 21 Maret 1582 terjadi pergeseran sehingga awal musim semi jatuhnya lebih maju di Eropa. Untuk koreksi akibat adanya pembulatan 4 menit selama 15 abad tersebut maka Paus Gregorius XIII menetapkan sebagai berikut :
Setiap tahun tang habis dibagi 100 meskipun habis dibagi 4 yang menurut ketentuan sebelumnya adalah tahun kabisat tidak lagi menjadi tahun kabisat. Hal itu karena pembulatan satu hari untuk tahun kabisat setiap 4 tahun tersebut mendahului beberapa menit dari sebenarnya, maka diadakan pembulatan lagi pada setiap 100 tahun.
Setiap 400 tahun sekali diadakan pembulatan satu hari, jadi meski habis dibagi 100 maka tetap menjadi tahun kabisat. Dasar perhitungannya adalah dengan kelebihan 4 menit setahun maka 400 tahun menjadi 1600 menit = 26 jam 40 menit.
Untuk menghilangkan kelebihan dari pembulatan yang telah terjadi sebelumnya maka dilakukan pemotongan hari, yaitu sesudah tanggal 4 Oktober 1582, hari berikutnya langsung menjadi tanggal 15 Oktober 1582. jadi tanggal 5 – 14 Oktober 1582 (selama 10 hari) tidak pernah ada dalam penanggalan Masehi.
Dengan dasar perhitungan koreksi tersebut maka sejak tahun 1600 sampai 2000 terjadi koreksi 3 kali yaitu tahun 1700, 1800 dan 1900. Hal ini adalah karena sesuai ketentuan sebelum tahun 1582 setiap tahun habis dibagi 4 adalah tahun kabisat. Namun sejak tahun 1582 berlaku ketentuan baru bahwa setiap tahun yang habis dibagi 100 tidak menjadi tahun kabisat kecuali untuk tahun yang habis dibagi 400. Dengan demikian tahun 1600 dan 2000 tetap tahun kabisat karena habis dibagi 400. tahun yang habis dibagi 4 yang tidak menjadi tahun kabisat untuk masa setelah tahun 2000 adalah tahun 2010, 2200, 2300 sedangkan tahun 2400 tetap tahun kabisat karena habis dibagi 400.

Kesimpulan yang bisa didapat pada perjalanan tahun Masehi dari tahun 1 – 2000 adalah :

    tahun 1 – 1582 semua tahun yang habis dibagi 4 adalah tahun kabisat
    tanggal 5 – 15 Oktober 1582 tidak pernah ada dalam kalender penanggalan
    tahun 1700, 1800, 1900 bukan merupakan tahun kabisat (3 tahun terjadi koreksi 3 hari)

Siklus tahun Masehi adalah 4 tahunan untuk siklus kecil (4 X 365) + 1 = 1461 hari sedangkan siklus besarnya setiap 400 tahun (100 X 1461) – 3 = 146097. Bulan Februari pada tahun biasa (bukan kabisat) berumur 28 hari sedang pada bulan tahun kabisat berumur 29 hari. Bulan yang berumur 31 hari adalah bulan Januari, Maret, Mei, Juli, Agustus, Oktober dan Desember. Bulan yang berumur 30 hari ialah bulan April, Juni, September dan Nopember.

Senin, 04 Juni 2012

Sejarah Awal Adanya Bra, BH, Beha, Kutang di Dunia

Sejarah Awal Adanya Bra, BH, Beha, Kutang di Dunia - Beha atau yang disingkat dengan BH adalah pakaian dalam yang khusus dipakaikaum wanita. Ini juga merupakan kependekan dari kata Belanda, yakni "Buste Houder", yang diserap dalam bahasa Indonesia cuma singkatannya saja.

Sedangkan varian lainnya yang lebih lokal, adalah : "penutup dada", "kutang", "kacamata" (bahasa gaulnya). Namun sekarang ini kata "BRA" sudah mulai menggeser kata "BH" ini, kata yang berasal dari Bahasa Prancis "Brassiere" dan diterima dalm bahasa Indonesia melalui Bahasa Inggris

Sejarah Bra dimulai sejak 2500 tahun sebelum Masehi, di mana saat itu para cewek di pulau Kreta, Yunani telah menggunakan pakaian sejenis bra di luar pakaian mereka untuk mengangkat payudara mereka. Tahun 450 sebelum Masehi, cewek Romawi menggunakan semacam kemben untuk mengatur ukuran payudara mereka.
Sejarah Awal Adanya Bra, BH, Beha, Kutang di Dunia
Pada tahun 1893, Marie Tucek tercatat pada kantor hak paten Amerika Serikat sebagai pencipta breast supporter, pakaian yang amat mirip dengan modern bra. Pada tahun 1912 istilah brassiere tercantum pada Oxford English Dictionary.

Modern bra pertama kali dipatenkan pada tahun 1914 oleh seorang socialite dari New York bernama Mary Phelps Jacob. Namun, ia menjual hak patennya pada Warner Brothers Corset Company di Connecticut, Amerika Serikat seharga $1,500 yang kemudian menghasilkan lebih dari 15 juta dolar 30 tahun setelahnya.

Di tahun 1928, Ida Rosenthal, seorang imigran asal Rusia menciptakan sistem pengukuran cup pada bra dan mengembangkannya untuk tiap tahap kehidupan dari masa puber hingga kedewasaan. Baru di tahun 1935, Warner menciptakan sistem pengukuran cup yang kita ketahui sekarang dari A hingga D yang segera diterapkan oleh produsen bra lainnya.

Referensi:
http://hiburan.kompasiana.com/humor/2010/04/18/antara-bh-bra-kutang/
http://startinspiration.blogspot.com/2011/04/sejarah-adanya-bra.html

Rabu, 30 Mei 2012

Dr. Johannes Leimena

Dr. Johannes Leimena (lahir di Ambon, Maluku, 6 Maret 1905 – meninggal di Jakarta, 29 Maret 1977 pada umur 72 tahun). Dirinya, adalah salah satu pahlawan Indonesia. Ia merupakan tokoh politik yang paling sering menjabat sebagai menteri dalam kabinet Republik Indonesia dan satu-satunya Menteri Indonesia yang menjabat sebagai Menteri selama 21 tahun berturut-turut tanpa terputus. Leimena masuk ke dalam 18 kabinet yang berbeda, sejak Kabinet Sjahrir II (1946) sampai Kabinet Dwikora II (1966), baik sebagai Menteri Kesehatan, Wakil Perdana Menteri, Wakil Menteri Pertama maupun Menteri Sosial. Selain itu Leimena juga menyandang pangkat Laksamana Madya (Tituler) di TNI-AL ketika ia menjadi anggota dari KOTI (Komando Operasi Tertinggi) dalam rangka Trikora. Pada tahun 1914, Leimena hijrah ke Batavia (Jakarta) dimana ia meneruskan studinya di ELS (Europeesch Lagere School), namun hanya untuk beberapa bulan saja lalu pindah ke sekolah menengah Paul Krugerschool (kini PSKD Kwitang). Dari sini ia melanjutkan pendidikannya ke MULO Kristen, kemudian melanjutkan pendidikan kedokterannya STOVIA (School Tot Opleiding Van Indische Artsen), Batavia. Keprihatinan Leimena atas kurangnya kepedulian sosial umat Kristen terhadap nasib bangsa, merupakan hal utama yang mendorong niatnya untuk aktif pada "Gerakan Oikumene". Pada tahun 1926, Leimena ditugaskan untuk mempersiapkan Konferensi Pemuda Kristen di Bandung. Konferensi ini adalah perwujudan pertama Organisasi Oikumene di kalangan pemuda Kristen. Setelah lulus studi kedokteran, Leimena terus mengikuti perkembangan CSV yang didirikannya saat ia duduk pada tahun ke 4 di bangku kuliah. CSV merupakan cikal bakal berdirinya GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) tahun 1950. Ia juga dikenal sebagai salah satu pendiri Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Dengan keaktifannya di Jong Ambon, ia ikut mempersiapkan Kongres Pemuda Indonesia 28 Oktober 1928, yang menghasilkan Sumpah Pemuda. Perhatian Leimena pada pergerakan nasional kebangsaan semakin berkembang sejak saat itu. Karena adanya perubahan sistim pendidikan kedokteran di Hindia Belanda pada tahun 1927 yaitu STOVIA ditutup dan didirikan GHS (Geneeskunde Hogeschool atau Sekolah Tinggi Kedokteran), maka setelah menempuh setengah pendidikan kedokterannya di STOVIA, ia sempat melanjutkan pendidikan sebagai dokter di GHS itu di Jakarta yang diselesaikannya pada tahun 1930. Leimena mulai bekerja sebagai dokter sejak tahun 1930 . Pertama kali diangkat sebagai dokter pemerintah di "CBZ Batavia" (kini RS Cipto Mangunkusumo). Tak lama ia dipindahtugaskan di Karesidenan Kedu saat Gunung Merapi meletus. Setelah itu dipindahkan ke Rumah Sakit Zending Immanuel Bandung. Di rumah sakit ini ia bertugas dari tahun 1931 sampai 1941. Dizaman Jepang dan Revolusi (1942-1945) bertugas di Rumah Sakit Tanggerang. Pada tahun 1945, Partai Kristen Indonesia (Parkindo) terbentuk dan pada tahun 1950, ia terpilih sebagai ketua umum dan memegang jabatan ini hingga tahun 1957. Selain di Parkindo, Leimena juga berperan dalam pembentukan DGI (Dewan Gereja-gereja di Indonesia, kini PGI), juga pada tahun 1950. Di lembaga ini Leimena terpilih sebagai wakil ketua yang membidangi komisi gereja dan negara. Ketika Orde Baru berkuasa, Leimena mengundurkan diri dari tugasnya sebagai menteri, namun ia masih dipercaya Presiden Soeharto sebagai anggota DPA (Dewan Pertimbangan Agung) hingga tahun 1973. Usai aktif di DPA, ia kembali melibatkan diri di lembaga-lembaga Kristen yang pernah ikut dibesarkannya seperti Parkindo, DGI, UKI, STT, dan lain-lain. Ketika Parkindo berfusi dalam PDI (Partai Demokrasi Indonesia, kini PDI-P), Leimena diangkat menjadi anggota DEPERPU (Dewan Pertimbangan Pusat) PDI, dan pernah pula menjabat Direktur Rumah Sakit DGI Cikini. Pada tanggal 29 Maret 1977, J. Leimena meninggal dunia di Jakarta. Sebagai penghargaan kepada jasa-jasanya, pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden No 52 TK/2010 pada tahun 2010 memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Dr. Leimena. (Sumber Wikipedia yang diperbaiki).
Foto: Dr Leimena di Kemayoran Jakarta, pada akhir tahun 1947 menyambut kedatangan Horace Merle Cochran dari Amerika Serikat, Cochran selaku ketua Komisi Tiga Negara (KTN). KTN dibentuk dalam rangka perundingan Indonesia-Belanda 1947-1948 (Renville dan Kalurang)

Jumat, 25 Mei 2012

Pra Sejarah | Paleolithikum (Zaman Batu Tua)

Zaman batu adalah suatu periode ketika peralatan manusia secara dominan terbut dari batu walaupun ada pula alat-alat penunjang hidup manusia yang terbuat dari kayu ataupun bambu. Namun alat-alat yang terbuat dari kayu atau tulang tersebut tidak meninggalkan bekas sama sekali. Hal ini disebabkan karena bahan-bahan tersebut tidak tahan lama. Dalam zaman ini alat-alat yang dihasilkan masih sangat kasar (sederhana) karena hanya sekadar memenuhi kebutuhan hidup saja. Zaman batu tua diperkirakan berlangsung kira-kira 600.000 tahun yang lalu, yaitu selama masa pleistosen (Diluvium). Pada zaman paleolithikum ini, alat-alat yang mereka hasilkan masih sangat kasar.

Paleolitikum atau zaman batu tua disebut demikian sebab alat-alat batu buatan manusia masih dikerjakan secara kasar, tidak diasah atau dipolis. Apabila dilihat dari sudut mata pencariannya periode ini disebut masa berburu dan meramu makanan tingkat sederhana. Manusia pendukung zaman ini adalah Pithecantropus Erectus, Homo Wajakensis, Meganthropus Paleojavanicus dan Homo Soloensis. Fosil-fosil ini ditemukan di sepanjang aliran sungai Bengawan Solo. Mereka memiliki kebudayaan Pacitan dan Ngandong. Kebudayaan Pacitan pada tahun 1935, Von Koenigswald menemukan alat-alat batu dan kapak genggam di daerah Pacitan. Cara kerjanya digenggam dengan tangan. Kapak ini dikerjaan dengan cara masih sangat kasar. Para ahli menyebut alat pada zaman Paleolithikum dengan nama chopper. Alat ini ditemukan di Lapisan Trinil. Selain di Pacitan, alat-alat dari zaman Paleplithikum ini temukan di daerah Progo dan Gombong (Jawa Tengah), Sukabumi (Jawa Barat), dan Lahat (Sumatera Selatan).


A. CIRI-CIRI ZAMAN PALEOLITHIKUM
1. Jenis Manusia
Berdasarkan penemuan fosil manusia purba, jenis manusia purba hidup pada zaman Paleolitikum adalah Pithecanthropus Erectus, Homo Wajakensis, Meganthropus paleojavanicus, dan Homo Soliensis. Fosil ini ditemukan di aliran sungai Bengawan Solo.

2. Kebudayaan
Berdasarkan daerah penemuannya maka alat-alat kebudayaan Paleolithikum tersebut dapat dikelompokan menjadi kebudayaan pacitan dan kebudayaan ngandong.

a. Kebudayaan Pacitan
Pada tahun 1935, von Koenigswald menemukan alat batu dan kapak genggam di daerah Pacitan. Kapak genggam itu berbentuk kapak tetapi tidak bertangkai. Kapak ini masih dikerjakan dengan sangat kasar dan belum dihaluskan. Para ahli menyebutkan bahwa kapak itu adalah kapak penetak. Selain di Pacitan alat-alat banyak ditemukan di Progo dan Gombong (Jawa Tengah), Sukabumi (Jawa Barat), dan Lahat (Sumatera Utara)

b. Kebudayaan Ngandong
Para ahli berhasil menemukan alat-alat dari tulang, flakes, alat penusuk dari tanduk rusa dan ujung tombak bergigi di daerah Ngandong dan Sidoarjo. Selain itu di dekat Sangiran ditemukan alat sangat kecil dari betuan yang amat indah. Alat ini dinamakan Serbih Pilah, dan banyak ditemukan di Cabbenge (Sulawesi Selatan) yang terbuat dari batu-batu indah seperti kalsedon. Kebudayaan Ngandong juga didukung oleh penemuan lukisan pada dinding goa seperti lukisan tapak tangan berwarna merah dan babi hutan ditemukan di Goa Leang Pattae (Sulawesi Selatan)

Zaman Paleolithikum ditandai dengan kebudayan manusia yang masih sangat sederhana. Ciri-ciri kehidupan manusia pada zaman Paleolithikum, yakni:
1. Hidup berpindah-pindah (Nomaden)
2. Berburu (Food Gathering)
3. Menangkap ikan


B. ALAT-ALAT ZAMAN PALEOLITHIKUM
Pada zaman ini alat-alat terbuat dari batu yang masih kasar dan belum dihaluskan. Contoh alat-alat tersebut adalah:

1. Kapak Genggam
kapak genggam
Kapak genggam banyak ditemukan di daerah Pacitan. Alat ini biasanya disebut "Chopper" (alat penetak/pemotong)
Alat ini dinamakan kapak genggam karena alat tersebut serupa dengan kapak, tetapi tidak bertangkai dan cara mempergunakannya dengancara menggenggam. Pembuatan kapak genggam dilakukan dengan cara memangkas salah satu sisi batu sampai menajam dan sisi lainnya dibiarkan apa adanyasebagai tempat menggenggam. Kapak genggam berfungsi menggali umbi, memotong, dan menguliti binatang.

2. Kapak Perimbas
kapak perimbas
Kapak perimbas berpungsi untuk merimbas kayu, memahat tulang dan sebagai senjata. Manusia kebudayan Pacitan adalah jenis Pithecanthropus. Alat ini juga ditemukan di Gombong (Jawa Tengah), Sukabumi (Jawa Barat), lahat, (Sumatra selatan), dan Goa Choukoutieen (Beijing). Alat ini paling banyak ditemukan di daerah Pacitan, Jawa Tengah sehingga oleh Ralp Von Koenigswald disebut kebudayan pacitan.

3. Alat-alat dari tulang binatang atau tanduk rusa
alat tulang rusa
Salah satu alat peninggalan zaman paleolithikum yaitu alat dari tulang binatang. Alat-alat dari tulang ini termasuk hasil kebudayaan Ngandong. Kebanyakan alat dari tulang ini berupa alat penusuk (belati) dan ujung tombak bergerigi. Fungsi dari alat ini adalah untuk mengorek ubi dan keladi dari dalam tanah. Selain itu alat ini juga biasa digunakan sebagai alat untuk menangkap ikan.






4. Flakes
flakes
Flakes yaitu alat-alat kecil yang terbuat dari batu Chalcedon, yang dapat digunakan untuk mengupas makanan. Flakes termasuk hasil kebudayaan Ngandong sama seperti alat-alat dari tulang binatang. Kegunaan alat-alat ini pada umumnya untuk berburu, menangkap ikan, mengumpulkan ubi dan buah-buahan.




Description: paleolithikum zaman batu tua, paleolithikum, zaman batu tua

Rabu, 23 Mei 2012

Sejarah Awal Berdiri Negara Belanda

Sejarah Awal Berdiri Negara Belanda  Sejarah Awal Berdiri Negara Belanda - Belanda adalah salah satu negara yang pernah menguasai Indonesia dan baru mengakui kedaulatan Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949, namun sekarang mengakui Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945. Belanda merupakan salah satu negara maju terkecil di dunia.

Di Bawah Permukaan Laut
Belanda termasuk salah satu negara tua, karena secara resmi lahir pada 1581. Bentuk negaranya bukan republik melainkan monarki konstitusional, dengan kepala negara seorang raja atau ratu. Sedangkan, kepala pemerintahan dipegang oleh seorang perdana menteri. Meski luas wilayahnya sangat sempit, yaitu sekitar 40 ribu km2, tidak lebih luas daripada propinsi Jawa Timur, namun negara ini termasuk negara maju dengan pendapatan per kapita hampir US $30 ribu. Bandingkan dengan Indonesia yang pendapatan per kapitanya baru mencapai US $2 ribu.

Orang Belanda termasuk kelompok manusia yang sangat rajin, pintar, ulet, dan terbuka. Sejak pertama kali warganya tinggal di wilayah tersebut, mereka sadar sedang mendiami daerah yang tidak normal. Bayangkan saja, hampir seluruh wilayah Belanda berada di bawah permukaan laut. Rata-rata sekitar 1 meter di bawah laut. Bahkan, salah satu wilayahnya lebih rendah 7 meter dibanding laut.

Akan tetapi, otak mereka bekerja keras untuk menemukan cara terbaik mengatasi masalah tersebut. Hasilnya bisa dilihat sampai sekarang. Hampir semua wilayah yang berbatasan dengan laut Utara, kini disekat oleh dinding yang sangat kokoh, menyerupai sebuah benteng atau bendungan yang mampu menahan air. Berkat dinding-dinding tersebut, Belanda tetap aman dari ancaman air laut yang sewaktu-waktu bisa mendatangkan bencana.

Pernah Dikuasai Nazi
Pada masa-masa awal berdirinya, Belanda tidak luput dari rintangan yang datang silih berganti. Mulai dari perang di Eropa, perang Dunia, sampai kolonialisasi. Mereka pernah dicaplok Prancis, yang menguasai hampir seluruh Eropa pada masa kepemimpinan Napoleon Bonaparte. Belanda juga sempat dikuasai Nazi Jerman menjelang Perang Dunia II, dan terpaksa tunduk pada aturan Nazi. Ratusan ribu warga keturunan Yahudi di negeri itu menjadi korban kekejaman Nazi.

Namun, meskipun sempat dikuasai sejumlah negara, Belanda tetap leluasa melakukan kolonialisasi di negara lain. Salah satunya di Indonesia. Meski awalnya dilakukan oleh perusahaan swasta, yaitu VOC, tetapi pemerintah Belanda kemudian secara resmi menjadikan Indonesia sebagai daerah koloninya. Sama seperti yang mereka lakukan terhadap Suriname, sebuah negara kecil di Amerika Tengah.

Punya Tokoh Hebat
Selain dikenal sebagai penjajah oleh bangsa Indonesia dan Suriname, Belanda sesungguhnya dikenal juga sebagai penghasil tokoh-tokoh hebat. Pada beberapa abad silam, mereka memiliki seniman-seniman kelas dunia, khususnya di bidang seni lukis. Anda mungkin pernah mendengar Rembrant atau Van Gogh. Kedua maestro lukis dunia itu lahir dan besar di Belanda. Di bidang olahraga, khususnya sepakbola, siapa yang tak kenal Johan Cryuff, salah satu pemain legendaris yang dikagumi di seluruh dunia.

Sampai sekarang, Belanda masih terus bertahan sebagai negara maju, seperti cita-cita para pendirinya. Simbol-simbol kepopuleran bangsa itu masih kokoh bertahan di antara kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Datanglah ke sana, maka setiap musim semi bunga tulip mekar dengan indahnya dan kincir-kincir angin raksasa terus berputar sepanjang waktu.

Data & Fakta tentang Belanda
Holland atau The Netherlands

The Netherlands adalah kerajaan. Nama resmi dari Kingdom of the Netherlands (Kerajaan Belanda). Yang terdiri dari Belanda itu sendiri dan enam pulau Aruba dan the Netherlands Antilles di laut Karibia. Nama resmi dari negara Belanda adalah ‘Nederland’, yang berarti negara berdataran rendah. ‘Rendah’ karena kebanyakan dataran terletak di bawah permukaan laut. Saat ini the Netherlands disebut ‘Holland’, yang berasal dari dua nama teluk di bagian barat provinsi, Utara dan Selatan Belanda, yang merupakan bagian paling makmur dan berkembang dan memiliki sejarah paling berpengaruh di abad ke-17.

Geografi

Belanda terletak di wilayah Eropa Barat. Di sebelah timur berbatasan dengan Jerman, Selatan dengan Belgia dan untuk bagian utara dan barat dibatasi oleh Laut Utara. Negara ini adalah pertemuan budaya Jerman, Inggris, dan Perancis. Begitu tiba di Belanda, Anda akan mudah untuk mengunjungi kota-kota besar negara lian di Eropa. Brussels hanya ditempuh dalam waktu 2 jam dengan kereta api, dan Anda akan mencapai Paris, Madrid atau Berlin dari Amsterdam melalui penerbangan yang singkat. Pertama kali yang akan Anda sadari ketika sampai di Belanda adalah betapa datarnya daratan negara ini. Air di mana-mana, di danau, sungai, dan kanal. Lebih dari 16 juta jiwa tinggal di Belanda yang memiliki luas 41.000 km2.

Masyarakat

Masyarakat Belanda sangat multikultur. Sejak beberapa dasarwarsa yang lalu sejarah negara ini menyebabkan banyak warga dari negara lain hidup di Belanda. Orang Belanda sangat terbiasa berinteraksi dan bekerja sama dengan orang-orang dari negara lain dari seluruh dunia. Beragamnya budaya menyebabkan Belanda menjadi negara pertemuan ilmu pengetahuan, ide-ide, dan budaya dari seluruh dunia. Beragamnya budaya menyebabkan Belanda menjadi negara pertemuan ilmu pengetahuan, ide-ide dan budaya dari seluruh dunia. Walaupun Belanda adalah bahasa utamanya, tetapi mayoritas masyarakatnya dapat berbicara denga bahasa Inggris dan mampu berbahasa asing lainnya, seperti Jerman atau Perancis.

Mentalitas

Belanda adalah negara ‘self-service country’. Ini berarti bahwa masyarakat Belanda berusaha untuk mengatur semuanya sendiri, yang membuat mereka sangat mandiri dan teratur. Satu hal lain yang membedakan masyarakat Belanda adalah mereka terbuka dan berterus terang dalam sikap dan bicara. Anda akan mengetahui bahwa Anda dapat mengatakan apa yang ada dalam pikiran karena orang Belanda tidak mudah tersinggung. Kemasyarakatan tidak diatur berdasarkan birokrasi. Sebagai contoh, setiap saat dosen dapat dihubungi dan menjadi teman bicara Anda. Anda akan sangat mudah menganggap orang lain sebagai teman.

Keamanan

Menurut standard internasional, Belanda adalah negara paling aman dengan tingkat kekerasan dan kejahatan kriminal di jalan yang rendah. Petugas polisi sangat ramah dan senang menolong, polisi memiliki tugas untuk melindungi setiap individu. Apabila Anda menghubungi polisi, jangan khawatir mengenai kendala bahasa, karena polisi akan membantu mencari seseorang yang dapat mengerti dan berbicara bahasa Anda tanpa dikenakan biaya. Dalam kondisi darurat di mana bahaya mengancam hidup atau terlihat adanya kejahatan, Anda dapat menghubungi polisi, pemadam kebakaran atau ambulan dengan menghubungi nomor telepon bebas pulsa 112 dari saluran telepon manapun. Sangatlah penting bagi Anda memiliki asuransi ketika berada di Belanda untuk menghindari kerugian akibat kecurian dan kerusakan akibat kecelakaan.

Referensi:
http://www.anneahira.com/sejarah-belanda.htm
http://sosbud.kompasiana.com/2012/05/16/mahadaya-negara-belanda/
kuliahinformatika.wordpress.com/2010/01/30/data-fakta-tentang-belanda-holland-atau-the-netherlands-geografi-masyarakat-mentalitas-dan-keamanan/

Selasa, 22 Mei 2012

Bemo berumur 50 tahun

Tidak terasa kedaraan dari pabrik Daihatsu ini sudah berumur 50 tahun (1962-2012). Bemo adalah singkatan dari "becak motor" dan merupakan kendaraan bermotor roda tiga yang biasanya digunakan sebagai angkutan umum di Indonesia. Bemo mulai dipergunakan di Indonesia pada awal tahun 1962, pertama-tama di Jakarta dalam kaitannya dengan Asian Games 1962 yang adalah Asian Games yang ke-4. Belakangan kehadiran bemo dimaksudkan untuk menggantikan becak. Namun rencana ini tidak berhasil karena kehadiran bemo tidak didukung oleh rencana yang matang. Bemo tidak hanya hadir di Jakarta, melainkan juga di kota-kota lain seperti di Bogor, Bandung, Surabaya, Malang, Padang, Denpasar, dll. karena kendaraan ini sangat praktis dan mampu menjangkau jalan-jalan yang sempit, dan dapat melaju jauh lebih cepat daripada becak. Bemo yang mulanya beroperasi seperti taksi, belakangan dibatasi daerah operasinya di rute-rute tertentu saja, dan akhirnya disingkirkan ke rute-rute kurus yang tak disentuh oleh bus kota. Di Jakarta, bemo mulai disingkirkan pada 1971, disusul oleh Surabaya dan Malang pada tahun yang sama. Pada 1979, Pemerintah Daerah Surakarta mengambil langkah yang sama. Itu teorinya, tapi pada tempat tertentu seperti Bendungan Hilir, Bemo masih beroperasi. Bagaimana mungkin ? Bukankah pabriknya sudah tutup ? Itu teorinya juga, di Jakarta dan Bogor ada pabrik dan bengkel Bemo. Dan inilah usaha rakyat kecil yang menjalankan teknologi tepat guna....sampai nanti pabriknya di grebek Kementerian perhubungan. Foto: Saat pertama kali Bemo beroperasi tahun 1962 di Jakarta.